Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Miris, Banyak Guru Terpaksa Berhutang dan Kerja Sampingan untuk Bertahan Hidup

Iwan Supriyatna, Kevino Dwi Velrahga

Minggu, 26 Mei 2024 | 10:00 WIB
Miris, Banyak Guru Terpaksa Berhutang dan Kerja Sampingan untuk Bertahan Hidup
Ilustrasi guru yang sedang mengajar (Freepik)

Suara.com - Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) bersama GREAT Edunesia Dompet Dhuafa pada awal Mei 2024 melakukan survei daring kepada 403 guru untuk dinilai tingkat kesejahteraannya.

Hasilnya, sebanyak 79,8 persen guru mengaku harus berhutang kepada berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Para guru mengaku memiliki utang kepada Bank/BPR (Bank Pengkreditan Rakyat) sebanyak 52,6 persen, keluarga atau kerabat 19,3 persen, Koperasi Simpan Pinjam 13,7 persen, teman atau tetangga 8,7 persen dan pinjaman online 5,2 persen,” ujar Peneliti IDEAS, Muhammad Anwar dalam keterangan resminya.

Anwar menjelaskan bahwa fenomena dapat terjadi karena masih minimnya penghasilan yang diterima guru sehingga mereka harus berutang.Hal ini terlihat dalam survei di mana 42 persen guru memiliki penghasilan di bawah Rp2.000.000 per bulan dan 13 persen di antaranya berpenghasilan di bawah Rp500.000 per bulan.

“Nominal tersebut masih di bawah Upah Minimum Kabupaten-Kota (UMK) 2024 terendah Indonesia, yaitu Kabupaten Banjarnegara dengan UMK sebesar Rp 2.038.005. Ini artinya, di daerah dengan biaya hidup terendah sekalipun para guru terutama guru honorer masih harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” terangnya.

Tak hanya pasrah menerima keadaan, berbagai upaya turut dilakukan guru untuk menjaga nyala hidup, salah satunya dengan melakukan pekerjaan sampingan.

Tercatat dalam survei, ada 55,8 persen responden mengaku memiliki penghasilan tambahan dengan melakukan pekerjaan selain menjadi guru.

Adapun pekerjaan sampingan yang dimiliki guru antara lain: mengajar privat dan bimbel (39,1 persen); berdagang (29,3 persen); bertani (12,8 persen); buruh pabrik (4,4 persen); konten kreator (4 persen); dan driver ojek daring (3,1 persen).

“Dengan kondisi kesejahteraan guru yang rendah, kami melihat tekad guru Indonesia sangat membanggakan ini terbaca dari 93,5 persen responden berkeinginan untuk tetap mengabdi dan memberikan ilmu sebagai guru hingga masa pensiun walau kesejahteraan sebagian besar mereka jauh dari layak,” tuturnya.

Survei yang dilakukan secara daring terhadap 403 responden guru di 25 provinsi di Indonesia ini memiliki komposisi responden pulau Jawa sebanyak 291 orang dan luar Jawa 112 orang.

Responden survei terdiri dari 123 orang berstatus sebagai guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), 118 guru tetap yayasan, 117 guru honorer atau kontrak, dan 45 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Guru SMK di Bantul Berpakaian Nyentrik Saat Mengajar, Ternyata Pakai Baju Hasil Karya Anak Didiknya!

Viral Guru SMK di Bantul Berpakaian Nyentrik Saat Mengajar, Ternyata Pakai Baju Hasil Karya Anak Didiknya!

Lifestyle | Sabtu, 25 Mei 2024 | 09:15 WIB

Viral! Umbar Kata-kata Kasar, Perempuan Diduga Guru Cela Larangan Study Tour

Viral! Umbar Kata-kata Kasar, Perempuan Diduga Guru Cela Larangan Study Tour

News | Jum'at, 24 Mei 2024 | 10:30 WIB

Aurelie Moeremans Ketawa Cerita Pernah Isengi Teman hingga Buat Guru Ditampar Ortu, Sikapnya Ramai Dikritik

Aurelie Moeremans Ketawa Cerita Pernah Isengi Teman hingga Buat Guru Ditampar Ortu, Sikapnya Ramai Dikritik

Lifestyle | Senin, 20 Mei 2024 | 17:49 WIB

Terkini

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:23 WIB

Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka

Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:17 WIB

Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi

Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:11 WIB

Terendah dalam 6 Tahun, Purbaya Akui Surplus Neraca Perdagangan Susut Imbas Impor BBM

Terendah dalam 6 Tahun, Purbaya Akui Surplus Neraca Perdagangan Susut Imbas Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:03 WIB

Benarkah Independensi BI Hilang Akibat UU P2SK?

Benarkah Independensi BI Hilang Akibat UU P2SK?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:41 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:50 WIB

Menteri Bahlil Mau Rombak Total Sistem Tambang RI Lewat Aturan Baru 'Gross Split'

Menteri Bahlil Mau Rombak Total Sistem Tambang RI Lewat Aturan Baru 'Gross Split'

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:15 WIB