Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Saham Bank BSI (BRIS) Makin Tertekan Pasca Muhammadiyah Tarik Dana Triliunan

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 10 Juni 2024 | 12:15 WIB
Saham Bank BSI (BRIS) Makin Tertekan Pasca Muhammadiyah Tarik Dana Triliunan
Ilustrasi BSI [Antara]

Suara.com - Pergerakan saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) mengalami tekanan jual dari investor asing dalam sepekan terakhir.

Pada akhir pekan lalu, Minggu (9/6/2024), investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp51,33 miliar untuk saham BRIS selama sepekan.

Meskipun demikian, sepanjang tahun ini, investor asing masih aktif membeli saham BRIS. Tercatat, pembelian bersih (net buy) mencapai Rp938,02 miliar sejak awal tahun hingga saat ini (year-to-date) 2024.

Pergerakan saham BRIS hari ini, Senin (10/6/2024), hingga pukul 11.58 WIB menjelang penutupan sesi I, menunjukkan harga saham BRIS berada di angka 2.130, turun signifikan dari harga pembukaan hari ini yang berada di angka 2.180.

Saham BRIS menunjukkan tren yang kurang baik sejak pertengahan Mei lalu meski sempat menguat pada 4 juni 2024.

Berdasarkan data Bloomberg Terminal, ada 16 sekuritas yang memberikan rekomendasi untuk saham BRIS. Mayoritas dari mereka masih menilai saham BRIS menarik untuk dikoleksi.

Pada pekan lalu, sebanyak 14 sekuritas memberikan rekomendasi beli (buy) untuk saham BRIS, sementara hanya dua sekuritas yang menyarankan untuk tahan (hold).

MNC Sekuritas merekomendasi overweight untuk sektor perbankan di tengah kenaikan suku bunga acuan dan biaya kredit yang lebih tinggi.

Analis Victoria Venny menuliskan, BRIS dan BBCA jadi dua emiten yang direkomendasikan karena dianggap memiliki prospek kuat dari sisi aset dan net interest margin (NIM) yang stabil. BRIS direkomendasikan untuk beli (buy) dengan target harga Rp3.000.

Kinerja keuangan Bank Syariah Indonesia (BSI) tercatat stabil, dengan total aset per April 2024 mencapai Rp350,67 triliun, meningkat 11,94% secara tahunan. Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp293,2 triliun, tumbuh 9,41% yoy. Pembiayaan BSI mencapai Rp251,58 triliun, meningkat 17,94% yoy.

Sebagai informasi, PP Muhammadiyah secara resmi menarik dana mereka yang mencapai triliunan rupiah dari Bank BSI ke bank syariah lain.

Keputusan ini tertuang dalam surat Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengenai konsolidasi keuangan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Surat bertanggal 30 Mei 2024 tersebut meminta rasionalisasi dana simpanan dan pembiayaan di BSI ke bank syariah lain, seperti Bank Syariah Bukopin, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat, dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Kaleng-Kaleng! Ini Koleksi Mobil Mewah Dirut BSI, Ada BMW X5 Senilai Miliaran

Bukan Kaleng-Kaleng! Ini Koleksi Mobil Mewah Dirut BSI, Ada BMW X5 Senilai Miliaran

Otomotif | Senin, 10 Juni 2024 | 12:08 WIB

Kehilangan Nasabah Besar, Netizen Curiga BSI Kerahkan Buzzer Redam Kekecewaan Muhammadiyah

Kehilangan Nasabah Besar, Netizen Curiga BSI Kerahkan Buzzer Redam Kekecewaan Muhammadiyah

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 09:48 WIB

Muhammadiyah Telah Ingatkan BSI Peduli dengan UMKM Saat Awal Pendirian

Muhammadiyah Telah Ingatkan BSI Peduli dengan UMKM Saat Awal Pendirian

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 08:18 WIB

Sosok Felicitas Tallulembang, Perempuan yang Disebut-sebut Penyebab Muhammadiyah Tarik Dana Dari BSI

Sosok Felicitas Tallulembang, Perempuan yang Disebut-sebut Penyebab Muhammadiyah Tarik Dana Dari BSI

News | Minggu, 09 Juni 2024 | 16:35 WIB

Kisruh Muhammadiyah Tarik Dana Rp15 Triliun dari BSI, Atta Halilintar Sempat Jadi Brand Ambassador

Kisruh Muhammadiyah Tarik Dana Rp15 Triliun dari BSI, Atta Halilintar Sempat Jadi Brand Ambassador

Entertainment | Minggu, 09 Juni 2024 | 16:30 WIB

Nasabah Besar Hilang, Saham BSI Anjlok 0,91% Selama Sepekan Ini

Nasabah Besar Hilang, Saham BSI Anjlok 0,91% Selama Sepekan Ini

Bisnis | Minggu, 09 Juni 2024 | 13:58 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB