Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Great Giant Foods Luncurkan Jus Kaleng Sunpride

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 04 Juli 2024 | 13:00 WIB
Great Giant Foods Luncurkan Jus Kaleng Sunpride
CEO of Consumer Branded Business, Stephanie V Gondokusumo ditemui di Booth Sunpride, Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, (3/7/2024). (Dok: GGF)

Suara.com - Gaya hidup sehat kini semakin menjadi pilihan masyarakat. Apalagi setelah munculnya pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, masyarakat semakin sadar dalam menjaga asupan makanan untuk dikonsumsi.

Berangkat dari hal tersebut, Great Giant Foods (GGF) akan meluncurkan jus kaleng Sunpride. Jus kaleng Sunpride akan hadir dengan lima varian rasa antara lain nanas, nanas guava (jambu kristal), nanas markisa (tropical fruit), nanas apel dan nanas mango.

CEO of Consumer Branded Business, Stephanie V Gondokusumo menjelaskan, jus kaleng Sunpride mengandung 100 persen buah segar, bukan dari konsentrat serta tanpa bahan pengawet, air, maupun pemanis tambahan.

"Produk ini sangat sehat, gulanya sendiri gula alami yang berasal dari buahnya jadi bukan tambahan," tutur Stephanie saat berbincang-bindang dengan media di Booth Sunpride, Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, (3/7/2024).

Proses pembuatannya pun melalui standar food safety yang sangat tinggi dengan teknologi pasteurisasi. Teknologi ini memungkinkan produk jus kaleng Sunpride tidak menggunakan bahan pengawet dan pemanis buatan, namun memiliki masa kadaluwarsa yang lama.

Oleh karena itu, GGF optimistis jus kaleng sunpride bisa bersaing dengan kompetitor yang sudah terlebih dahulu terjun.

CEO GGF, Tommy Wattimena ditemui di Booth Sunpride, Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, (3/7/2024). (Dok: GGF)
CEO GGF, Tommy Wattimena ditemui di Booth Sunpride, Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, (3/7/2024). (Dok: GGF)

"Kompetitor produknya tidak 100 persen buah, yang sekarang 100 persen jus murni di Indonesia itu tidak ada, kompetitor cuma 20 persen, 15 persen, bahkan ada juga yang hanya 5 persen. Kalau kami 100 persen," ucap CEO GGF, Tommy Wattimena seraya menunjukkan komposisi yang terdapat dalam jus kaleng Sunpride.

Meski memiliki kualitas yang tinggi dan ditunjang dengan teknologi yang modern, jus kaleng Sunpride hanya dibanderol di harga Rp12.000 per kaleng. Bahkan di Jakarta Fair, jus kaleng Sunpride dibanderol dengan harga Rp50.000 per 5 kaleng. Nantinya,jus kaleng sunpride akan didistribusikan di ritel.

Tekan Impor dengan Aktif Perkenalkan Buah Lokal

Dalam kesempatan tersebut, Tommy Watimena menjelaskan, inovasi-inovasi yang dilakukan oleh GGF untuk menekan banjirnya produk buah impor di dalam negeri. Sebab, jika impor buah-buahan terus dibiarkan, petani lokal menjadi tidak berdaya. Akibatnya, neraca perdagangan Indonesia akan terus mengalami defisit dan menyebabkan nilai rupiah terhadap dollar terus melemah.

"Impor buah-buah dingin Rp19,1 triliun, tahun lalu. Bayangkan, inikan banyak banget. Jadi salah satu tujuan kita sebelum ekspor (produk GGF), kita pastikan dulu di Indonesia terpenuhi. Itu saja dulu. Ya harapannya dengan kita memenuhi kebutuhan pasar, kita tidak perlu defisit buah-buahan. Rupiah turun terus, kita impor terus. Anak-anak kita sudah enggak makan buah Indonesia lagi, makannya apel Mandarin, pir, anggur. kesemek dan kedondong sudah lupa," imbuhnya.

Langkah lain yang dilakukan GGF untuk menekan impor adalah dengan terus memperkenalkan kepada masyarakat tentang buah-buah lokal. Adapun untuk memenhui kebutuhan buah dalam negeri, GGF menggandeng petani plasma demi memproduksi buah-buahan berkualitas. Untuk pisang sunpride, GGF telah memberdayakan sekitar 1.200 petani.

"Kami sekarang sudah mempunyai 1.200 petani, rencana ke depan kami butuh 10.000 petani untuk memenuhi kebutuhan buah dalam negeri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duar!! Kena Ledakan Granat, Raisa Dilarikan ke Rumah Sakit

Duar!! Kena Ledakan Granat, Raisa Dilarikan ke Rumah Sakit

News | Senin, 24 Juni 2024 | 23:16 WIB

Bahaya Memberi Pisang dan MPASI Sebelum 6 Bulan, Orang Tua Wajib Tahu!

Bahaya Memberi Pisang dan MPASI Sebelum 6 Bulan, Orang Tua Wajib Tahu!

Health | Sabtu, 22 Juni 2024 | 19:22 WIB

Terungkap! Rahasia di Balik Kebiasaan Atlet Makan Pisang Setelah Pertandingan

Terungkap! Rahasia di Balik Kebiasaan Atlet Makan Pisang Setelah Pertandingan

Health | Sabtu, 22 Juni 2024 | 09:02 WIB

BRI dan Himbara Kompak Kucurkan KUR, Geliatkan Ekonomi Kerakyatan di Sulbar

BRI dan Himbara Kompak Kucurkan KUR, Geliatkan Ekonomi Kerakyatan di Sulbar

Bri | Jum'at, 21 Juni 2024 | 11:22 WIB

Warga Teriakkan Dukungan Anies Maju Pilkada Jakarta 'Tanpa Tukang Pisang'

Warga Teriakkan Dukungan Anies Maju Pilkada Jakarta 'Tanpa Tukang Pisang'

Kotak Suara | Rabu, 19 Juni 2024 | 14:08 WIB

Tidak Melulu Buruk, Ini 9 Makanan Tinggi Karbohidrat yang Diperkaya Kesehatan

Tidak Melulu Buruk, Ini 9 Makanan Tinggi Karbohidrat yang Diperkaya Kesehatan

Your Say | Selasa, 18 Juni 2024 | 18:14 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB