Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Peluang Resesi Ekonomi AS Meningkat

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 28 Agustus 2024 | 13:14 WIB
Peluang Resesi Ekonomi AS Meningkat
UBS Global Wealth Management telah menaikkan peluang resesi AS menjadi 25% dari 20%.

Suara.com - UBS Global Wealth Management telah menaikkan peluang resesi AS menjadi 25% dari 20%. Hal itu dengan alasan pelemahan yang berasal dari pertumbuhan lapangan kerja yang lebih rendah dan data pengangguran Juli yang memicu kekhawatiran akan terjadinya penurunan.

Mengutip Reuters, Rabu (28/8/2024) perusahaan pialang tersebut dalam sebuah catatan mempertahankan asumsi dasar bahwa ekonomi akan mengalami soft landing dengan belanja konsumen yang secara luas menentukan lintasan pertumbuhan. Namun, perusahaan tersebut menyebut prospeknya tidak jelas.

Awal bulan ini, JP Morgan menaikkan peluang resesi AS pada akhir tahun menjadi 35% dengan alasan meredanya tekanan pasar tenaga kerja, sementara Goldman Sachs menurunkan kemungkinan terjadinya resesi dalam 12 bulan ke depan menjadi 20%.

Minggu lalu, Departemen Tenaga Kerja AS telah menurunkan estimasi total lapangan kerja sebesar 818.000 untuk periode April 2023 hingga Maret 2024, yang berarti pengusaha AS telah menambah jumlah pekerjaan yang jauh lebih sedikit daripada yang dilaporkan pada tahun tersebut hingga Maret.

Hal ini terjadi setelah tingkat pengangguran AS melonjak ke level tertinggi hampir tiga tahun sebesar 4,3% pada Juli di tengah perlambatan signifikan dalam perekrutan, yang menimbulkan kekhawatiran bahwa pasar tenaga kerja memburuk dan berpotensi membuat ekonomi rentan terhadap resesi.

Ekspektasi untuk penurunan suku bunga hingga 50 basis poin dalam pertemuan Federal Reserve AS di September telah meningkat, dengan Ketua Jerome Powell mengisyaratkan dalam pidatonya di Jackson Hole Jumat lalu bahwa 'waktunya telah tiba' untuk menurunkan suku bunga.

"Dengan kelebihan tabungan yang terkumpul selama pandemi yang telah habis, pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan akan menjadi penting untuk menjaga peningkatan pengeluaran, karena tingkat tabungan yang stabil mungkin merupakan yang terbaik yang dapat kita harapkan," kata Ekonom Senior AS di UBS Brian Rose.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akselerasi UMKM dan Ekonomi Kreatif, bank bjb Dukung Gelaran West Java Festival 2024

Akselerasi UMKM dan Ekonomi Kreatif, bank bjb Dukung Gelaran West Java Festival 2024

Bisnis | Rabu, 28 Agustus 2024 | 11:19 WIB

Ketegangan Iran vs Amerika Serikat Meningkat, Ayatollah: Jangan Percaya Pada Musuh

Ketegangan Iran vs Amerika Serikat Meningkat, Ayatollah: Jangan Percaya Pada Musuh

News | Rabu, 28 Agustus 2024 | 10:42 WIB

Telegram Jadi Juara Baru di App Store Prancis dan AS, Ini Penyebabnya

Telegram Jadi Juara Baru di App Store Prancis dan AS, Ini Penyebabnya

News | Selasa, 27 Agustus 2024 | 13:48 WIB

Terkini

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:33 WIB

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:03 WIB

Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi

Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:54 WIB

99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!

99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:44 WIB