Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tanjung Gerem Transpalansi Terumbu Karang

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 25 September 2024 | 18:55 WIB
Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tanjung Gerem Transpalansi Terumbu Karang
PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tanjung Gerem berfokus pada pelestarian terumbu karang di Desa Sukarame.

Suara.com - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Fuel Terminal (FT) Tanjung Gerem meluncurkan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yaitu Pulau Terapung Ponton HDPE (High Density Polyethylene) dan Rumah Atraktor Cumi di Desa Sukarame, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Peresmian program ini dihadiri oleh Kepala Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Serang (PSPL) Santoso Budi Widiarto, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten yang diwakili oleh Arif, Camat Carita Yadi Pribadi, Kepala Desa Sukarame Endang Tresna Jaya, Kapolsek Carita Turip, Ketua Konservasi Alam Bawah Laut Sukarame Arip, serta Kelompok Nelayan dan Pengusaha Boat.

Kelompok Konservasi Alam Bawah Laut (KABL) Sukarame sebagai binaan PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tanjung Gerem berfokus pada pelestarian terumbu karang di Desa Sukarame yang memiliki potensi wisata laut sebagai sumber penghasilan utama warganya.

Namun, seiring berkembang pesat menjadi destinasi wisata muncul ancaman terhadap ekosistem bawah laut yang mendorong pelaksanaan program konservasi ini.

Oleh karena itu, pada tahun ini Pertamina Tanjung Gerem memberikan kontribusi nyata melalui pengadaan Pulau Terapung Ponton HDPE dan Rumah Atraktor Cumi sebagai bagian dari Program Konservasi Alam Bawah Laut.

Rumah Atraktor Cumi akan menjadi titik bertemunya berbagai spesies ikan dan organisme laut lainnya, sekaligus memberikan kesempatan bagi para penyelam dan pengunjung untuk dapat menikmati keindahan bawah laut yang luar biasa.

Program ini juga memiliki kegiatan utama yaitu transplantasi terumbu karang dengan sistem tancap. Sistem tancap merupakan metode rehabilitasi ekosistem terumbu karang, dimana melibatkan penanaman fragmen karang pada substrat yang telah disiapkan. Kegiatan tersebut dilakukan guna meningkatkan kelangsungan hidup serta memulihkan pertumbuhan karang yang telah mengalami kerusakan.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Barat PT Patra Niaga, Eko Kristiawan menyampaikan bahwa Pulau Terapung ini tidak hanya menjadi inovasi ramah lingkungan, tetapi juga simbol komitmen Pertamina untuk melindungi ekosistem laut yang makin terancam oleh aktivitas manusia. Hal ini pun juga sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

“Kami berharap, melalui inisiatif ini, tidak hanya akan terjadi peningkatan kualitas habitat bagi berbagai spesies laut, namun juga tercipta keseimbangan ekosistem perairan yang lebih baik. Upaya ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin ke-14, yaitu ‘Kehidupan Bawah Air’. Dengan berjalannya program ini, kami turut berkontribusi pada pencapaian target global dalam menjaga keanekaragaman hayati laut dan mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir,” ucap Eko ditulis Rabu (25/9/2024).

Eko Kristiawan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atau stakeholders yang telah terlibat, baik di tingkat pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, para LSM hingga Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten atas dukungannya kepada program-program yang telah dilaksanakan.

“Kami sangat menyadari bahwa pelestarian lingkungan, khususnya pada ekosistem laut, adalah tanggung jawab bersama dan memerlukan komitmen serta kerja sama yang berkelanjutan. Kami percaya, setiap aksi kecil yang kita ambil hari ini dapat membawa pengaruh besar di masa yang akan datang. Maka dari itu, kami bertekad untuk terus melibatkan masyarakat beserta semua pemangku kepentingan dalam program konservasi kami. Dengan kegiatan ini, bersama-sama kita dapat mewujudkan dampak positif bagi kehidupan laut serta memastikan bahwa generasi selanjutnya juga bisa menikmati kekayaan dan keindahan alam yang kita cintai,” tutup Eko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut MotoGP Mandalika, Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Stok BBM 5 Kali Lipat Konsumsi Normal

Sambut MotoGP Mandalika, Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Stok BBM 5 Kali Lipat Konsumsi Normal

Bisnis | Minggu, 22 September 2024 | 15:40 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Komitmen Implementasikan ESG untuk Mencapai SDG's

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Komitmen Implementasikan ESG untuk Mencapai SDG's

Bisnis | Jum'at, 20 September 2024 | 19:14 WIB

Pertamina Patra Niaga Gandeng SGI dan Bell Textron Inc Tingkatkan Penggunaan SAF untuk Dekarbonisasi Helikopter

Pertamina Patra Niaga Gandeng SGI dan Bell Textron Inc Tingkatkan Penggunaan SAF untuk Dekarbonisasi Helikopter

Bisnis | Jum'at, 20 September 2024 | 06:00 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB