Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Korea Selatan Mau Kiamat Seks, Warga Dibayar Rp 11 Juta Buat Pacaran

Achmad Fauzi | Syifa Nur Layla | Suara.com

Jum'at, 28 Juni 2024 | 14:28 WIB
Korea Selatan Mau Kiamat Seks, Warga Dibayar Rp 11 Juta Buat Pacaran
Ilustrasi [Unsplash/Markus Winkler]

Suara.com - Pemerintah pusat dan daerah di Korea Selatan sedang mencoba kebijakan baru berupa bagi warga negara yang memulai hubungan pacaran akan mendapat insentif sebesar 1 juta won atau Rp 11 juta.

Menukil The Korea Times, alasan pemerintah pusat dan daerah Korea Selatan membuat kebijakan itu ialah demi angka kelahiran bisa meningkat. Sebab beberapa tahun ke belakang Negeri Ginseng itu tengah di masa angka kelahiran rendah dan kurangnya minat menikah.

Sebuah Kantor Distrik Saha di Busan pun akan segera menggelar acara perjodohan agar generasi muda berpacaran. Bagi yang sudah memulai hubungan romantis usai acara itu, akan diberi intensif satu juta won.

Kemudian bagi yang sudah berpacaran lalu mengadakan “sang-gyeon-rye” atau pertemuan antar keluarga yang dilakukan sebelum pernikahan, maka akan dapat insentif tambahan dua juta won setara Rp23,6 juta.

Jikalau berlanjut hingga ke jenjang pernikahan, maka makin besar insentifnya yakni 20 juta won atau Rp236,19 juta. Tak hanya itu, pasangan yang sudah menikah akan mendapat hadiah berupa perumahan tempat tinggal hingga lima tahun.

Distrik Saha pun merancang anggaran tambahan khusus untuk acara kencan buta massal laki dan perempuan lajang berusia 23-43 tahun. Nantinya dewan distrik akan mengesahkan nama- muda-mudi yang sudah terdaftar. Acara kencan direncanakan berlangsung pada Oktober 2024.

Hanya saja, aturan spesifik peserta dan pengadaan acara kencan buta tersebut belum diumumkan. Nantinya Distrik Saha akan meninjau para pelamar lewat surat lamaran dan wawancara sebelum menjadi peserta.

Jika acara kencannya berhasil menarik perhatian dan mencapai tujuannya, Distrik Saha akan menyelenggarakan acara itu saban tahun. Bahkan turut membuka pendaftaran bagi peserta non-Korea atau asing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resesi Seks Melanda Thailand, Ogah Punya Anak Mending Pelihara Kucing

Resesi Seks Melanda Thailand, Ogah Punya Anak Mending Pelihara Kucing

News | Selasa, 25 Juni 2024 | 13:52 WIB

Kebakaran Pabrik Baterai Hwaseong, 22 Orang Tewas Mayoritas WNA

Kebakaran Pabrik Baterai Hwaseong, 22 Orang Tewas Mayoritas WNA

News | Selasa, 25 Juni 2024 | 10:36 WIB

Intip Prestasi Cemerlang Anang, Pantas Diangkat Jadi Duta Wisata Jeju

Intip Prestasi Cemerlang Anang, Pantas Diangkat Jadi Duta Wisata Jeju

Lifestyle | Sabtu, 22 Juni 2024 | 15:49 WIB

Terkini

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB