Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Prediksi Ekonomi Indonesia Awal Pemerintahan Prabowo Subianto

M Nurhadi

Selasa, 21 Mei 2024 | 11:34 WIB
Prediksi Ekonomi Indonesia Awal Pemerintahan Prabowo Subianto
Presiden Terpilih Prabowo Subianto berbicara dalam sesi bincang-bincang khusus Qatar Economic Forum di Doha, Qatar, Rabu (15/5/2024). (tangkap layar/ist)

Suara.com - Direktur Asian Development Bank (ADB) untuk Indonesia, Jiro Tominaga memprediksi aktivitas ekonomi Indonesia pada 2024 hingga 2025 nanti.

Momen itu sekaligus menjadi awal masa pemerintahan Prabowo Subianto setelah Presiden Jokowi mengakhiri jabatannya pada 24 Oktober 2024 mendatang.

Menurut Jiro, ekonomi Indonesia akan terus tumbuh meskipun menghadapi risiko global, termasuk dampak dari kenaikan suku bunga global dan ketegangan geopolitik internasional.

"Indonesia diperkirakan akan mempertahankan pertumbuhan ekonomi dengan proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebesar 5 persen pada tahun 2024 dan 2025, serta tingkat inflasi sebesar 2,8 persen pada kedua tahun tersebut," ujar Jiro kepada ANTARA di Jakarta, Selasa (21/5/2024).

Menurut Jiro, proyeksi pertumbuhan ekonomi ini didorong oleh kuatnya konsumsi swasta, belanja infrastruktur publik, dan peningkatan investasi secara bertahap.

Namun, Jiro juga menyebut adanya risiko penurunan. Meskipun pemilihan umum (pemilu) pada Februari 2024 meningkatkan kepercayaan dunia usaha dan mendorong peningkatan investasi serta konsumsi, tekanan depresiasi rupiah yang terus-menerus dapat memaksa Bank Indonesia (BI) untuk memperketat likuiditas, yang berpotensi berdampak negatif pada permintaan domestik.

Selain itu, permintaan global mungkin melemah akibat ketegangan geopolitik dan gejolak pasar keuangan, yang bisa mengurangi kontribusi ekspor neto terhadap aktivitas perekonomian.

Faktor-faktor seperti tingginya suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) yang berkepanjangan, ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut, dan guncangan terkait perubahan iklim dapat mengganggu rantai nilai global dan memperburuk kondisi perdagangan.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyebut, pemerintah selalu menyiapkan skenario untuk meredam dampak gejolak geopolitik global ke perekonomian Indonesia terutama bagi sektor riil.

baca juga

Airlangga mengatakan, sejauh ini potensi eskalasi antara Iran dan Israel belum terlihat signifikan. Pemerintah Indonesia juga masih mencermati perkembangan arah gejolak geopolitik di antara dua negara itu.

Dia menjelaskan bahwa pernyataan yang dikeluarkan para pemimpin dunia sejauh ini cenderung sama, yaitu ingin menghindari eskalasi.

Menurut Airlangga, investor memiliki tingkat kepercayaan yang baik terhadap ketahanan ekonomi Indonesia. Perekonomian nasional juga diperkirakan tetap tumbuh di kisaran 5 persen pada tahun ini.

"Indonesia jauh di atas perkembangan ekonomi global (yang diperkirakan tumbuh 3,2 persen pada 2024). Ekonomi global diperkirakan flatten atau tetap, sedangkan Indonesia 5,1 persen di 2025. Negara berkembang pun rata-rata (ekonomi tumbuh) di 4,2 persen,” lanjut dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Gabung ke Prabowo-Gibran atau Oposisi? Hasto: DNA Sudah Jelas, Tunggu Tanggal Mainnya

PDIP Gabung ke Prabowo-Gibran atau Oposisi? Hasto: DNA Sudah Jelas, Tunggu Tanggal Mainnya

News | Selasa, 21 Mei 2024 | 11:02 WIB

Titiek Soeharto

Titiek Soeharto

News | Selasa, 21 Mei 2024 | 09:23 WIB

Survei Rekapol: Tingkat Kepercayaan Ke Pemerintah Jokowi-Ma'ruf Menurun Usai Pemilu

Survei Rekapol: Tingkat Kepercayaan Ke Pemerintah Jokowi-Ma'ruf Menurun Usai Pemilu

News | Senin, 20 Mei 2024 | 22:18 WIB

Bertemu di WWF, Jokowi Ajak Elon Musk Sediakan Internet Terjangkau di Indonesia

Bertemu di WWF, Jokowi Ajak Elon Musk Sediakan Internet Terjangkau di Indonesia

Video | Senin, 20 Mei 2024 | 20:05 WIB

Golkar Setuju Luhut Jadi Penasihat Prabowo: Pandangannya Sangat Dibutuhkan

Golkar Setuju Luhut Jadi Penasihat Prabowo: Pandangannya Sangat Dibutuhkan

News | Senin, 20 Mei 2024 | 18:12 WIB

Jokowi dan Puan Maharani Joget Bareng di Acara World Water Forum, Ekspresinya Disorot Netizen

Jokowi dan Puan Maharani Joget Bareng di Acara World Water Forum, Ekspresinya Disorot Netizen

Lifestyle | Senin, 20 Mei 2024 | 17:53 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB