Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pos Indonesia Gandeng Asabri, Pastikan Dana Pensiun Diterima Tepat Waktu oleh Para Pensiunan

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 23 Mei 2024 | 05:49 WIB
Pos Indonesia Gandeng Asabri, Pastikan Dana Pensiun Diterima Tepat Waktu oleh Para Pensiunan
PT Pos Indonesia (Persero) memulai penyaluran dana pensiun dari PT ASABRI.

Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) memulai penyaluran dana pensiun dari PT ASABRI. Penyaluran sudah direalisasikan BUMN yang saat ini dikenal dengan brand Pos IND itu di beberapa wilayah, termasuk di Tanjungpandang, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.

Pos Indonesia menjalin kerja sama dengan PT ASABRI (Persero) dalam penyaluran dana sosial. PT ASABRI bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk memastikan bahwa dana pensiun diterima oleh para pensiunan secara tepat waktu dan efisien.

PosIND menunjuk KCU Kantorpos Tanjungpandan sebagai penyelenggara atau penanggung jawab penyaluran dana pensiun tersebut. Mereka pun ditargetkan untuk mengalokasikan dana pensiun kepada 100 penerima pensiunan.

"Untuk alokasi dana pensiun ASABRI, kami menyalurkan kurang lebih ke 100 penerima dana pensiun," ujar Executive General Manager (EGM) Kantorpos KCU Tanjungpandan, Ega.

Ega menjelaskan pihak Kantorpos menerapkan dua metode penyaluran dana pensiun ASABRI ini. Pertama, penyaluran dilakukan di Kantorpos. Kemudian, dana juga dapat disalurkan dengan metode Layanan Pensiun antar dirumah atau pengantaran langsung ke rumah penerima.

Menurut Ega, metode Layanan Pensiun antar dirumah ini diterapkan agar mempermudah pensiunan dalam menerima dana pensiun. Khususnya, bagi mereka yang berhalangan hadir karena keterbatasan fisik atau pun sakit.

"Kami berikan peLayanan Pensiun antar dirumah itu kepada golongan tersebut agar memudahkan mereka dan bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat berkaitan dengan pembayaran dana pensiun," kata Ega.

Ega juga memastikan dana pensiun ini dapat diterima dengan syarat yang mudah. Para penerima cukup menunjukkan identitas dan nomor pensiun untuk bisa mengambil dana tersebut.

"Persyaratannya hanya menunjukkan identitas diri, kemudian nomor pensiun. Kalau dulu biasa disebut dengan Karip (Kartu Pensiun) yang berkaitan dengan syarat pembayaran dana pensiun," tutur Ega.

Metode Layanan Pensiun antar dirumah penyaluran dana pensiun
Sementara itu, juru bayar KC Kantorpos Tanjungpandan, Fika mengungkapkan metode Layanan Pensiun antar dirumah yang diterapkan pihaknya dalam penyaluran dana pensiun ini. Ia menjelaskan ada beberapa persiapan yang dilakukan sebelum melakukan pengantaran dana ke rumah penerima, salah satunya adalah survei.

"Sebagai juru antar, saya melakukan beberapa persiapan. Pertama, kami melakukan survei ke lapangan. Jadi, sebelum mengantarkan, kami survei ke lapangan untuk mengecek kondisi para pensiunan, baik Taspen maupun ASABRI mengenai kondisi mampu atau tidaknya untuk datang ke Kantorpos. Kalau tidak mampu datang, kami data untuk diantarkan bulan berikutnya," kata Fika.

Dalam proses pembayarannya, Fika menjelaskan para petugas juru bayar akan menggunakan aplikasi ASABRI mobile. Tujuannya, untuk memverifikasi data dan memasukkan nomor pensiun milik penerima.

"Untuk langkah pertama dalam melakukan pembayaran dana pensiunan ini adalah melakukan absen verifikasi data wajah dengan cara yang mudah, melalui ASABRI mobile yang bisa di-download di Playstore. Setelah download aplikasi tersebut, kami masukkan nomor pensiun. Jadi, nomor pensiun itu beda-beda setiap para pensiunnya.Kami masukkan, langsung kami arahkan ke para pensiunnya untuk mencocokkan data," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Fika mengaku tidak terlalu mengalami kendala selama melakukan penyaluran dana pensiun. Bahkan, ia bisa melakukan penyaluran kepada sekitar 15 penerima dalam sehari.

"Kalau untuk setiap harinya bisa sampai 10 hingga 15 orang. Karena untuk daerah Tanjungpandan jaraknya bisa ditempuh dengan kendaraan. Jadi agak cepat penyalurannya," kata Fika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dongkrak Transaksi Penjualan Meterai Tempel, Pos Indonesia Gelar Workshop dengan Agen Meterai

Dongkrak Transaksi Penjualan Meterai Tempel, Pos Indonesia Gelar Workshop dengan Agen Meterai

Bisnis | Selasa, 21 Mei 2024 | 08:06 WIB

Dialihfungsikan, Aset Gedung PT Pos Indonesia Jadi Point Arena Lokasi e-Sport

Dialihfungsikan, Aset Gedung PT Pos Indonesia Jadi Point Arena Lokasi e-Sport

Bisnis | Jum'at, 17 Mei 2024 | 17:40 WIB

PT Pos Ubah Aset Gedung Jadi Titik Kumpul Para Pelaku e-Sport

PT Pos Ubah Aset Gedung Jadi Titik Kumpul Para Pelaku e-Sport

Bisnis | Jum'at, 17 Mei 2024 | 15:47 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB