Dukung Pengembangan Pendidikan dan Startup, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar ke ITS Surabaya

Iwan Supriyatna

Rabu, 16 Oktober 2024 | 08:23 WIB
Dukung Pengembangan Pendidikan dan Startup, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar ke ITS Surabaya
Pupuk Kaltim beri bantuan pendanaan senilai Rp1 miliar kepada Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menunjukkan komitmen dalam mendukung sektor pendidikan dan pengembangan bisnis startup, melalui pemberian bantuan pendanaan senilai Rp1 miliar kepada Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Bantuan ini ditujukan untuk renovasi co-working space dan Program Inkubasi Startup, sebagai upaya nyata perusahaan dalam mendorong inovasi dan pengembangan sumber daya manusia.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Pupuk Kaltim dalam memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan, khususnya ITS yang telah banyak berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia perusahaan.

"Kami ingin lebih erat lagi dengan ITS, karena ada sekitar 142 tenaga kerja di Pupuk Kaltim banyak dari lulusan ITS, dari total 1.300 tenaga kerja," tutur Soesilo, ditulis Rabu (16/10/2024).

Dijelaskan Soesilo, bantuan pendanaan renovasi co-working space bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi mahasiswa ITS dalam belajar di luar ruangan.

Sementara itu, program inkubasi startup dirancang sebagai wadah bagi para pelaku startup yang ingin mengembangkan pemikiran dan ide kreatifnya.

Soesilo pun menyebut Pupuk Kaltim akan terus bersinergi dengan ITS, dalam upaya pengembangan sumberdaya manusia yang andal dan berdaya saing.

Salah satunya komitmen jangka panjang untuk berkontribusi dalam program dana abadi senilai Rp1 miliar. Dana ini akan diperuntukkan bagi mahasiswa yang membutuhkan dalam bentuk beasiswa.

"Melalui sinergi yang terjalin, Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia," tambah Soesilo.

baca juga

Melalui kerja sama ini, Pupuk Kaltim dan ITS optimis dapat bersama mendorong inovasi, pengembangan sumber daya manusia, dan pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di Indonesia.

Dimana Pupuk Kaltim juga memiliki program penghantaran tuntas ke PTN, yang mencakup layanan pemilihan jurusan di PTN, pengenalan prospek kerja, pemahaman kemampuan, pengenalan jurusan, pengenalan perguruan tinggi, layanan konsultasi siswa dan orang tua, serta penghantaran PTN melalui SNMPTN, SBMPTN, dan tes mandiri.

"Dukungan pada program dana abadi ini juga melihat banyak sekali kami bantuan teman-teman ITS dalam berbagai project yang dilakukan Pupuk Kaltim,” katanya.

Salah satu proyek yang tengah dikerjakan Pupuk Kaltim yakni pembangunan pabrik pupuk di Fakfak Papua Barat, yang telah groundbreaking pada November 2023. Pabrik ini nantinya akan memenuhi kebutuhan pupuk pertanian di wilayah Indonesia Timur.

Selain itu, Pupuk Kaltim juga tengah dalam perencanaan pembangunan pabrik Soda Ash di Bontang, Kalimantan Timur, guna pemenuhan kebutuhan dalam negeri yang saat ini masih impor.

Dari banyaknya proyek dan penelitian yang sedang berlangsung, perusahaan memerlukan update ilmu dan inovasi dalam pengembangannya, yang diharap dapat diperoleh melalui kerjasama dengan ITS.

"Kami akan bangun satu pabrik di Fakfak Papua Barat, pabrik Amonia dan Urea yang nanti bisa berkontribusi untuk produktivitas pertanian di Indonesia Timur," lanjut Soesilo.

Rektor ITS Bambang Pramujati, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pupuk Kaltim. Gedung Inkubator ITS saat ini menaungi 22 perusahaan startup, dengan empat di antaranya dibiayai oleh Pupuk Kaltim.

Keempat startup tersebut adalah Jokeen (engineering solution), Dismore (sales digital), Cekka (home decor berbahan serat alam), dan 3D Expert (konsultasi desain dan manajemen).

"Kami berusaha memfasilitasi mahasiswa melalui Gedung Inkubator dan Layanan Bisnis Inovatif ini. Selain mencari pekerjaan juga menciptakan pekerjaan melalui perusahaan-perusahaan startup, kami juga mencarikan pembiayaan," ujar Bambang.

Bambang juga menyambut baik rencana kontribusi Pupuk Kaltim untuk Dana Abadi beasiswa. Terlebih saat ini ITS juga memberikan beasiswa, kepada 350 mahasiswa per bulan sebesar Rp1 juta melalui investasi Dana Abadi. Dengan adanya kontribusi tambahan dari Pupuk Kaltim, diharapkan lebih banyak mahasiswa yang dapat terbantu.

"Jangan pernah ada mahasiswa mundur karena biaya, dan program dana abadi menjadi cara termudah untuk memutus rantai putus kuliah," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Pendidikan Vokasi, Pupuk Kaltim Terima Penghargaan Kemenperin

Dukung Pendidikan Vokasi, Pupuk Kaltim Terima Penghargaan Kemenperin

Bisnis | Senin, 14 Oktober 2024 | 17:29 WIB

Buktikan Keunggulan Inovasi, Pupuk Kaltim Raih Tiga Penghargaan Terbaik APQO 2024

Buktikan Keunggulan Inovasi, Pupuk Kaltim Raih Tiga Penghargaan Terbaik APQO 2024

Bisnis | Senin, 14 Oktober 2024 | 07:13 WIB

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Infrastruktur Hingga Kesehatan untuk Korban Bencana Papua Nugini

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Infrastruktur Hingga Kesehatan untuk Korban Bencana Papua Nugini

Bisnis | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 11:06 WIB

Terkini

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:46 WIB

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:45 WIB

Perkuat Literasi Kripto Nasional, Bursa Kripto CFX Gandeng Berbagai Pihak

Perkuat Literasi Kripto Nasional, Bursa Kripto CFX Gandeng Berbagai Pihak

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:42 WIB

Pengakuan Wanita Muda Indonesia Bekerja di Tempat Judi Malaysia Dibayar Rp7 Juta

Pengakuan Wanita Muda Indonesia Bekerja di Tempat Judi Malaysia Dibayar Rp7 Juta

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:40 WIB

Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok

Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:39 WIB

Suahasil Nazara dari Partai Apa? Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara dari Partai Apa? Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:36 WIB

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:32 WIB

Menkeu Suahasil Pengganti Purbaya Janjikan Data APBN KiTa Dipaparkan Lebih Lengkap

Menkeu Suahasil Pengganti Purbaya Janjikan Data APBN KiTa Dipaparkan Lebih Lengkap

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:31 WIB

Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai

Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:30 WIB

Kenapa Purbaya Diganti? Pengamat Soroti Gaya Komunikasi Blak-Blakan dan Efek Politiknya

Kenapa Purbaya Diganti? Pengamat Soroti Gaya Komunikasi Blak-Blakan dan Efek Politiknya

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:28 WIB

×