Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Genjot Produktivitas Hingga Pasar RI, Perusahaan Asal Swiss Perluas Kantor di Jakarta

Achmad Fauzi

Rabu, 22 Mei 2024 | 15:56 WIB
Genjot Produktivitas Hingga Pasar RI, Perusahaan Asal Swiss Perluas Kantor di Jakarta
Ilustrasi Kantor Pusat Endress+Hauser

Suara.com - PT Endress+Hauser Indonesia, perusahaan rekayasa industri berupaya untuk menggenjot produktivitas dan mengembangkan bisnis di dalam negeri. Salah satunya, perusahaan asal Swiss ini memperluas kantornya yang berada di Tempo Scan Tower, Jakarta.

President Director PT Endress+Hauser Indonesia, DR Henry Chia mengatakan, perluasan kantor pusat ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan kenyamanan kepada para karyawan. Selain itu perluasan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan menjalin kolaborasi serta siap untuk menyambut karyawan baru yang memiliki talenta.

"Kami juga mempertimbangkan kesehatan para karyawan kami dengan memberikan fasilitas ruangan yang luas, meja dan kursi yang nyaman serta silent pod untuk kebutuhan privasi. Kami pun memahami pentingnya aktivitas fisik bagi para karyawan, oleh karena itu kami memfasilitasinya dengan menyediakan meja pingpong, meja biliard, wellness room, dan fitness center," ujar Henry yang dikutip, Rabu (22/5/2024).

Tak Hanya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas karyawan, perluasan kantor ini ditujukan untuk meningkatkan tingkat kolaborasi dan layanan kepada para klien maupun costumer di Indonesia.

Hal ini mencerminkan keyakinan yang tinggi dari Endress+Hauser Group kepada pasar Indonesia, kemampuan atau kompetensi tim Indonesia, dan juga komitmen yang lebih kuat kepada pelanggan di Indonesia.

Henry menyebut pertumbuhan penjualan di Indonesia menunjukan adanya pertumbuhan . Strategi 2027+ milik perusahantelah memberi orientasi dan arah menuju masa depan.

Endress+Hauser mengembangkan Produk, Layanan, dan Solusi Otomatisasi Proses, yang digunakan oleh pelanggan kami, untuk menghasilkan hal-hal baik, yang penting bagi kehidupan masyarakat, sekarang dan di tahun-tahun mendatang.

"Endress+Hauser akan terus berinvestasi pada karyawan dan pengetahuan kami, dengan fokus pada generalisasi untuk memastikan dukungan terbaik di kelasnya dan sedekat mungkin dengan pelanggan kami," pungkas dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekerjaan Teuku Ryan Sebelum Menikah dengan Ria Ricis dan Bisnisnya Kini

Pekerjaan Teuku Ryan Sebelum Menikah dengan Ria Ricis dan Bisnisnya Kini

Bisnis | Selasa, 21 Mei 2024 | 16:41 WIB

Di Hari Kebangkitan Nasional, Lisa Rosanti Nasabah Mekaar Solok Siap Bangkitkan Produk Lokal dan Rajai Pasar Nasional

Di Hari Kebangkitan Nasional, Lisa Rosanti Nasabah Mekaar Solok Siap Bangkitkan Produk Lokal dan Rajai Pasar Nasional

Bisnis | Senin, 20 Mei 2024 | 12:00 WIB

PNM Sosialisasikan Program Mekaar Pada Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama Serang

PNM Sosialisasikan Program Mekaar Pada Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama Serang

Bisnis | Rabu, 15 Mei 2024 | 15:00 WIB

Terkini

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:17 WIB

Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun

Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:15 WIB

Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya

Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:54 WIB

Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan

Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:47 WIB

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:40 WIB

IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan

IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:29 WIB

BUMI Ambles Terus-terusan, Segini Target Harga Sahamnya

BUMI Ambles Terus-terusan, Segini Target Harga Sahamnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:20 WIB

ICW Soroti Business Judgment Rule Danantara: Jadi Solusi atau Masalah Baru?

ICW Soroti Business Judgment Rule Danantara: Jadi Solusi atau Masalah Baru?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:10 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah

IHSG Terus-terusan Anjlok ke Level 5.671 Hingga Sesi I, BBCA Masih Merah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:48 WIB

Pemerintah Siapkan Aturan Insentif Pendanaan Hijau, Libatkan Perbankan dan Swasta

Pemerintah Siapkan Aturan Insentif Pendanaan Hijau, Libatkan Perbankan dan Swasta

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:33 WIB

×