Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Adidas Diboikot Karena Dianggap Bela Israel, Ini Sosok Pemiliknya

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 22 Juli 2024 | 18:38 WIB
Adidas Diboikot Karena Dianggap Bela Israel, Ini Sosok Pemiliknya
Bella Hadid Dicopot Jadi Model Sepatu Adidas Usai Dapat Kritik dari Kelompok Pro-Israel (Dok. Adidas)

Suara.com - Adidas merupakan salah satu merk ternama dalam industri pakaian, khususnya sepatu, yang berasal dari Jerman. Belakangan netizen ramai boikot Adidas karena bela Israel, buntut dari pencoretan nama Bella Hadid yang notabene keturunan Palestina, dari kampanye terbarunya.

Penghapusan nama Bella Hadid adalah keputusan dari Adidas setelah Israel melayangkan kritik pada Adidas. Tentu saja, untuk negara seperti Indonesia yang gencar membela Palestina, hal ini menjadi isu yang cukup signifikan, hingga berujung wacana dan aksi pemboikotan brand tersebut.

Bella Hadid, Supermodel Keturunan Palestina

Bella Hadid adalah supermodel yang ternyata memiliki keturunan Palestina. Ia gencar membela Palestina atas pendudukan yang dilakukan Israel di wilayah Gaza. Bahkan diketahui dirinya sempat menyumbangkan sejumlah dana untuk mendukung upaya bantuan perang di Gaza.

Bella lantas terlibat dalam kampanye promosi sepatu olahraga SL72, yang sempat diluncurkan pada gelaran Olimpiade 1972 lalu. Hal ini kemudian menimbulkan pro dan kontra, lantaran kaum pro Israel menilai Bella tak cocok karena merupakan setengah Palestina.

Adidas Indonesia memamerkan koleksi terbaru adidas SL72 (dOK. antara)
Adidas Indonesia memamerkan koleksi terbaru adidas SL72 (dOK. antara)

Sebagai konteks, Olimpiade 1972 mengalami tragedi dimana 11 atlet Israel meninggal dunia akibat diserang oleh penyerang berkebangsaan Palestina. Dalam tragedi tersebut, seorang polisi Jerman juga harus meregang nyawa.

Adidas secara resmi mengunggah pernyataan permintaan maaf atas hal ini, dan menyatakan tidak ada unsur kesengajaan dengan melibatkan Bella Hadid sebagai model dalam kampanyenya. Meski demikian sikap ini justru menimbulkan gerakan boikot dari netizen, karena Adidas dianggap membela Israel.

Siapa Pemegang Saham Utamanya?

Saham adidas saat ini dipegang oleh cukup banyak pihak. Salah satu dengan nilai terbesar adalah Groupe Bruxelles Lambert SA, sebuah perusahaan investasi, dengan nilai total sebesar 6,84%.

Angka ini disusul oleh Nassef Sawiris dengan 3,57%, kemudian Capital Research & Management Co. 3,16%, Adidas AG sebesar 2,67%, dan diteruskan pada perusahaan dan pihak lain yang nilai investasinya lebih kecil.

Untuk diketahui, saham Adidas memiliki nilai 62 euro pada tahun 2015, namun kini diperdagangkan pada angka lebih dari 300 euro. Dapat dikatakan perkembangan saham yang dimilikinya eksponensial, dan memiliki prospek yang bagus.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

V BTS Tuai Kecaman ARMY Imbas Unggah Foto Kentang McDonald's di Instagram

V BTS Tuai Kecaman ARMY Imbas Unggah Foto Kentang McDonald's di Instagram

Your Say | Senin, 22 Juli 2024 | 14:44 WIB

Israel Bombardir Pelabuhan Yaman Lewat Udara, Kemlu: Tak Ada WNI jadi Korban Serangan

Israel Bombardir Pelabuhan Yaman Lewat Udara, Kemlu: Tak Ada WNI jadi Korban Serangan

News | Senin, 22 Juli 2024 | 08:51 WIB

Peluncuran Kembali Sepatu Olimpiade Munich Picu Kontroversi, Bella Hadid Siap Seret Adidas ke Meja Hijau!

Peluncuran Kembali Sepatu Olimpiade Munich Picu Kontroversi, Bella Hadid Siap Seret Adidas ke Meja Hijau!

Lifestyle | Senin, 22 Juli 2024 | 09:40 WIB

Desak PBB Usir Israel dari Palestina, PKS: Segera Adili Benyamin Netanyahu Sebagai Penjahat Perang!

Desak PBB Usir Israel dari Palestina, PKS: Segera Adili Benyamin Netanyahu Sebagai Penjahat Perang!

News | Senin, 22 Juli 2024 | 08:10 WIB

Kelangkaan Pasokan Bahan Bakar dan Medis Terjadi di Rumah Sakit Kota Gaza

Kelangkaan Pasokan Bahan Bakar dan Medis Terjadi di Rumah Sakit Kota Gaza

News | Minggu, 21 Juli 2024 | 13:22 WIB

Serangan Udara Israel di Yaman Sebabkan 2 Orang Tewas dan 80 Terluka

Serangan Udara Israel di Yaman Sebabkan 2 Orang Tewas dan 80 Terluka

News | Minggu, 21 Juli 2024 | 10:28 WIB

Terkini

Rupiah Terkapar Lemah, Bos BI: Harus Yakin Tuhan yang Maha Kuasa Bersama Kita

Rupiah Terkapar Lemah, Bos BI: Harus Yakin Tuhan yang Maha Kuasa Bersama Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 17:46 WIB

Harga Beras Lagi Mahal di 111 Kota

Harga Beras Lagi Mahal di 111 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Buat IHSG Semakin Hancur, Anjlok 1,85% Hari Ini

Rupiah Buat IHSG Semakin Hancur, Anjlok 1,85% Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 17:09 WIB

RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar

RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 16:06 WIB

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB