Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PHK Massal Terus Terjadi, Jumlah Pengangguran di Indonesia Tembus 7,99 Juta

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 18 Agustus 2024 | 12:24 WIB
PHK Massal Terus Terjadi, Jumlah Pengangguran di Indonesia Tembus 7,99 Juta
Pekerja melintas di kawasan Perkantoran Sudirman, Jakarta, Selasa (28/5/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Buruh yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melonjak menjadi 44.195 orang hingga pertengahan Agustus ini. 

Angka ini meningkat dibandingkan data PHK dari Kementerian Ketenagakerjaan pada periode Januari-Juni 2024 yang mencatat 32.064 orang, serta 27.222 orang pada periode Januari-Mei 2024.

Berdasarkan data Kemnaker, jumlah PHK hingga 31 Juli 2024 tercatat mencapai 42.863 orang. Mayoritas PHK terjadi di sektor industri pengolahan, seperti tekstil, garmen, dan alas kaki, dengan total 22.356 orang.

“Per Juli 2024, dari total 42.863 orang yang terkena PHK, sektor industri pengolahan mendominasi dengan 22.356 orang, sedangkan sektor non-industri pengolahan mencatat 20.507 orang,” tertulis dalam data Kemnaker.

Berikut lima industri dengan jumlah PHK terbanyak per 31 Juli 2024:

Industri pengolahan: 22.356
Aktivitas jasa lainnya: 11.656
Pertanian, kehutanan, dan perikanan: 2.918
Pertambangan dan penggalian: 2.771
Perdagangan besar dan eceran: 1.902

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat masih ada 7,2 juta pengangguran di Indonesia hingga Februari 2024. Meskipun angkanya masih tinggi, jumlah ini turun 790 ribu orang dari periode yang sama pada 2023. Plt Kepala BPS, Amalia Widyasanti, menjelaskan bahwa tingginya angka pengangguran disebabkan oleh sebagian besar angkatan kerja yang belum terserap.

Secara keseluruhan, jumlah penduduk usia kerja di Indonesia mencapai 214 juta orang, dengan 149,38 juta di antaranya tercatat sebagai angkatan kerja. Namun, yang terserap atau bekerja hanya 142,18 juta orang.

Secara lebih rinci, jumlah pengangguran pada Februari 2024 ini merupakan yang terendah sejak Februari 2020, dengan penurunan menjadi 6,93 juta atau 4,94 persen.

Sejak saat itu, angka pengangguran terus menurun. Pada Februari 2023, pengangguran tercatat sebanyak 7,99 juta orang, lalu turun lagi menjadi 7,86 juta pada Agustus 2023.

Dari total 142,18 juta penduduk yang bekerja, 93,27 juta adalah pekerja penuh, 36,8 juta pekerja paruh waktu, dan 2,11 juta lainnya setengah pengangguran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badai PHK Memakan 44 Ribu Korban Sepanjang Agustus 2024, Jateng Paling Banyak

Badai PHK Memakan 44 Ribu Korban Sepanjang Agustus 2024, Jateng Paling Banyak

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 20:13 WIB

Era Prabowo, Jokowi Ingin 7,2 Juta Pengangguran Diatasi

Era Prabowo, Jokowi Ingin 7,2 Juta Pengangguran Diatasi

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 18:13 WIB

Bisakah Networking Membuka Pintu Kesempatan untuk Sarjana Menganggur?

Bisakah Networking Membuka Pintu Kesempatan untuk Sarjana Menganggur?

Your Say | Kamis, 15 Agustus 2024 | 14:50 WIB

Terkini

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB