Great Giant Foods Luncurkan Jus Kaleng Sunpride

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 04 Juli 2024 | 13:00 WIB
Great Giant Foods Luncurkan Jus Kaleng Sunpride
CEO of Consumer Branded Business, Stephanie V Gondokusumo ditemui di Booth Sunpride, Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, (3/7/2024). (Dok: GGF)

Suara.com - Gaya hidup sehat kini semakin menjadi pilihan masyarakat. Apalagi setelah munculnya pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, masyarakat semakin sadar dalam menjaga asupan makanan untuk dikonsumsi.

Berangkat dari hal tersebut, Great Giant Foods (GGF) akan meluncurkan jus kaleng Sunpride. Jus kaleng Sunpride akan hadir dengan lima varian rasa antara lain nanas, nanas guava (jambu kristal), nanas markisa (tropical fruit), nanas apel dan nanas mango.

CEO of Consumer Branded Business, Stephanie V Gondokusumo menjelaskan, jus kaleng Sunpride mengandung 100 persen buah segar, bukan dari konsentrat serta tanpa bahan pengawet, air, maupun pemanis tambahan.

"Produk ini sangat sehat, gulanya sendiri gula alami yang berasal dari buahnya jadi bukan tambahan," tutur Stephanie saat berbincang-bindang dengan media di Booth Sunpride, Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, (3/7/2024).

Proses pembuatannya pun melalui standar food safety yang sangat tinggi dengan teknologi pasteurisasi. Teknologi ini memungkinkan produk jus kaleng Sunpride tidak menggunakan bahan pengawet dan pemanis buatan, namun memiliki masa kadaluwarsa yang lama.

Oleh karena itu, GGF optimistis jus kaleng sunpride bisa bersaing dengan kompetitor yang sudah terlebih dahulu terjun.

CEO GGF, Tommy Wattimena ditemui di Booth Sunpride, Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, (3/7/2024). (Dok: GGF)
CEO GGF, Tommy Wattimena ditemui di Booth Sunpride, Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, (3/7/2024). (Dok: GGF)

"Kompetitor produknya tidak 100 persen buah, yang sekarang 100 persen jus murni di Indonesia itu tidak ada, kompetitor cuma 20 persen, 15 persen, bahkan ada juga yang hanya 5 persen. Kalau kami 100 persen," ucap CEO GGF, Tommy Wattimena seraya menunjukkan komposisi yang terdapat dalam jus kaleng Sunpride.

Meski memiliki kualitas yang tinggi dan ditunjang dengan teknologi yang modern, jus kaleng Sunpride hanya dibanderol di harga Rp12.000 per kaleng. Bahkan di Jakarta Fair, jus kaleng Sunpride dibanderol dengan harga Rp50.000 per 5 kaleng. Nantinya,jus kaleng sunpride akan didistribusikan di ritel.

Tekan Impor dengan Aktif Perkenalkan Buah Lokal

Dalam kesempatan tersebut, Tommy Watimena menjelaskan, inovasi-inovasi yang dilakukan oleh GGF untuk menekan banjirnya produk buah impor di dalam negeri. Sebab, jika impor buah-buahan terus dibiarkan, petani lokal menjadi tidak berdaya. Akibatnya, neraca perdagangan Indonesia akan terus mengalami defisit dan menyebabkan nilai rupiah terhadap dollar terus melemah.

"Impor buah-buah dingin Rp19,1 triliun, tahun lalu. Bayangkan, inikan banyak banget. Jadi salah satu tujuan kita sebelum ekspor (produk GGF), kita pastikan dulu di Indonesia terpenuhi. Itu saja dulu. Ya harapannya dengan kita memenuhi kebutuhan pasar, kita tidak perlu defisit buah-buahan. Rupiah turun terus, kita impor terus. Anak-anak kita sudah enggak makan buah Indonesia lagi, makannya apel Mandarin, pir, anggur. kesemek dan kedondong sudah lupa," imbuhnya.

Langkah lain yang dilakukan GGF untuk menekan impor adalah dengan terus memperkenalkan kepada masyarakat tentang buah-buah lokal. Adapun untuk memenhui kebutuhan buah dalam negeri, GGF menggandeng petani plasma demi memproduksi buah-buahan berkualitas. Untuk pisang sunpride, GGF telah memberdayakan sekitar 1.200 petani.

"Kami sekarang sudah mempunyai 1.200 petani, rencana ke depan kami butuh 10.000 petani untuk memenuhi kebutuhan buah dalam negeri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duar!! Kena Ledakan Granat, Raisa Dilarikan ke Rumah Sakit

Duar!! Kena Ledakan Granat, Raisa Dilarikan ke Rumah Sakit

News | Senin, 24 Juni 2024 | 23:16 WIB

Bahaya Memberi Pisang dan MPASI Sebelum 6 Bulan, Orang Tua Wajib Tahu!

Bahaya Memberi Pisang dan MPASI Sebelum 6 Bulan, Orang Tua Wajib Tahu!

Health | Sabtu, 22 Juni 2024 | 19:22 WIB

Terungkap! Rahasia di Balik Kebiasaan Atlet Makan Pisang Setelah Pertandingan

Terungkap! Rahasia di Balik Kebiasaan Atlet Makan Pisang Setelah Pertandingan

Health | Sabtu, 22 Juni 2024 | 09:02 WIB

BRI dan Himbara Kompak Kucurkan KUR, Geliatkan Ekonomi Kerakyatan di Sulbar

BRI dan Himbara Kompak Kucurkan KUR, Geliatkan Ekonomi Kerakyatan di Sulbar

Bri | Jum'at, 21 Juni 2024 | 11:22 WIB

Warga Teriakkan Dukungan Anies Maju Pilkada Jakarta 'Tanpa Tukang Pisang'

Warga Teriakkan Dukungan Anies Maju Pilkada Jakarta 'Tanpa Tukang Pisang'

Kotak Suara | Rabu, 19 Juni 2024 | 14:08 WIB

Tidak Melulu Buruk, Ini 9 Makanan Tinggi Karbohidrat yang Diperkaya Kesehatan

Tidak Melulu Buruk, Ini 9 Makanan Tinggi Karbohidrat yang Diperkaya Kesehatan

Your Say | Selasa, 18 Juni 2024 | 18:14 WIB

Terkini

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun

Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:42 WIB

Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam

Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:17 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:52 WIB

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:42 WIB

Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS

Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:27 WIB

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 10:07 WIB

Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025

Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB