Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Miris, Banyak Guru Terpaksa Berhutang dan Kerja Sampingan untuk Bertahan Hidup

Iwan Supriyatna | Kevino Dwi Velrahga | Suara.com

Minggu, 26 Mei 2024 | 10:00 WIB
Miris, Banyak Guru Terpaksa Berhutang dan Kerja Sampingan untuk Bertahan Hidup
Ilustrasi guru yang sedang mengajar (Freepik)

Suara.com - Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) bersama GREAT Edunesia Dompet Dhuafa pada awal Mei 2024 melakukan survei daring kepada 403 guru untuk dinilai tingkat kesejahteraannya.

Hasilnya, sebanyak 79,8 persen guru mengaku harus berhutang kepada berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Para guru mengaku memiliki utang kepada Bank/BPR (Bank Pengkreditan Rakyat) sebanyak 52,6 persen, keluarga atau kerabat 19,3 persen, Koperasi Simpan Pinjam 13,7 persen, teman atau tetangga 8,7 persen dan pinjaman online 5,2 persen,” ujar Peneliti IDEAS, Muhammad Anwar dalam keterangan resminya.

Anwar menjelaskan bahwa fenomena dapat terjadi karena masih minimnya penghasilan yang diterima guru sehingga mereka harus berutang.Hal ini terlihat dalam survei di mana 42 persen guru memiliki penghasilan di bawah Rp2.000.000 per bulan dan 13 persen di antaranya berpenghasilan di bawah Rp500.000 per bulan.

“Nominal tersebut masih di bawah Upah Minimum Kabupaten-Kota (UMK) 2024 terendah Indonesia, yaitu Kabupaten Banjarnegara dengan UMK sebesar Rp 2.038.005. Ini artinya, di daerah dengan biaya hidup terendah sekalipun para guru terutama guru honorer masih harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” terangnya.

Tak hanya pasrah menerima keadaan, berbagai upaya turut dilakukan guru untuk menjaga nyala hidup, salah satunya dengan melakukan pekerjaan sampingan.

Tercatat dalam survei, ada 55,8 persen responden mengaku memiliki penghasilan tambahan dengan melakukan pekerjaan selain menjadi guru.

Adapun pekerjaan sampingan yang dimiliki guru antara lain: mengajar privat dan bimbel (39,1 persen); berdagang (29,3 persen); bertani (12,8 persen); buruh pabrik (4,4 persen); konten kreator (4 persen); dan driver ojek daring (3,1 persen).

“Dengan kondisi kesejahteraan guru yang rendah, kami melihat tekad guru Indonesia sangat membanggakan ini terbaca dari 93,5 persen responden berkeinginan untuk tetap mengabdi dan memberikan ilmu sebagai guru hingga masa pensiun walau kesejahteraan sebagian besar mereka jauh dari layak,” tuturnya.

Survei yang dilakukan secara daring terhadap 403 responden guru di 25 provinsi di Indonesia ini memiliki komposisi responden pulau Jawa sebanyak 291 orang dan luar Jawa 112 orang.

Responden survei terdiri dari 123 orang berstatus sebagai guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), 118 guru tetap yayasan, 117 guru honorer atau kontrak, dan 45 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Guru SMK di Bantul Berpakaian Nyentrik Saat Mengajar, Ternyata Pakai Baju Hasil Karya Anak Didiknya!

Viral Guru SMK di Bantul Berpakaian Nyentrik Saat Mengajar, Ternyata Pakai Baju Hasil Karya Anak Didiknya!

Lifestyle | Sabtu, 25 Mei 2024 | 09:15 WIB

Viral! Umbar Kata-kata Kasar, Perempuan Diduga Guru Cela Larangan Study Tour

Viral! Umbar Kata-kata Kasar, Perempuan Diduga Guru Cela Larangan Study Tour

News | Jum'at, 24 Mei 2024 | 10:30 WIB

Aurelie Moeremans Ketawa Cerita Pernah Isengi Teman hingga Buat Guru Ditampar Ortu, Sikapnya Ramai Dikritik

Aurelie Moeremans Ketawa Cerita Pernah Isengi Teman hingga Buat Guru Ditampar Ortu, Sikapnya Ramai Dikritik

Lifestyle | Senin, 20 Mei 2024 | 17:49 WIB

Terkini

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:56 WIB

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:31 WIB

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:41 WIB

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:36 WIB

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:32 WIB

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:27 WIB

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:23 WIB

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:13 WIB

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:09 WIB

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:50 WIB