Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

McDonald's Tumbang! Cetak Rekor Penjualan Terburuk

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 30 Juli 2024 | 18:01 WIB
McDonald's Tumbang! Cetak Rekor Penjualan Terburuk
Ilustrasi: McDonald's. (Shutterstock)

Suara.com - McDonald's melaporkan penurunan penjualan global untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun karena konsumen yang tertekan oleh inflasi mencari pilihan yang lebih murah dan mengurangi makan di luar.

Sejak April hingga Juni 2024, penjualan global McDonald's turun 1 persen, penurunan pertama sejak kuartal terakhir 2020 ketika pandemi COVID-19 dan pembatasan pemerintah memaksa bisnis tutup dan orang-orang tinggal di rumah.

Gerai makanan yang dioperasikan oleh pemegang lisensi ini mengalami penurunan lebih tajam dengan penjualan turun 1,3 persen. Penurunan ini dipengaruhi oleh sentimen konsumen yang lemah di Tiongkok dan boikot di Timur Tengah karena anggapan bahwa McDonald's mendukung Israel.

CEO McDonald's, Chris Kempczinski, mengatakan konsumen sekarang menjadi sangat selektif dalam pengeluaran mereka. Sebelumnya, McDonald's mendapatkan keuntungan dari konsumen yang beralih dari restoran yang lebih mahal ke jaringan makanan cepat saji ini.

"Kami melihat penurunan perdagangan, tetapi konsumen berpendapatan rendah lebih banyak yang meninggalkan pasar, makan di rumah, dan mencari cara lain untuk menghemat uang," kata Kempczinski dalam konferensi dengan para investor, dikutip dari Al Jazeera pada Selasa (30/7/2024).

Kempczinski menambahkan bahwa meskipun pelanggan masih menganggap McDonald's sebagai jaringan makanan cepat saji dengan nilai terbaik, perbedaan nilai dengan pesaing telah menyusut.

"Kami sedang berupaya memperbaikinya dengan cepat," katanya.

Para eksekutif menyebutkan bahwa tawaran makanan seharga $5 yang diluncurkan pada bulan Juni telah terjual melebihi ekspektasi, dan promosi ini akan diperpanjang di sebagian besar gerai AS setelah bulan Agustus.

"Kami bertekad untuk menghidupkan kembali pertumbuhan pangsa pasar di semua pasar utama kami terlepas dari kondisi pasar yang ada. Ini tidak akan terjadi dalam semalam, tetapi akan terjadi," kata Kempczinski.

Belakangan, McDonald's diboikot karena dianggap sebagai produk pendukung Israel. Gerakan boikot Israel dan boikot McDonald's menggema di belahan dunia. Salah satunya datang dari organisasi BDS yang secara keras memboikot McD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Dingin dengan Turki, Israel Desak NATO Lakukan Hal Ini, Kalau Tidak...

Perang Dingin dengan Turki, Israel Desak NATO Lakukan Hal Ini, Kalau Tidak...

News | Selasa, 30 Juli 2024 | 16:54 WIB

Warga Palestina Diperkosa Ramai-ramai oleh Tentara Israel, Korban Alami Pendarahan

Warga Palestina Diperkosa Ramai-ramai oleh Tentara Israel, Korban Alami Pendarahan

News | Selasa, 30 Juli 2024 | 16:03 WIB

Sebut Serangan di Golan Pembunuhan Mengerikan, Netanyahu Bersumpah Israel Lakukan Respon Keras

Sebut Serangan di Golan Pembunuhan Mengerikan, Netanyahu Bersumpah Israel Lakukan Respon Keras

News | Selasa, 30 Juli 2024 | 06:16 WIB

Terkini

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB