Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Kawal Sandiaga Uno, Caketum HIPMI Jaya Sambangi Arief Muhammad Bahas Industri Kreatif

Iwan Supriyatna

Minggu, 21 Juli 2024 | 06:53 WIB
Kawal Sandiaga Uno, Caketum HIPMI Jaya Sambangi Arief Muhammad Bahas Industri Kreatif
Calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (HIPMI Jaya) Ryan Haroen berkesempatan mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno yang juga merupakan Ketua Umum HIPMI 2005-2008 untuk berkunjung ke rumah pengusaha sekaligus selebgram Arief Muhammad di Mall Senayan City.

Suara.com - Calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (HIPMI Jaya) Ryan Haroen berkesempatan mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno yang juga merupakan Ketua Umum HIPMI 2005-2008 untuk berkunjung ke rumah pengusaha sekaligus selebgram Arief Muhammad di Mall Senayan City.

Adapun The House Within yang dirancang khusus oleh Lifetime Design ini mendapat banyak pujian, bukan hanya karena menyajikan konsep visioner yang mendefinisikan hunian masa depan, namun juga karena strategi pemasarannya yang sangat kreatif dan inovatif.

Dalam kesempatan yang juga dihadiri oleh artis sekaligus pengusaha muda Raffi Ahmad, Ryan Haroen berdiskusi terkait potensi industri kreatif dan berkomitmen untuk terus meningkatkan pertumbuhan industri kreatif di tengah beragam tantangan ekonomi saat ini.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memperluas jejaring pemasaran sehingga diharapkan dapat lebih membuka akses informasi dan kesempatan berkolaborasi.

Ryan Haroen yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua HIPMI Jakarta Pusat ini mengatakan, sektor industri kreatif memiliki potensi besar dan peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi negeri.

Berbagai kajian menyimpulkan peran industri kreatif cukup vital sebagai sumber pendapatan, penyerapan tenaga kerja, dan efeknya terhadap perekonomian negara. Untuk itu diperlukan kolaborasi antar subsektor sehingga dapat berdaya saing.

"Kami selalu berupaya mendorong mainstreaming industri kreatif sebagai sumber alternatif bagi pertumbuhan ekonomi. Kolaborasi antar pemerintah dan swasta perlu diperkuat untuk mengasah potensi serta peluang pengembangan. Tujuannya agar pelaku industri kreatif dapat naik kelas dan berkontribusi bagi perekonomian negara," ujar Ryan Haroen ditulis Minggu (21/7/2024).

Seperti diketahui, pertumbuhan industri kreatif mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Kemenperin mencatat pada 2023, industri kreatif meningkat 10,5% dibandingkan tahun 2022. Di tahun 2022 saja, industri kreatif memegang peranan penting sebagai salah satu sektor unggulan penopang ekonomi Indonesia.

Terlihat dari kontribusinya terhadap PDB nasional yang mencapai Rp1.280 triliun. Sementara kontribusi tenaga kerja sektor kreatif pada tahun 2022 mencapai 17,7%.

baca juga

Namun hal tersebut juga dibarengi dengan beragam tantangan, diantaranya adalah disrupsi digital yang bergerak begitu cepat, menjaga relevansi karya, dan ketatnya persaingan global. Hal ini dapat mengakibatkan stagnasi inovasi dan penurunan pangsa pasar. Tantangan seperti keamanan digital, hak cipta, dan manajemen karya juga menambah kompleksitas operasional.

"Ketidakmampuan beradaptasi dan enggan memperluas jejaring dapat menyebabkan hilangnya peluang bisnis signifikan. Kami terus bersinergi dengan berbagai pihak terkait program dan peluang yang dapat dikolaborasikan. Baru saja kami berdiskusi membahas potensi ekonomi kreatif dengan Bapak Sandiaga Uno dan sejumlah pengusaha muda seperti Raffi Ahmad dan Arief Muhammad. Harapannya agar industri kreatif di Jakarta dapat terus tumbuh berkembang," tambah Ryan Haroen.

Di kesempatan yang sama, Sandiaga Uno membahas mengenai peluang besar ekspor di industri kreatif subsektor kriya yakni furniture yang mencapai USD 5,8 miliyar. Bahkan Sandi menargetkan nilai ekspor ekonomi kreatif pada tahun 2024, diharapkan dapat meningkat hingga USD 28 miliar.

"Harapannya ini dapat menjadi stimulasi bagi para pelaku industri kreatif di seluruh Indonesia," ujar Sandi.

Potensi ekspor dan peluang besar tidak hanya bagi industri kreatif subsektor kriya, kesempatan serupa hadir di subsektor lain. LPEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia mencatat lima subsektor industri kreatif yang memiliki pertumbuhan tertinggi hingga tahun 2024, diantaranya seni pertunjukan 16,8%, aplikasi dan game developer 13,3%, seni rupa 12,6%, desain produk 12,5%, dan musik 11,8%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maju di Musda HIPMI Jaya, Ryan Haroen Komitmen Dukung Pertumbuhan dan Kesuksesan Pengusaha Muda

Maju di Musda HIPMI Jaya, Ryan Haroen Komitmen Dukung Pertumbuhan dan Kesuksesan Pengusaha Muda

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 06:59 WIB

Gelar Creative Fest 2024, Kemenperin Majukan IKM

Gelar Creative Fest 2024, Kemenperin Majukan IKM

Bisnis | Jum'at, 28 Juni 2024 | 18:11 WIB

Radityo Egi Pratama Terpilih Pimpin Pengusaha Muda Jawa Barat

Radityo Egi Pratama Terpilih Pimpin Pengusaha Muda Jawa Barat

Bisnis | Kamis, 27 Juni 2024 | 06:41 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB