Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Begini Cara BUMN Tingkatkan Mutu Layanan Logistik dan Hinterland

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 29 Agustus 2024 | 06:46 WIB
Begini Cara BUMN Tingkatkan Mutu Layanan Logistik dan Hinterland
PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) membuka layanan multimoda jalur baru Belawan – Pematang Siantar di Sumatera Utara. (Istimewa)

Suara.com - Dalam rangka meningkatkan mutu layanan logistik dan hinterland bagi para pengguna jasa, PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) sebagai Subholding BUMN Kepelabuhanan Pelindo mengundang para pengguna jasa melalui kegiatan SPSL Customer Hearing Tahun 2024 yang dilaksanakan di Bandung pada 15-16 Agustus 2024 lalu.

Kegiatan ini merupakan acara tahunan yang dilakukan oleh SPSL sebagai apresiasi kepada para key customers sekaligus berdiskusi untuk berbagai masukan, saran, bahkan menerima keluhan dari para pengguna jasa.

Direktur Komersial dan Teknik SPSL, Ruri I. Rachmaputri menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kepercayaan seluruh pengguna jasa yang telah setia memilih SPSL Group sebagai mitra logistiknya. Ia menjelaskan ada customer sudah bermitra dengan SPSL Group lebih dari 10 tahun.

"Program SPSL Customer Hearing Tahun 2024 merupakan wujud komitmen perusahaan untuk pelayanan yang lebih baik, serta meningkatkan customer experience dalam berinteraksi dengan SPSL Group. Melalui program ini, kami bisa mengetahui langsung kebutuhan, saran, dan keluhan para pengguna jasa guna meningkatkan kualitas pelayanan ke depan. Kami menyadari bahwa pengguna jasa adalah mitra sekaligus konsultan terbaik bagi SPSL dan Pelindo Group dalam meningkatkan dan mengembangkan layanan,” ujar Ruri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/8/2024).

Ruri menjelaskan, SPSL Customer Hearing 2024 tersebut dilaksanakan dengan melibatkan para pengguna jasa SPSL berikut anak perusahaannya. Upaya tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi pelayanan perusahaan. Semua umpan balik dari pengguna jasa akan dievaluasi secara menyeluruh untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh SPSL. 

"Masukan dan keluhan dari para pengguna jasa akan dijadikan dasar untuk program peningkatan layanan kepada customer kami yang kemudian diintegrasikan dalam rencana kerja perusahaan. Tujuannya adalah menciptakan pelayanan yang unggul untuk memastikan kepuasan para pengguna jasa," ucap Ruri.

Pada kesempatan customer hearing tersebut, para pengguna jasa menyampaikan saran dan pendapat untuk perbaikan layanan.

Salah satunya disampaikan oleh Maftuh dari PT Nustrans Anugerah Makmur (Saraswanti) yang mengapresiasi kinerja SPSL Group. "Kerjasama antara PT Multi Terminal Indonesia (PT MTI) sebagai SPSL Group dengan perusahaan kami sudah berjalan, para personil di lapangan sangat helpful, dan ketika terdapat kendala, pihak PT MTI sangat proaktif untuk membantu,” ujar Maftuh.

Sementara itu, Zainal dari PT Indo Container Lines menyatakan bahwa pelayanan operasional SPSL Group sudah baik, kendati demikian ia mengharapkan kedepannya terus ada peningkatan pelayanan yang terintegrasi, serta perlu dilakukan perbaikan infrastruktur, sarana, dan prasarana untuk meningkatkan layanan.

Rizal dari PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Belawan menyatakan bahwa pelayanan Multimoda yang diselenggarakan PT Prima Indonesia Logistik (PT PIL) dari Belawan ke Kuala Tanjung berdampak positif pada efisiensi biaya SPIL dalam kegiatan reposisi petikemas kosong ke Kuala Tanjung. Rizal berharap layanan ini dapat dipertahankan dan dikembangkan oleh PT PIL ke depannya.

Ruri pun kembali menegaskan bahwa SPSL akan terus meningkatkan kinerja dan layanan logistiknya guna mencapai service excellence and experience yang optimal bagi para pengguna jasa. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengadopsi sistem teknologi untuk mendukung orkestrasi layanan logistik.

Dengan berbagai langkah inovatif yang telah diterapkan, SPSL berharap dapat menghadapi tantangan logistik global dengan lebih baik dan memastikan bahwa para pengguna jasa mendapatkan layanan terbaik sesuai dengan kebutuhan mereka. "Kami percaya bahwa dengan dukungan teknologi, dapat memberikan solusi logistik yang lebih efisien, efektif, dan responsif, serta dapat meningkatkan kepuasan pengguna jasa," tambah Ruri.

Saat ini, SPSL yang memposisikan diri sebagai port based logistics provider juga tengah melakukan perbaikan sistem layanan logistik yang mencakup penyiapan ‘customer portal’ untuk integrasi sistem layanan, termasuk untuk layanan pergudangan, lapangan, transportasi, serta value added service lainnya. Portal ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses dan transparansi bagi pengguna jasa dalam memantau dan mengelola layanan logistik yang mereka gunakan.

”Dengan terus berinovasi dan mengutamakan kepuasan para pengguna jasa, SPSL bertekad untuk menjadi mitra logistik terpercaya yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan perdagangan di Indonesia,” tutup Ruri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Andalkan Yayasan BUMN Buat Perangi Stunting

Erick Thohir Andalkan Yayasan BUMN Buat Perangi Stunting

Bisnis | Rabu, 28 Agustus 2024 | 16:30 WIB

10 Tahun Jokowi, BUMN Karya Kolaps Karena Proyek 'Paksaan'

10 Tahun Jokowi, BUMN Karya Kolaps Karena Proyek 'Paksaan'

Bisnis | Rabu, 28 Agustus 2024 | 15:33 WIB

Hubungan Petinggi E-commerce yang Berikan Fasilitas Jet Pribadi Erina-Kaesang dengan Kasus Monopoli Logistik

Hubungan Petinggi E-commerce yang Berikan Fasilitas Jet Pribadi Erina-Kaesang dengan Kasus Monopoli Logistik

Bisnis | Selasa, 27 Agustus 2024 | 11:45 WIB

Terkini

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB