Ketua Kadin Beberkan Dampak Nyata Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Inggris

Achmad Fauzi

Kamis, 12 Desember 2024 | 17:09 WIB
Ketua Kadin Beberkan Dampak Nyata Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Inggris
Profil Anindya Bakrie (Instagram/@anindyabakrie)

Suara.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie membeberkan kerja sama antara Indonesia dengan Inggris selama 75 tahun memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian.

Ia menyebut hubungan bilateral ini tidak hanya berkontribusi pada investasi besar, tetapi juga mendukung transisi energi, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan hubungan antar masyarakat kedua negara.

"Kerja sama ini tidak hanya besar dari sisi nominal, seperti investasi BP senilai USD 7,1 miliar, tetapi juga menunjukkan pengakuan terhadap upaya transisi energi Indonesia, termasuk dalam pengembangan carbon storage dan LNG," ujar Anindya seperti dikutip, Kamis (12/12/2024).

Anindya melihat hubungan ini sebagai peluang strategis bagi Indonesia untuk memperluas akses ke pasar Eropa, sembari membuka jalan bagi Inggris menuju ASEAN.

"Indonesia adalah ekonomi terbesar dan populasi terbesar di ASEAN, sehingga menjadi pintu masuk strategis bagi Inggris dan negara Eropa lainnya," imbuh dia,

Ia juga menyoroti pentingnya tiga pilar kerja sama antara kedua negara, yakni hubungan antar pemerintah, kemitraan bisnis, dan kolaborasi antar masyarakat.

Dalam bidang pendidikan, Inggris menjadi destinasi utama penerima beasiswa LPDP, yang berperan besar dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

Dengan fokus pada energi hijau, transportasi berkelanjutan, dan sinergitas lintas sektor, Anindya optimistis kerja sama ini akan terus melahirkan dampak positif.

"Inggris terkenal dengan pendanaannya, seperti London Stock Exchange, dan teknologi energi terbarukannya, terutama angin, hidro, dan tenaga surya," tambahnya.

baca juga

Dalam kesempatan tersebut, Anindya Bakrie menerima penghargaan “Prosperity” dari Duta Besar Kerajaan Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey. Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya dalam mempererat hubungan ekonomi, sosial, dan budaya antara Inggris dan Indonesia.

"Selama lima tahun terakhir, kami aktif dalam bisnis energi terbarukan dan kendaraan listrik. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya bersama membangun masa depan yang lebih sejahtera untuk kedua negara," kata Anindya.

Dengan total ekonomi ASEAN yang mencapai 4 triliun dolar AS dan Uni Eropa sebesar 7 triliun dolar AS, Anindya melihat potensi besar untuk memperkuat hubungan kedua blok ekonomi melalui kerja sama bilateral.

"Kolaborasi ini adalah bentuk simbiosis mutualisme yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenperin: Kebijakan Soal Rokok Perlu Pertimbangkan Dampak Ekonomi

Kemenperin: Kebijakan Soal Rokok Perlu Pertimbangkan Dampak Ekonomi

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:54 WIB

Pengusaha Kompak, Minta PPN 12 Persen Ditunda: Sekarang Kondisinya Berbeda

Pengusaha Kompak, Minta PPN 12 Persen Ditunda: Sekarang Kondisinya Berbeda

Bisnis | Jum'at, 29 November 2024 | 15:05 WIB

KADIN: Kebijakan Pengupahan Harus Berorientasi Pada Pertumbuhan Ekonomi

KADIN: Kebijakan Pengupahan Harus Berorientasi Pada Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Senin, 25 November 2024 | 20:44 WIB

Terkini

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:36 WIB

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Rokok Bakal Berlabel Halal Oktober 2026? Komite Nasional Pengendalian Tembakau Bereaksi Keras

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Novel Serangkai

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Pramono Anung Mau Sulap Pasar Baru Jadi Sentra Oleh-Oleh Jakarta, Ini Rencananya!

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 15:30 WIB

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:26 WIB

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

92 ABK WNI Diduga Jadi Korban Kerja Paksa di Kapal Pemasok Starkist: Paspor Disita, Jam Kerja Over

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Oven Mini Mito Berapa Watt dan Harganya? Ini Spesifikasi hingga Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:25 WIB

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Mengapa Makanan Mudah Lengket di Wajan Stainless Steel? Setop Asal Cemplung

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 15:21 WIB

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

Ramai Soal Dugaan Pungli Food Truck di Alun-alun Kidul Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:20 WIB

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Ancaman Suhu Bumi Kian Nyata, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Masukkan Isu Iklim ke Kurikulum

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 15:17 WIB

×