Pencapaian Rendemen Harian Tertinggi PG Krebet Baru Menuju 10% Akan Sejahterakan Petani

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 10 September 2024 | 17:21 WIB
Pencapaian Rendemen Harian Tertinggi PG Krebet Baru Menuju 10% Akan Sejahterakan Petani
Holding BUMN Pangan ID FOOD berhasil meningkatkan kinerja pabrik gulanya pada musim giling tahun 2024 ini.

Suara.com - Guna mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada gula nasional, Holding BUMN Pangan ID FOOD berhasil meningkatkan kinerja pabrik gulanya pada musim giling tahun 2024 ini.

Hal tersebut ditandai dengan peningkatan capaian rendemen pabrik gula PT PG Rajawali I unit PG Krebet Baru anak usaha ID FOOD yang telah mendekati 10%.

Direktur Utama ID FOOD Sis Apik Wijayanto mengatakan, di tengah aktivitas giling tebu yang saat ini masih berjalan, pabrik gula ID FOOD telah mencatatkan peningkatan rendemen dan produksi gula dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya di periode yang sama.

“Salah satu anak usaha ID FOOD yaitu PT PG Rajawali I Unit PG Krebet Baru yang beroperasi di wilayah Jawa Timur pada awal September ini berhasil mencatatkan rendemen mendekati 10%. Capaian ini tentunya menjadi torehan positif, mengingat semakin tinggi rendemen maka produktivitas gula yang dihasilkan juga akan semakin tinggi,” ujar Sis Apik ditulis Selasa (10/9/2024).

Sis Apik menyebutkan, sebagai perbandingan, capaian rendemen hingga mendekati 10% ini jauh lebih baik dibanding musim giling tahun 2023 lalu. Sehingga dapat dikatakan pada tahun 2024 ini terjadi peningkatan capaian rendemen yang signifikan dibanding tahun lalu.

Ia menuturkan, peningkatan rendemen ini tidak terlepas dari upaya perusahaan melakukan pembinaan kepada mitra koperasi dan petani tebu untuk menerapkan tebu bersih dalam proses penebangan, penyortiran, dan pengiriman ke pabrik gula.

“Kualitas tebu yang baik menjadi kunci bagi perolehan rendemen yang tinggi,” sebutnya.

Melalui peningkatan rendemen ini, Sis Apik menambahkan, produksi gula PT PG Rajawali I juga turut mengalami peningkatan.

Sampai dengan Semester I 2024 ini, PG Rajawali I yang memiliki 2 pabrik di Madiun dan Malang ini telah memproduksi gula sebanyak 87 ribu ton, lebih tinggi atau tercapai 101% terhadap perolehan di tahun 2023 pada periode yang sama.

“Kami optimis di akhir musim giling PT PG Rajawali I dapat mencapai produksi gula sesuai target. ID FOOD sendiri menargetkan produksi gula pada tahun 2024 ini sebesar 296 ribu ton, jumlah tersebut dikontribusikan dari 3 anak perusahaan yang bergerak di industri gula yaitu PT PG Rajawali I dan PT PG Candi Baru di Jawa Timur dan PT PG Rajawali II di Jawa Barat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sis Apik mengatakan, peningkatan capaian rendemen ini tentunya disambut baik oleh para stakeholders perusahaan, khususnya mitra petani tebu.

Pasalnya, semakin tinggi rata-rata rendemen maka semakin besar pula kontribusi yang dapat diberikan pabrik gula kepada mitra petani tebu, mengingat perusahaan menerapkan pembelian tebu berdasarkan potensi rendemen.

“Semakin baik rendemen pabrik gula menunjukkan efektifitas, efisiensi, serta kualitas proses produksi dari on farm hingga off farm, sehingga berdampak pada peningkatan kebermanfaatan yang dapat berikan perusahaan bagi para mitra petani tebu. Kami harap ini semakin mendorong peningkatan kesejahteraan petani tebu sehingga minat masyarakat menanam tebu semakin tinggi,” ungkapnya.

Ia kemudian menegaskan, di masa giling tebu tahun ini yang masih berjalan, perusahaan berkomitmen untuk menggenjot semaksimal mungkin produksi 6 pabrik gula yang dikelola 3 anak perusahaan ID FOOD.

“Di sisa masa giling ini kami terus fokus memaksimalkan produksi gula 6 PG ID FOOD agar dapat mencapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Buah Sri Mulyani Buka Suara Soal Kondisi Inflasi RI, Dia Bilang Begini

Anak Buah Sri Mulyani Buka Suara Soal Kondisi Inflasi RI, Dia Bilang Begini

Bisnis | Rabu, 04 September 2024 | 10:45 WIB

Berdayakan Petani, Bank Mandiri Hadirkan Fasilitas Pengolahan Beras di Bali

Berdayakan Petani, Bank Mandiri Hadirkan Fasilitas Pengolahan Beras di Bali

Bisnis | Minggu, 01 September 2024 | 08:06 WIB

Pupuk Indonesia Apresiasi Petani Inspiratif Sebagai Pahlawan Pangan

Pupuk Indonesia Apresiasi Petani Inspiratif Sebagai Pahlawan Pangan

Bisnis | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 11:37 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB