Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Daftar 12 Kreditur yang Kejar Utang Triliunan Rupiah ke Grup Media Bakrie

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 09 Oktober 2024 | 12:04 WIB
Daftar 12 Kreditur yang Kejar Utang Triliunan Rupiah ke Grup Media Bakrie
Presiden Direktur PT Visi Media Asia Tbk Anindya Bakrie.

Suara.com - Grup Media Bakrie, yang menaungi sejumlah stasiun televisi ternama di Indonesia, tengah menghadapi tantangan keuangan yang cukup serius.

Hal ini terlihat dari pengajuan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh sejumlah kreditur kepada empat perusahaan media milik grup tersebut.

Grup Media Bakrie yang telah lama dikenal sebagai salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia terancam bangkrut karena PKPU yang dialami empat perusahaan afiliasinya.

Perusahaan-perusahaan yang diajukan PKPU tersebut antara lain PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV), dan PT Lativi Mediakarya (tvOne).

Total tagihan utang yang diajukan oleh 12 kreditur kepada keempat perusahaan ini mencapai angka yang cukup fantastis, yakni Rp8,79 triliun.  

Majelis hakim pun telah memberikan waktu 45 hari untuk membayar tagihan utang sebesar Rp 8,7 triliun, berdasarkan rapat permusyawaratan pada Jumat, 20 September 2024 di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa terdapat 12 kreditur yang mengajukan permohonan PKPU.

Lantas siapa saja mereka?

1. Arkkan Opportunities Fund Ltd memiliki tagihan utang kepada Grup Media Bakrie mencapai Rp1,28 triliun.
2. Best Investments (Delaware) LLC memiliki tagihan utang kepada Grup Media Bakrie mencapai Rp1,15 triliun
3. Credit Suisse AG, Singapore Branch memiliki tagihan utang kepada Grup Media Bakrie mencapai Rp3,50 triliun
4. CVI AA Lux Securities Sarl memiliki tagihan utang kepada Grup Media Bakrie mencapai Rp30 miliar
5. CVI CHVF Lux Securities Sarl memiliki tagihan utang kepada Grup Media Bakrie mencapai Rp10 miliar
6. CVIC Lux Securities memiliki tagihan utang kepada Grup Media Bakrie mencapai Rp430 miliar
7. CVI EMCVF Lux Securities Trading Sarl memiliki tagihan utang kepada Grup Media Bakrie mencapai Rp420 miliar
8. CVI CFV II Lux Securities Trading Sarl memiliki tagihan utang kepada Grup Media Bakrie mencapai Rp40 miliar
9. CVIC Lux Securities Trading Sarl memiliki tagihan utang kepada Grup Media Bakrie mencapai Rp130 miliar
10. EOC Lux Securities Sarl memiliki tagihan utang kepada Grup Media Bakrie mencapai Rp290 miliar
11. The Värde Fund X (Master), L.P memiliki tagihan utang kepada Grup Media Bakrie mencapai Rp760 miliar
12. Tor Asia Credit Master Fund LP memiliki tagihan utang kepada Grup Media Bakrie mencapai Rp760 miliar

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Kabinet Jokowi Berakhir, Dua Kementerian Digugat di Pengadilan New York

Jelang Kabinet Jokowi Berakhir, Dua Kementerian Digugat di Pengadilan New York

News | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Laga Dipimpin Wasit Kontroversial, Media Vietnam Ingatkan Timnas Indonesia

Laga Dipimpin Wasit Kontroversial, Media Vietnam Ingatkan Timnas Indonesia

Your Say | Rabu, 09 Oktober 2024 | 09:48 WIB

Media Jepang Tiba-Tiba Waspadai Timnas Indonesia, Pengaruh Mees Hilgers?

Media Jepang Tiba-Tiba Waspadai Timnas Indonesia, Pengaruh Mees Hilgers?

Your Say | Rabu, 09 Oktober 2024 | 09:12 WIB

Terkini

Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia

Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:55 WIB

BEI Akan Ajak Ngobrol S&P Dow Jones Indices Setelah Indonesia Diancam Turun Kelas

BEI Akan Ajak Ngobrol S&P Dow Jones Indices Setelah Indonesia Diancam Turun Kelas

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:54 WIB

Said Iqbal Minta Purbaya Naikkan Ambang Batas Saldo JHT Kena Pajak Jadi Rp 400 Juta

Said Iqbal Minta Purbaya Naikkan Ambang Batas Saldo JHT Kena Pajak Jadi Rp 400 Juta

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:51 WIB

WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting

WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:35 WIB

Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan

Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:29 WIB

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:38 WIB

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:00 WIB

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:56 WIB

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:58 WIB

×