Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Kinerja Sektor Konstruksi Menunjukkan Tren Positif Dalam Beberapa Tahun Terakhir

Iwan Supriyatna

Senin, 02 September 2024 | 12:10 WIB
Kinerja Sektor Konstruksi Menunjukkan Tren Positif Dalam Beberapa Tahun Terakhir
Ilustrasi konstruksi bangunan. [Istimewa]

Suara.com - Badan Pengurus Pusat (BPP) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) optimistis pertumbuhan sektor konstruksi akan tetap terjaga selama pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 27 November 2024.

Ketua Umum BPP Gapensi Andi Rukman Karumpa mengatakan Indonesia memiliki pengalaman panjang dan terbukti berhasil melalui sejumlah tahapan pemilu maupun pilkada dengan baik.

"Dari sejumlah kontestasi politik sebelumnya pun terbukti tidak menghambat laju kinerja konstruksi," ujar Andi ditulis Senin (2/8/2024).

Pria kelahiran Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan itu meyakini pembangunan infrastruktur tetap akan berjalan di masa pilkada serentak.

Gapensi, sambung Andi, pun akan terus mendukung upaya pemerintah dalam melanjutkan kerja-kerja di sektor infrastruktur yang berdampak besar bagi perekonomian bangsa, termasuk saat gelaran pilkada serentak.

"Proses pembangunan infrastruktur tidak akan berhenti saat pilkada. Anggota Gapensi berkomitmen untuk mengerjakan dan menyelesaikan sejumlah program pembangunan infrastruktur," ucap pria yang akrab disapa ARN tersebut.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Keluarga Massenrempulu (DPP-HIKMA) periode 2021-2026 itu menyampaikan eksistensi sektor konstruksi sangat penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), lanjut Andi, sektor konstruksi mengalami pertumbuhan sebesar 7,29 persen pada kuartal II 2024.

Andi yang pernah menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia itu memaparkan tren pertumbuhan sektor konstruksi terjaga dengan baik sejak kuartal II 2023 yang tumbuh 5,23 persen, kemudian tumbuh sebesar 6,39 persen pada kuartal III 2023, dan terus menanjak hingga 7,68 persen di kuartal IV 2023.

"Kami optimistis sektor konstruksi akan terus bertumbuh meski ada pilkada serentak. Kalau kita lihat, masih cukup banyak target proyek pembangunan yang harus diselesaikan hingga akhir tahun ini," ucap pengusaha nasional yang malang melintang di berbagai forum nasional dan internasional tersebut.

Andi juga meyakini para calon kepala daerah punya concern terhadap sektor konstruksi dalam visi dan misinya. Menurut Andi, para calon kepala daerah memandang sektor konstruksi sebagai hal yang krusial dalam merealisasikan janji untuk membangun daerah dan juga meningkatkan pembukaan lapangan kerja.

"Kami dari BPP, DPD, dan DPC Gapensi akan mendukung dan berkolaborasi dalam menyukseskan program-program pembangunan infrastruktur para kepala daerah terpilih nantinya," kata Andi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SIG dan Kementerian PUPR Tingkatkan Kompetensi Pekerja Proyek IKN

SIG dan Kementerian PUPR Tingkatkan Kompetensi Pekerja Proyek IKN

Bisnis | Selasa, 27 Agustus 2024 | 06:27 WIB

PUPR Pastikan Para Pekerja Konstruksi Proyek IKN Bersertifikat

PUPR Pastikan Para Pekerja Konstruksi Proyek IKN Bersertifikat

Bisnis | Minggu, 11 Agustus 2024 | 17:09 WIB

Aktivitas Konstruksi di IKN Saat HUT ke-79 RI Ditiadakan, Pekerja Proyek Tidak Dipulangkan

Aktivitas Konstruksi di IKN Saat HUT ke-79 RI Ditiadakan, Pekerja Proyek Tidak Dipulangkan

Bisnis | Sabtu, 06 Juli 2024 | 08:57 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB