Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Solusi Finansial Ramah Lingkungan, bank bjb hadirkan bjb KKB Kendaraan Listrik

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Selasa, 06 Agustus 2024 | 14:27 WIB
Solusi Finansial Ramah Lingkungan, bank bjb hadirkan bjb KKB Kendaraan Listrik
Produk bjb Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) Kendaraan Listrik. (Dok: bank bjb)

Suara.com - Kendaraan listrik semakin populer di Indonesia seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan yang sehat dan kebutuhan akan kendaraan yang lebih efisien.

Tren ini didorong oleh berbagai keuntungan yang ditawarkan oleh kendaraan listrik, termasuk pengurangan emisi karbon, biaya operasional yang lebih rendah, dan dukungan pemerintah melalui insentif pajak.

Kendaraan listrik tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga ekonomis dalam jangka panjang. Pengguna dapat menghemat biaya bahan bakar hingga 70% dibandingkan dengan kendaraan konvensional.

Selain itu, perawatan kendaraan listrik cenderung lebih murah karena memiliki lebih sedikit komponen yang perlu diganti atau diperbaiki secara berkala.

Dalam rangka mendukung peningkatan penggunaan kendaraan listrik, bank bjb menawarkan Produk bjb Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) Kendaraan Listrik. Program ini memberikan fasilitas kredit bagi calon debitur yang ingin membeli mobil atau sepeda motor listrik baru dengan suku bunga kompetitif.

"Produk ini dirancang untuk memudahkan masyarakat memiliki kendaraan listrik, sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung kelestarian lingkungan," ujar Widi Hartoto, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb. Program ini berlaku mulai 19 Juli 2024 hingga 18 Juli 2025.

 "Dengan suku bunga efektif sebesar 3,5% flat per tahun untuk mobil dan 4% flat per tahun untuk sepeda motor, kami berharap dapat memberikan solusi finansial yang terjangkau bagi masyarakat," tambah Widi.

Selain suku bunga yang kompetitif, bank bjb juga menawarkan jangka waktu kredit yang fleksibel. Untuk pembelian mobil, jangka waktu kredit minimum adalah 12 bulan dan maksimum 60 bulan, sedangkan untuk sepeda motor, minimum 12 bulan dan maksimum 48 bulan. Fleksibilitas ini memungkinkan calon debitur untuk menyesuaikan pembayaran sesuai dengan kemampuan finansial mereka.

Proses pengajuan kredit di bank bjb juga dibuat semudah mungkin. bank bjb telah menyederhanakan prosedur pengajuan kredit agar lebih cepat dan efisien, sehingga calon debitur tidak perlu khawatir dengan birokrasi yang berbelit-belit. bank bjb juga menyediakan layanan konsultasi untuk membantu calon debitur memahami seluruh ketentuan dan keuntungan dari Produk bjb KKB Kendaraan Listrik.

Program ini menjadi kesempatan emas untuk dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan sekaligus menikmati berbagai manfaat dari kendaraan listrik.

“Jangan lewatkan promo ini dan segera kunjungi cabang bank bjb terdekat untuk informasi lebih lanjut kunjungi laman infobjb.id/kkb," ujar Widi.

Dengan berbagai keuntungan dan kemudahan yang ditawarkan, program kredit kendaraan listrik dari bank bjb diharapkan dapat mendorong lebih banyak orang untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

 "Kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat," tutup Widi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Honda, Nissan, dan Mitsubishi Bersatu Kembangkan Mobil Listrik: Siap Diadu dengan Toyota dan Mazda

Honda, Nissan, dan Mitsubishi Bersatu Kembangkan Mobil Listrik: Siap Diadu dengan Toyota dan Mazda

Otomotif | Sabtu, 03 Agustus 2024 | 14:15 WIB

Zero Tolerance to Fraud, BRI Laporkan Kasus Kredit Fiktif Libatkan Purnawirawan TNI

Zero Tolerance to Fraud, BRI Laporkan Kasus Kredit Fiktif Libatkan Purnawirawan TNI

Bri | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 16:30 WIB

BRI Apresiasi Proses Hukum Terkait Kasus Korupsi Kredit BRIGuna Bekang Kostrad Cibinong

BRI Apresiasi Proses Hukum Terkait Kasus Korupsi Kredit BRIGuna Bekang Kostrad Cibinong

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 12:03 WIB

Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp 5,7 Triliun di Paruh Pertama 2024

Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp 5,7 Triliun di Paruh Pertama 2024

Bisnis | Kamis, 01 Agustus 2024 | 08:40 WIB

BCA Syariah Cetak Laba Bersih Rp 89,4 Miliar di Semester I-2024

BCA Syariah Cetak Laba Bersih Rp 89,4 Miliar di Semester I-2024

Bisnis | Rabu, 31 Juli 2024 | 17:03 WIB

Naik 6,2%, Maybank Raih Cuan Rp 548 Miliar di Kuartal II-2024

Naik 6,2%, Maybank Raih Cuan Rp 548 Miliar di Kuartal II-2024

Bisnis | Rabu, 31 Juli 2024 | 11:21 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB