Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kementerian PU Tingkatkan Upaya Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 07 Desember 2024 | 11:01 WIB
Kementerian PU Tingkatkan Upaya Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan
Dr.Taufan Madiasworo, S.T, M.T, Kepala Bagian Pelaporan Pimpinan dan Pembinaan Pelayanan Publik dalam Workshop Pelayanan Publik Terpadu (Dok. KemenPU)

Suara.com - “Sebagai salah satu instansi penyelenggara pembangunan infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum tidak hanya bertanggung jawab dalam memastikan terwujudnya pembangunan infrastruktur, namun sekaligus bertanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan publik berkualitas yang memenuhi asas-asas kepentingan umum, kesamaan/keseimbangan hak dan kewajiban, persamaan perlakuan, dan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan,” ungkap Dr.Taufan Madiasworo, S.T, M.T, Kepala Bagian Pelaporan Pimpinan dan Pembinaan Pelayanan Publik saat menyampaikan sambutannya mewakili Kepala Biro komunikasi Publik dalam pembukaan acara Workshop Pelayanan Publik Terpadu Kementerian Pekerjaan Umum tahun 2024 dengan tema Sigap Membangun Negeri untuk Rakyat melalui Pelayanan Publik Inklusif (6/12/2024).

Acara Workshop ini diselenggarakan dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, melalui pelatihan pelayanan publik ramah kelompok rentan guna meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada Pelayanan Publik Terpadu. Secara regulasi, pelayanan publik inklusif ini telah di atur dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945 Pasal 28H ayat 2, yang menyatakan bahwa setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama dalam mencapai persamaan dan keadilan.

Acara diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, melalui pelatihan pelayanan publik ramah kelompok rentan (Dok. KemenPU)
Acara diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, melalui pelatihan pelayanan publik ramah kelompok rentan (Dok. KemenPU)

“Artinya, ini setiap orang memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi secara sosial dan berkontribusi dalam pembangunan, tanpa membedakan jenis kelamin, latar belakang, status sosial, maupun kondisi fisik seseorang dengan kata lain no one left behind,” lanjut Taufan.

Sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dinyatakan bahwa
penyelenggara layanan publik memiliki kewajiban untuk memberikan perlakuan khusus kepada anggota masyarakat tertentu, yang dikenal sebagai kelompok rentan.

“Kelompok ini mencakup penyandang disabilitas, lanjut usia, fakir miskin, wanita hamil, anak-anak, serta korban bencana alam dan sosial. Mereka adalah bagian dari masyarakat yang sering kali menghadapi hambatan atau keterbatasan dalam mengakses layanan publik,” ujar Taufan.

Di samping itu, upaya pemerintah dalam meningkatkan kesetaraan, kesempatan, dan aksesibilitas bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas juga telah diamanatkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2020 tentang Aksesibilitas terhadap Permukiman, Pelayanan Publik, dan Pelindungan dari Bencana bagi Penyandang Disabilitas.

“Oleh karena itu, seluruh penyelenggara pelayanan publik memiliki tanggung jawab moral dan legal untuk memastikan bahwa kebutuhan kelompok rentan terpenuhi dengan baik dalam setiap aspek pelayanan publik,” pungkas Taufan.

Sebagai instansi pemerintah yang juga menyelenggarakan pelayanan publik kepada masyarakat, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya meningkatkan kualitas layanan guna mewujudkan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat. Kementerian PU sebagai penyelenggara pelayanan publik di Bidang Pekerjaan Umum memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa kebutuhan kelompok rentan terpenuhi dengan baik dalam setiap aspek pelayanan publik.

Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, Kementerian PU tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana dan prasarana fisik saja, seperti jalur landai, ruang laktasi, toilet khusus penyandang disabilitas, dan lain sebagainya. Akan tetapi meningkatkan komitmen yang dituangkan dalam kebijakan, dukungan anggaran, dan inovasi program pemberian layanan ramah kelompok rentan. Tak kalah penting, Sumber Daya Manusia yang diharapkan memiliki kompetensi pelayanan khusus dan etika yang mencerminkan integritas yang tinggi, tidak memihak dan tidak diskriminatif. Hal ini diimplementasikan pada penyelenggaraan pelayanan publik secara terpadu di kantor pusat yakni di Ruang Pelayanan Publik Terpadu di Gedung Utama Lantai Dasar Kementerian PU.

baca juga

Ada delapan jenis layanan yang diselenggarakan di ruang Pelayanan Publik Terpadu ini, yaitu Konsultasi Bangunan Gedung dan SIMBG, Fasilitasi Rumah Negara, Perizinan Pemanfaatan Ruang Milik Jalan Tol, Konsultasi Dana Alokasi Khusus, Konsultasi Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Subsektor Jasa Konstruksi, Perizinan Pengusahaan dan Penggunaan SDA, dan Pelayanan Informasi Publik dan Pengaduan.

Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) Petugas Layanan yang kompeten dan professional, dilaksanakan upaya peningkatan kapasitas, kemampuan dan pengetahuan SDM. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan petugas layanan dapat lebih memahami aspek-aspek penting dalam penyelenggaraan layanan, khususnya terkait pelayanan terhadap kelompok rentan. Diharapkan dengan peningkatan pemahaman dan pengetahuan ini akan berdampak pada kualitas layanan dan akan tercermin pada indeks kepuasan pengguna layanan yang meningkat, khususnya pada aspek sumber daya manusia yang kompeten dan cakap dalam memberikan layanan secara profesional.

Hadir sebagai narasumber adalah Ibu Yesy Purnomowati selaku pengurus Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) yang memberikan materi tentang Pelatihan Sensitivitas Disabilitas untuk Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan, dan Bapak Erwin Syafrudin Harahap dari Sehjira Deaf Foundation yang akan memberikan materi tentang pelatihan Bahasa Isyarat.

Acara digelar secara tatap muka pada Jumat-Sabtu, 6-7 Desember 2024 di Bogor dan diikuti oleh petugas pelayanan publik dari unit organisasi di Kementerian Pekerjaan Umum, antara lain dari Ditjen Sumber Daya Air, Ditjen Bina Marga, Ditjen Cipta Karya, Ditjen Bina Konstruksi, Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitigasi Banjir: Pemerintah Diingatkan Prioritaskan Lindungi Kelompok Rentan

Mitigasi Banjir: Pemerintah Diingatkan Prioritaskan Lindungi Kelompok Rentan

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 06:05 WIB

Miris! Agama Mayoritas di Indonesia, 2 Juta Disabilitas Tuli Muslim Kekurangan Juru Bahasa Isyarat buat Belajar Agama

Miris! Agama Mayoritas di Indonesia, 2 Juta Disabilitas Tuli Muslim Kekurangan Juru Bahasa Isyarat buat Belajar Agama

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 06:30 WIB

Pertumbuhan Sektor Konstruksi RI Cepat, Isu Lingkungan jadi Perhatian

Pertumbuhan Sektor Konstruksi RI Cepat, Isu Lingkungan jadi Perhatian

Bisnis | Minggu, 01 Desember 2024 | 09:49 WIB

Fakta! Pria Lebih Gampang Sakit Ketimbang Wanita, Ini Penyebabnya

Fakta! Pria Lebih Gampang Sakit Ketimbang Wanita, Ini Penyebabnya

Health | Selasa, 24 September 2024 | 15:49 WIB

Merinding! Guru Ini Nyanyikan Lagu Patriotik dengan Bahasa Isyarat, Netizen Ikut Terharu

Merinding! Guru Ini Nyanyikan Lagu Patriotik dengan Bahasa Isyarat, Netizen Ikut Terharu

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 17:37 WIB

Luhat Bongkar Penyebab Investor Asing Ogah Masuk ke RI

Luhat Bongkar Penyebab Investor Asing Ogah Masuk ke RI

Bisnis | Senin, 22 Juli 2024 | 16:16 WIB

Terkini

Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan

Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:30 WIB

BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ

BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:19 WIB

Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam

Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:53 WIB

Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!

Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:42 WIB

BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan

BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:39 WIB

Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT

Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:23 WIB

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:20 WIB

Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura

Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:18 WIB

PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia

PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:18 WIB

Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?

Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:24 WIB

×