Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

AHY Ungkap Misi Prabowo Pilih Maung Jadi Mobil Dinas Menteri

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 30 Oktober 2024 | 17:34 WIB
AHY Ungkap Misi Prabowo Pilih Maung Jadi Mobil Dinas Menteri
Kendaraan taktis ringan 4x4 Pindad Maung yang ditunggangi Presiden RI Prabowo Subianto usai dilantik menuju Istana Merdeka Jakarta, Minggu (20/10/2024) [Suara.com/YouTube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membeberkan alasan Presiden Prabowo Subianto untuk menggunakan mobil dinas Maung. Maung sendiri merupakan mobil buatan anak usaha BUMN Holding Pertahanan PT Pindad.

Menurut AHY, penggunaan Maung sebagai mobil dinas ini untuk mempromosikan otomotif nasional. Hal ini disampaikan Prabowo saat melakukan Retreat di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah.

"Jadi sebelum kita bisa mempromosikan produk kebanggaan dalam negeri, termasuk di aspek otomotif ini, maka beliau mengajak kita semua menjadi bagian untuk bisa mempromosikan itu dengan cara menggunakannya," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (30/10/2024).

Secara tidak langsung, lanjut AHY, menteri bisa mempromosikan Maung kepada penggemar otomotif terkait dengan spesifikasi hingga fasiltasnya. Dengan begitu, otomotif nasional bisa bersaing secara kuat dengan produsen lainnya.

"Kita harus menjadi bagian dari nol bertambah jadi satu, jadi dua, tiga, dan seterusnya sampai menjadi kualitas berkelas dunia. Semangat beliau seperti itu dan beliau menunjukkan menggunakan produk kebanggaan Indonesia. Harapannya juga memang bisa digunakan untuk jajaran pembantu-pembantu beliau," ucap dia.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan kesiapan PT Pindad dalam menyediakan mobil dinas maung untuk para menteri. Menurut dia, PT Pindad telah mendapatkan ribuan pesanan mobil maung dari Kementerian Pertahanan.

Pesanan mobil Maung itu dipersiapkan untuk dua tahun ke depan.

"Yak Pindad tentu sudah menyiapkan sesuai dengan orderan dari Kementerian Pertahanan itu kurang lebih 4.600 maung untuk 2 tahun ke depan," ujar Erick saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (29/10/2024).

Namun demikian, Erick belum memastikan, pesanan mobil maung dari Kemenhan itu sudah termasuk untuk mobil dinas para menteri.

"Dan tantu alokasi daripada produksinya ya nanti di situ. apakah ada tambahan order untuk tadi kementerian kembali, mohon tanyakan kepada dirut pindad, supaya ini kan line of produsinya-nya harus diproyeksikan jangan sampai nanti jadi menjadi isu yang lain," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Terafiliasi Prabowo Lapor: Pendapatan dan Laba Naik Tipis

Emiten Terafiliasi Prabowo Lapor: Pendapatan dan Laba Naik Tipis

Bisnis | Rabu, 30 Oktober 2024 | 16:28 WIB

AHY Mau Lanjutkan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

AHY Mau Lanjutkan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Bisnis | Rabu, 30 Oktober 2024 | 14:11 WIB

Wamenkeu Sebut Prabowo Bakal Lindungi Pejabat Pertamina dan PLN dari Jerat Hukum: Jangan Asal Ciduk!

Wamenkeu Sebut Prabowo Bakal Lindungi Pejabat Pertamina dan PLN dari Jerat Hukum: Jangan Asal Ciduk!

Bisnis | Rabu, 30 Oktober 2024 | 13:04 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB