Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

PHK Massal Tokopedia: Ratusan Karyawan Terdampak Kebijakan Induk Perusahaan Asal China

M Nurhadi

Kamis, 13 Juni 2024 | 17:35 WIB
PHK Massal Tokopedia: Ratusan Karyawan Terdampak Kebijakan Induk Perusahaan Asal China
Kantor Tokopedia. (Dok: GoTo)

Suara.com - e-commerce Tokopedia yang belum lama ini diakusisi induk usaha raksasa asal China, Bytedance dikabarkan bakal melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK massal karyawan.

Bytedance yang pada awal tahun ini mengakusisi Tokopedia dari GOTO berencana semakin menyinkronkan layanan TikTok Shop dengan Tokopedia demi meraih pasar yang lebih besar.

Sayangnya, di balik rencana tersebut, perusahaan yang bermarkas di Beijing, China itu kabarnya juga akan melakukan PHK massal 9 hingga 10 persen dari jumlah total karyawan agar bisa menghemat anggaran.

Sebagai informasi, saat ini, jumlah karyawan Tokopedia dan Tiktok Shop diperkirakan mencapai 5.000 orang. Dengan demikian, jika ada PHK 9%, sekitar 450 orang akan kehilangan pekerjaan.

Berkaitan dengan PHK massal Tokopedia, GOTO yang hingga kini masih memegang saham meski bukan lagi mayoritas tidak lagi memiliki hak untuk memutuskan langkah perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi di BEI, GOTO menyatakan bahwa semua keputusan bisnis Tokopedia sepenuhnya ditentukan oleh manajemen Tokopedia dan tidak lagi melibatkan GOTO.

"Segala keputusan yang diambil oleh PT Tokopedia merupakan hal yang akan ditentukan secara penuh oleh manajemen PT Tokopedia," dikutip dari keterangan keterbukaan informasi, Kamis (13/6/2024).

Meski begitu, sebagai pemegang saham minoritas, GOTO meyakini bahwa manajemen PT Tokopedia akan mengambil keputusan dengan prinsip kehati-hatian dalam mengelola kegiatan usahanya, serta mempertimbangkan berbagai penilaian.

"Perseroan meyakini bahwa PT Tokopedia terus melakukan tinjauan atas efektivitas dari organisasi mereka, seperti halnya perusahaan lain," lanjut GOTO dalam keterangannya. PHK di Tokopedia direncanakan akan dilakukan secepatnya pada bulan Juni 2024 ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manajemen GOTO Serahkan Keputusan PHK Massal ke Tokopedia

Manajemen GOTO Serahkan Keputusan PHK Massal ke Tokopedia

Bisnis | Kamis, 13 Juni 2024 | 14:51 WIB

Tokopedia Rencana Mau PHK, Saham GOTO Merosot Hampir Sentuh Rp 50

Tokopedia Rencana Mau PHK, Saham GOTO Merosot Hampir Sentuh Rp 50

Bisnis | Kamis, 13 Juni 2024 | 12:23 WIB

Induk Tiktok Dikabarkan Mau PHK Ratusan Karyawan Tokopedia, Pemprov DKI Bakal Cek ke Kantornya Besok

Induk Tiktok Dikabarkan Mau PHK Ratusan Karyawan Tokopedia, Pemprov DKI Bakal Cek ke Kantornya Besok

News | Rabu, 12 Juni 2024 | 19:16 WIB

Usai Merger, Jumlah Penjual di TikTok Shop dan Tokopedia Tembus 21 Juta

Usai Merger, Jumlah Penjual di TikTok Shop dan Tokopedia Tembus 21 Juta

Tekno | Rabu, 12 Juni 2024 | 18:48 WIB

Induk TikTok ByteDance Dikabarkan Mau PHK Karyawan Tokopedia

Induk TikTok ByteDance Dikabarkan Mau PHK Karyawan Tokopedia

Bisnis | Rabu, 12 Juni 2024 | 15:59 WIB

Cara Top Up e-Money di Tokopedia, Mudah Banget Lho!

Cara Top Up e-Money di Tokopedia, Mudah Banget Lho!

Your Say | Selasa, 11 Juni 2024 | 17:18 WIB

Terkini

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB