Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

RUPS UNVR Tercoreng, Aktivis Bawa Ribuan Sampah Plastik Unilever di Kantor Pusat BSD

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 20 Juni 2024 | 17:05 WIB
RUPS UNVR Tercoreng, Aktivis Bawa Ribuan Sampah Plastik Unilever di Kantor Pusat BSD
Ilustrasi. Kantor Unilever Indonesia, Grha Unilever, di kawasan BSD, Tangerang. [Unilever.co.id]

Suara.com - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2024 PT Unilever Indonesia Tbk diwarnai aksi demo para aktivis lingkungan yang mendesak perusahaan untuk menghentikan produksi dan konsumsi sachet plastik.

Aktivis membawa manekin berbentuk 'U' (logo Unilever) yang terbuat dari sampah plastik produk emiten berkode saham UNVR itu.

Kejadian ini terjadi di Kantor Pusat Unilever di Kawasan BSD, Tanggerang pada Kamis (20/6/2024) yang dilakukan kelompok Greenpeace Indonesia.

Dalam akun Instagram Greenpeace Indonesia menyebutkan sampah kemasan plastik ini dikumpulkan selama seminggu terakhir.

"Sampah plastik kemasan plastik @unilleveridn yang telah terkumpul selama seminggu ini tidak kami bawa pulang, tapi langsung kami serahkan pada yang mpunyanya," tulis akun itu.

Aksi ini bertujuan untuk mendesak Unilever untuk bertanggung jawab atas sampah plastik yang mereka hasilkan dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam produk-produk mereka.

Greenpeace mencatat bahwa Unilever adalah salah satu penyumbang sampah plastik terbesar di Indonesia, dengan memproduksi 1.700 sachet plastik per detik.

Sampah plastik yang mencemari lingkungan memiliki dampak yang sangat besar, terutama bagi biota laut. Plastik dapat tertelan oleh hewan laut dan menyebabkan kematian, mencemari rantai makanan, dan mengganggu keseimbangan ekosistem. Mikroplastik, yang merupakan pecahan kecil plastik, juga dapat mencemari air tanah dan membahayakan kesehatan manusia.

Menurut data World Economic Forum, kemasan plastik sachet menyumbang 16 persen dari sampah plastik yang ditemukan di perairan dan lingkungan Indonesia. Hasil audit merek #breakfreefromplastic pun mengidentifikasi sachet sebagai salah satu jenis sampah plastik yang paling banyak ditemukan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Noam Chomsky: Aktivis dan Ahli Bahasa yang Dikabarkan Meninggal, Tapi Dibantah Sang Istri

Profil Noam Chomsky: Aktivis dan Ahli Bahasa yang Dikabarkan Meninggal, Tapi Dibantah Sang Istri

Lifestyle | Rabu, 19 Juni 2024 | 14:30 WIB

Cerita Putu Eka Dari Bartender jadi 'Pemulung': Daur Ulang Sampah Plastik hingga Produk Fesyen

Cerita Putu Eka Dari Bartender jadi 'Pemulung': Daur Ulang Sampah Plastik hingga Produk Fesyen

Video | Senin, 17 Juni 2024 | 09:00 WIB

Lukisan Raja Chareless Dirusak dan Ditempeli Wajah Kartun Oleh Aktivis, Protes Hak Hewan

Lukisan Raja Chareless Dirusak dan Ditempeli Wajah Kartun Oleh Aktivis, Protes Hak Hewan

Lifestyle | Kamis, 13 Juni 2024 | 12:51 WIB

Terkini

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB