Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bukan 2 Tapi 4 Varian Indomie Dilarang di Australia, Mengandung Alergen Berbahaya

Tim Liputan Bisnis | Suara.com

Kamis, 19 Desember 2024 | 15:21 WIB
Bukan 2 Tapi 4 Varian Indomie Dilarang di Australia, Mengandung Alergen Berbahaya
Indomie. (Twitter/@AgamaIndomie)

Suara.com - Australia melarang banyak produk Indomie untuk dipasarkan, apalagi dikonsumsi oleh warganya. Sebab, banyak varian produk mi instan asal Indonesia tersebut mengandung zat yang membahayakan kesehatan.

Dikutip dari News.co.au, Kamis (19/12/2024), Badan Standar Pangan Australia-Selandia Baru atau FSANZ bersama dengan beberapa distributor, termasuk Food Square Pty Ltd, Ausino Exim Pty Ltd, dan Grand Eastern Trading, telah mengumumkan penarikan empat varian rasa Indomie.

Keempat variaan Indomie yang dilarang beredar itu ialah Mie Goreng Rasa Rendang, Mie Goreng Aceh, Rasa Soto Mie, dan Rasa Ayam Bawang.

Keempat varian Indomie tersebut ternyata sudah terjual di beberapa lokasi di Victoria dan Queensland, Australia.

Pelarangan tersebut diberlakukan pemerintah Australia sejak Kamis 12 Desember 2024.

Penarikan dilakukan setelah FSANZ menemukan terdapat kandungan berbahaya bagi kesehatan, tapi tidak tercantum dalam kemasan Indomie.

Kandungan yang disoal adalah alergen yang berbahaya bagi konsumen bila memiliki alergi atau intoleransi terhadap bahan-bahan tertentu, terutama susu dan telur.

Rincian bahan alergen yang tidak dicantumkan pada masing-masing varian adalah sebagai berikut:

  1. Indomie Mi Goreng Rasa Rendang tidak mencantumkan alergen susu.
  2. Indomie Mi Goreng Aceh tidak mencantumkan alergen udang, ikan, susu, dan telur.
  3. Indomie Rasa Soto Mie dan Indomie Rasa Ayam Bawang sama-sama tidak mencantumkan alergen susu dan telur.

"Kami menyarankan konsumen yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap bahan-bahan tersebut untuk tidak mengonsumsi keempat varian Indomie tersebut."

Mereka juga meminta warga yang terlanjur mengonsumsi varian Indomie itu dan mengkhawatirkan kesehatannya untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Untuk diketahui, produk-produk Indomie yang bermasalah tersebut memiliki tanggal kedaluwarsa sebagai berikut:

  1. Indomie Mi Goreng Rasa Rendang: 23 Desember 2024 dan 3 Mei 2025.
  2. Indomie Mi Goreng Aceh: 25 Desember 2024 dan 3 April 2025.
  3. Indomie Rasa Soto Mie: 10 dan 27 April 2025.
  4. Indomie Rasa Ayam Bawang: 1 dan 28 April 2025.

Penarikan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keamanan konsumen dan mematuhi standar ketat mengenai pelabelan produk yang mengandung alergen, sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh FSANZ.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Australia Larang Indomie Rasa Soto Mie dan Ayam Bawang Diedarkan, Bisa Picu Sakit

Australia Larang Indomie Rasa Soto Mie dan Ayam Bawang Diedarkan, Bisa Picu Sakit

Bisnis | Kamis, 19 Desember 2024 | 15:04 WIB

Diduga Mengandung Alergen, Dua Varian Indomie Ditarik dari Pasaran Australia

Diduga Mengandung Alergen, Dua Varian Indomie Ditarik dari Pasaran Australia

Bisnis | Kamis, 19 Desember 2024 | 07:28 WIB

Pelatih Australia Merasa Beruntung Lawan Timnas Indonesia di Sydney: Kami Telah Membuat...

Pelatih Australia Merasa Beruntung Lawan Timnas Indonesia di Sydney: Kami Telah Membuat...

Bola | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:03 WIB

Prabowo-Albanese Sepakat, Lima Anggota Bali Nine Pulang ke Australia

Prabowo-Albanese Sepakat, Lima Anggota Bali Nine Pulang ke Australia

News | Senin, 16 Desember 2024 | 19:28 WIB

Cairns Australia: Destinasi Liburan Tropis yang Wajib Masuk Bucket List di Tahun Depan

Cairns Australia: Destinasi Liburan Tropis yang Wajib Masuk Bucket List di Tahun Depan

Lifestyle | Senin, 16 Desember 2024 | 16:58 WIB

Kevin Diks Ditunggu! 2.000 Lebih Fans Timnas Indonesia akan Merahkan Kandang Australia

Kevin Diks Ditunggu! 2.000 Lebih Fans Timnas Indonesia akan Merahkan Kandang Australia

Bola | Senin, 16 Desember 2024 | 07:40 WIB

Terkini

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 21:40 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB