Start Up Ini Bantu Petani Garap Lahan Pertanian Secara Modern

Selasa, 21 Mei 2024 | 11:43 WIB
Start Up Ini Bantu Petani Garap Lahan Pertanian Secara Modern
Ilustrasi pertanian (pixabay)

Suara.com - PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa atau MSMB start up agritech dari Sleman, Yogyakarta, baru-baru ini menjadi mitra layanan implementasi teknologi berbasis IoT (Internet of Things) Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk 7 greenhouse di Temanggung, Jawa tengah.

Berlokasi di Desa Bansari, Temanggung, teknologi sistem pintar irigasi dan fertigasi presisi bernama Amerta ini diterapkan untuk green house di 7 kelompok tani diantaranya; Kelompok Tani Bhumi Asih Agro, Kelompok Tani Gemah Ripah, Kelompok Tani Agrosari II, Kelompok Tani Rahayu Makmur, Kelompok Tani Manunggal Jaya, Kelompok Tani Margo Rahayu dan Kelompok Tani Berkah Karya.

Sebagai perusahaan rintisan yang berfokus pada pengembangan berbagai teknologi smart farming berbasis IoT, keberhasilan MSMB untuk implementasi layanan IoT ini diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi sektor pertanian dan mempermudah petani dalam melakukan pertanian secara lebih presisi.

Dalam sambutannya pada acara serah terima bantuan layanan IoT untuk sektor pertanian ini, Aju Widya Sari, Direktur Telekomunikasi, Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, menyampaikan bahwa kolaborasi yang terjalin dalam implementasi IoT ini dapat meningkatkan ekonomi melalui pemanfaatan teknologi yang berkembang.

“Kolaborasi ini tentunya bisa menambah peluang usaha baru untuk para penyelenggara komunikasi, tapi juga khususnya di sektor pertanian ini sendiri di para petani dapat meningkatkan efisiensi, meningkatkan kualitas hasil produksi pertanian, juga mungkin nanti kuantitas secara jangka panjang,” tuturnya dikutip Selasa (21/5/2024).

Chief Technology Officer (CTO) MSMB,Didi Widjanarko menjelaskan, implementasi Amerta ini akan membantu petani dalam proses irigasi dan fertigasi secara presisi.

“Amerta, sebagai sistem pintar irigasi dan fertigasi presisi, telah dilengkapi dengan sensor kelembaban dan suhu serta terintegrasi dengan dashboard RiTx Smart Farming. Hal ini memungkinkan Amerta untuk membantu petani mengatur jadwal pengairan dan pemupukan tanaman sesuai kebutuhan dengan lebih efisien,” ujar Didi.

Implementasi teknologi berbasis IoT seperti ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses budidaya pertanian sehingga kesejahteraan petani terus meningkat.

“Dengan adanya bantuan teknologi ini semoga dapat meningkatkan ekonomi, kesejahteraan kelompok tani dan menjadi percontohan bukan hanya di Temanggung tapi juga di Indonesia. Ini tahun pertama, harapannya akan berjalan dengan baik, akan sukses dan tidak berhenti di tahun ini,” harap Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam sambutannya yang diwakilkan oleh Sri Haryati, selaku Koordinator Tanaman Buah Sepanjang Tahun dan Semusim yang juga hadir dalam acara serah terima bantuan ini.

Baca Juga: Biduan Nayunda Raup Rp51 Juta 2 Kali Masuk Kerja, Petani Banting Tulang Cuma Dapat Segini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI