KLHK Tekankan Peran Penting Industri dan Masyarakat Cegah Kerusakan Lingkungan

Iwan Supriyatna

Senin, 12 Agustus 2024 | 12:28 WIB
KLHK Tekankan Peran Penting Industri dan Masyarakat Cegah Kerusakan Lingkungan
KLHK melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (Ditjen PPKL) menekankan pentingnya kolaborasi.

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (Ditjen PPKL) menekankan pentingnya kolaborasi. Upaya ini penting guna menghadirkan ekosistem yang baik bagi lingkungan, masyarakat hingga dunia usaha.

Terkait peran kolaborasi ini, Direktur Pengendalian Kerusakan Ekosistem Gambut (PKEG) KLHK Mohammad Noor Andi Kusumah, melihat menjadi satu unsur penting. Terutama jika melihat 10 tahun terakhir dalam penerapan kebijakan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Menurutnya, dengan kehadiran peran masyarakat dalam pengawasan akan berdampak lebih baik bagi pemerintah dan dunia usaha. Sebab, selama ini masyarakat yang paling merasakan langsung dampak pencemaran dan kerusakan lingkungan.

"Ketika kita pemerintah minta hanya dunia industri saja jangan mencemari lingkungan dengan baku mutu yang ada, tentu tidak terlalu efektif. Makanya juga diperlukan adanya kolaborasi dengan masyarakat. Salah satunya dengan menggandeng komunitas-komunitas lingkungan," ungkap Mohammad Noor Andi Kusumah dalam keterangannya, ditulis Senin (12/8/2024).

Dia menegaskan, kolaborasi pemerintah dengan masyarakat tidak hanya menyoroti peran dunia industri. Justru melalui kehadiran masyarakat maka kinerja pemerintah terkait kebijakan juga diawasi langsung.

Selain itu, KLHK juga mengapresiasi dunia industri yang semakin mendorong keberlanjutan, salah satunya terkait upaya pengurangan emisi karbon. KLHK mengapresiasi langkah PT Astra International Tbk atas inisiatif program eco-innovations dan inovasi sosial yang telah dijalankan untuk keberlanjutan bisnis dan kesejahteraan masyarakat.

Dari dunia usaha, PT Astra Internasional Tbk menyadari pentingnya kolaborasi sebagai unsur penting dari kehadiran inovasi berkelanjutan. Hal itu disampaikan Manager Decarbonization Astra Bima Krida Pamungkas dalam forum diskusi Festival LIKE 2.

Sejalan dengan KLHK, Astra dalam menjalankan industri berkelanjutan tidak hanya berkolaborasi dengan sesama industri melainkan juga menggandeng pemerintah dan masyarakat.

"Karena inovasi jika jalan sendiri tidak akan ada keberlanjutan, tentunya setelah inovasi harus ada kolaborasi dan terakhir adalah adaptasi dengan perubahan-perubahan yang ada," ujar Bima.

baca juga

Bentuk kolaborasi Astra dengan dunia industri, salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap atau panel surya. Proyek itu dikerjakan melalui kerja sama EPN dengan PT Indonesia Comnets Plus (PLN Icon Plus) anak usaha PLN. Selain itu, pengembangan alternatif energi baru juga dijalankan oleh Astra melalui Astra Agro Lestari dengan membangun methane capture untuk memanfaatkan gas biomethane sebagai internal burner. Astra juga melakukan investasi ramah lingkungan melalui United Tractors di bidang geothermal, hydropower dan waste to energy.

"Climate resilience is not an option. Tapi itu adalah kebutuhan bagi kita untuk bertahan di dunia yang senantiasa berubah" ungkap Bima.

Kemudian kolaborasi dengan masyarakat, Astra menghadirkan program Kampung Berseri Astra (KBA), yakni pengembangan masyarakat berbasis komunitas. Ada juga Desa Sejahtera Astra (DSA) yang bertujuan mendukung peningkatan perekonomian desa melalui penguatan komoditas.

Adapun capaian di 2023, Astra melalui program Green Energy telah menghemat ongkos produksi hingga Rp230 miliar. Termasuk mampu menghemat energi hingga 2.406 terajoule. Langkah ini sebagai upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 30 persen di 2030 sesuai program Astra 2030 Sustainability Aspiration.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salut! Sinergi Tim PPK Ormawa Unej dan Pemkab Jember pada Sosialisasi Rumah Peduli Iklim

Salut! Sinergi Tim PPK Ormawa Unej dan Pemkab Jember pada Sosialisasi Rumah Peduli Iklim

Your Say | Senin, 12 Agustus 2024 | 08:33 WIB

Penghargaan dari Menteri LHK Siti Nurbaya untuk Generasi Muda hingga Komunitas Lingkungan

Penghargaan dari Menteri LHK Siti Nurbaya untuk Generasi Muda hingga Komunitas Lingkungan

Lifestyle | Minggu, 11 Agustus 2024 | 19:50 WIB

Belajar Pelestarian Lingkungan di Festival LIKE 2

Belajar Pelestarian Lingkungan di Festival LIKE 2

Foto | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 21:06 WIB

Terkini

Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Tembus Rp106,48 Triliun, Rasio Gagal Bayar Makin Tinggi

Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Tembus Rp106,48 Triliun, Rasio Gagal Bayar Makin Tinggi

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 07:48 WIB

Sektor Pertanian Masih Jadi Penyelamat Lampung: Serap 2,14 Juta Tenaga Kerja

Sektor Pertanian Masih Jadi Penyelamat Lampung: Serap 2,14 Juta Tenaga Kerja

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 07:47 WIB

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:35 WIB

Review Godzilla Minus Zero: Ketika Teror Monster Menjadi Alegori Trauma

Review Godzilla Minus Zero: Ketika Teror Monster Menjadi Alegori Trauma

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 07:30 WIB

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:15 WIB

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kaltim | Jum'at, 06 November 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 07:04 WIB

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

×