Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Jurus Keponakan Prabowo Tarik Setoran Pajak Rp 2.189,3 Triliun di 2025

Achmad Fauzi

Senin, 09 September 2024 | 15:50 WIB
Jurus Keponakan Prabowo Tarik Setoran Pajak Rp 2.189,3 Triliun di 2025
Wakil Menteri Keuangan II, Thomas Djiwandono saat konferensi pers di Gedung Kementerian Keuangan di Jakarta, Kamis (18/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono mengungkapkan cara dirinya mengumpulkan setoran pajak untuk negara sebanyak Rp 2.189,3 triliun di 2025.

Keponakan Presiden terpilih Prabowo Subianto ini akan memperkuat sistem dalam penagihan setoran pajak, misalnya implementasi coretax system. Dalam memperkuat sistem tersebut, dianggarkan dana sebesar Rp 549,39 miliar

"Seiring dengan deployment coretax system tersebut, diperlukan penguatan SDM melalui pengangkatan dan pelatihan jafung, penguatan IT support dan maintenance, perbaikan proses bisnis dan penguatan regulasi dengan alokasi sebesar Rp 549,39 miliar," ujar Thomas dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2024).

Selanjutnya, Thomas juga akan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak yang bersinggungan dengan penerimaan negara. Kemudian, pihaknya akan memperkuat organisasi dan sumber daya manusia (SDM) di bidang perpajakan.

Setelah itu, Thomas akan mempebaiki proses bisnis, di mana memprioritaskan pengawasan atas wajib pajak. Lalu, IT untuk pengumpulan data juga akan diperkuat, serta memperkuat regulasi.

"Untuk tahun anggaran 2025 target penerimaan pajak ditetapkan sebesar Rp 2.189,3 triliun," kata Thomas.

Menurut Thomas, penerimaan pajak diklaimnya terus mengalami peningkatan dari sisi realisasi tahun ke tahun. Dia menyebut, 2023 realisasinya mencapai Rp 1.867 triliun atau 102,73% dari target dan tahun ini ditargetkan mencapai Rp 1.988,88 triliun.

"Adapun juga penguatan di bidang IT dan data, regulasi organisasi dan SDM, pengawasan dan pengendalian internal, serta kolaborasi di bidang penerimaan negara yang efektif berupa joint program antara DJP dan DJBC," pungkas Thomas.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susu Sapi Tak Cukup, Pemerintah Mau Pakai 'Susu Ikan' untuk Dukung Janji Prabowo

Susu Sapi Tak Cukup, Pemerintah Mau Pakai 'Susu Ikan' untuk Dukung Janji Prabowo

Bisnis | Senin, 09 September 2024 | 11:58 WIB

Target Ekonomi 8 Persen Prabowo Terancam Gagal Jika Masalah Satu Ini Tidak Teratasi

Target Ekonomi 8 Persen Prabowo Terancam Gagal Jika Masalah Satu Ini Tidak Teratasi

Bisnis | Jum'at, 06 September 2024 | 19:47 WIB

Jelang Prabowo Dilantik, Dana Pasar Modal Kian Deras Mengalir

Jelang Prabowo Dilantik, Dana Pasar Modal Kian Deras Mengalir

Bisnis | Jum'at, 06 September 2024 | 19:13 WIB

Terkini

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB