Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

Pencapaian Rendemen Harian Tertinggi PG Krebet Baru Menuju 10% Akan Sejahterakan Petani

Iwan Supriyatna

Selasa, 10 September 2024 | 17:21 WIB
Pencapaian Rendemen Harian Tertinggi PG Krebet Baru Menuju 10% Akan Sejahterakan Petani
Holding BUMN Pangan ID FOOD berhasil meningkatkan kinerja pabrik gulanya pada musim giling tahun 2024 ini.

Suara.com - Guna mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada gula nasional, Holding BUMN Pangan ID FOOD berhasil meningkatkan kinerja pabrik gulanya pada musim giling tahun 2024 ini.

Hal tersebut ditandai dengan peningkatan capaian rendemen pabrik gula PT PG Rajawali I unit PG Krebet Baru anak usaha ID FOOD yang telah mendekati 10%.

Direktur Utama ID FOOD Sis Apik Wijayanto mengatakan, di tengah aktivitas giling tebu yang saat ini masih berjalan, pabrik gula ID FOOD telah mencatatkan peningkatan rendemen dan produksi gula dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya di periode yang sama.

“Salah satu anak usaha ID FOOD yaitu PT PG Rajawali I Unit PG Krebet Baru yang beroperasi di wilayah Jawa Timur pada awal September ini berhasil mencatatkan rendemen mendekati 10%. Capaian ini tentunya menjadi torehan positif, mengingat semakin tinggi rendemen maka produktivitas gula yang dihasilkan juga akan semakin tinggi,” ujar Sis Apik ditulis Selasa (10/9/2024).

Sis Apik menyebutkan, sebagai perbandingan, capaian rendemen hingga mendekati 10% ini jauh lebih baik dibanding musim giling tahun 2023 lalu. Sehingga dapat dikatakan pada tahun 2024 ini terjadi peningkatan capaian rendemen yang signifikan dibanding tahun lalu.

Ia menuturkan, peningkatan rendemen ini tidak terlepas dari upaya perusahaan melakukan pembinaan kepada mitra koperasi dan petani tebu untuk menerapkan tebu bersih dalam proses penebangan, penyortiran, dan pengiriman ke pabrik gula.

“Kualitas tebu yang baik menjadi kunci bagi perolehan rendemen yang tinggi,” sebutnya.

Melalui peningkatan rendemen ini, Sis Apik menambahkan, produksi gula PT PG Rajawali I juga turut mengalami peningkatan.

Sampai dengan Semester I 2024 ini, PG Rajawali I yang memiliki 2 pabrik di Madiun dan Malang ini telah memproduksi gula sebanyak 87 ribu ton, lebih tinggi atau tercapai 101% terhadap perolehan di tahun 2023 pada periode yang sama.

baca juga

“Kami optimis di akhir musim giling PT PG Rajawali I dapat mencapai produksi gula sesuai target. ID FOOD sendiri menargetkan produksi gula pada tahun 2024 ini sebesar 296 ribu ton, jumlah tersebut dikontribusikan dari 3 anak perusahaan yang bergerak di industri gula yaitu PT PG Rajawali I dan PT PG Candi Baru di Jawa Timur dan PT PG Rajawali II di Jawa Barat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sis Apik mengatakan, peningkatan capaian rendemen ini tentunya disambut baik oleh para stakeholders perusahaan, khususnya mitra petani tebu.

Pasalnya, semakin tinggi rata-rata rendemen maka semakin besar pula kontribusi yang dapat diberikan pabrik gula kepada mitra petani tebu, mengingat perusahaan menerapkan pembelian tebu berdasarkan potensi rendemen.

“Semakin baik rendemen pabrik gula menunjukkan efektifitas, efisiensi, serta kualitas proses produksi dari on farm hingga off farm, sehingga berdampak pada peningkatan kebermanfaatan yang dapat berikan perusahaan bagi para mitra petani tebu. Kami harap ini semakin mendorong peningkatan kesejahteraan petani tebu sehingga minat masyarakat menanam tebu semakin tinggi,” ungkapnya.

Ia kemudian menegaskan, di masa giling tebu tahun ini yang masih berjalan, perusahaan berkomitmen untuk menggenjot semaksimal mungkin produksi 6 pabrik gula yang dikelola 3 anak perusahaan ID FOOD.

“Di sisa masa giling ini kami terus fokus memaksimalkan produksi gula 6 PG ID FOOD agar dapat mencapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Menurut Sis Apik, mencapai produksi gula konsumsi yang tinggi dan terus meningkat sangat penting bagi ID FOOD sebagai Holding Pangan yang dibentuk pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan.

Sejumlah langkah strategis telah dijalankan diantaranya meningkatkan pasokan bahan baku tebu dari mitra petani tebu rakyat dan mengoptimalkan kapasitas giling pabrik gula.

“Sebagai BUMN Pangan dengan industri gula yang menjadi lini bisnis terbesarnya, maka sangat penting bagi ID FOOD meningkatkan produksi gulanya dari tahun ke tahun. Sehingga dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita swasembada gula nasional yang telah dicanangkan pemerintah melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel),” terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Buah Sri Mulyani Buka Suara Soal Kondisi Inflasi RI, Dia Bilang Begini

Anak Buah Sri Mulyani Buka Suara Soal Kondisi Inflasi RI, Dia Bilang Begini

Bisnis | Rabu, 04 September 2024 | 10:45 WIB

Berdayakan Petani, Bank Mandiri Hadirkan Fasilitas Pengolahan Beras di Bali

Berdayakan Petani, Bank Mandiri Hadirkan Fasilitas Pengolahan Beras di Bali

Bisnis | Minggu, 01 September 2024 | 08:06 WIB

Pupuk Indonesia Apresiasi Petani Inspiratif Sebagai Pahlawan Pangan

Pupuk Indonesia Apresiasi Petani Inspiratif Sebagai Pahlawan Pangan

Bisnis | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 11:37 WIB

Terkini

Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa

Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya

Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:06 WIB

3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless

3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB

6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup

6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama

How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Keberuntungan Zodiak 17 Agustus, Cek Peruntungan Hari Ini

Keberuntungan Zodiak 17 Agustus, Cek Peruntungan Hari Ini

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

7 Menu Sarapan Sehat agar Kuat Berdiri dan Tidak Lemas saat Upacara 17 Agustus

7 Menu Sarapan Sehat agar Kuat Berdiri dan Tidak Lemas saat Upacara 17 Agustus

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Gempa M7,7 Nagekeo NTT Simpan Bahaya Tersembunyi, Ahli ITB Ungkap Potensi Pengulangan Sejarah

Gempa M7,7 Nagekeo NTT Simpan Bahaya Tersembunyi, Ahli ITB Ungkap Potensi Pengulangan Sejarah

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:35 WIB

×