Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Rawan Kekeringan saat Kemarau, PTK Sediakan Sarana Air Bersih di Maumere

Iwan Supriyatna

Sabtu, 28 Desember 2024 | 17:56 WIB
Rawan Kekeringan saat Kemarau, PTK Sediakan Sarana Air Bersih di Maumere
Ilustrasi air bersih. [Envato Elements]

Suara.com - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) sediakan akses air kepada masyarakat Maumere dengan meresmikan sarana air bersih di Desa Tanaduen, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Lokasi ini merupakan salah satu wilayah rawan kekeringan saat musim kemarau.

Diresmikan oleh Manager Communication & Compliance PTK, Syafaat Yudha Perwira, penyediaan air bersih ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial & lingkungan (TJSL) dan komitmen PTK dalam mendukung program keberlanjutan lingkungan dan sosial, serta memperkuat implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional perusahaan, khususnya pada pemberdayaan masyarakat serta pelestarian lingkungan.

“Kami sangat memahami betapa pentingnya akses air bersih bagi masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan akses air bersih, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Tanaduen. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ungkap Syafaat Yudha Perwira ditulis Sabtu (28/12/2024).

Penyediaan sarana air bersih yang dilakukan PTK meliputi pembangunan infrastruktur air bersih yang mencakup pengeboran sumur dengan kedalaman 35 meter, instalasi pompa, dan pengadaan sistem distribusi yang menjangkau rumah-rumah warga. Sarana air bersih terintegrasi ini terdiri dari pompa, filterisasi, kelistrikan, serta tempat penyimpanan air bersih berkapasitas 4.600 liter.

Sarana air bersih yang telah dibangun ini diserahkan langsung kepada Kepala Desa Tanaduen sebagai hak milik desa yang dapat dikelola pemanfaatannya sehingga dapat dinikmati masyarakat desa. Sarana air bersih ini juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat dengan mengurangi biaya pengadaan air serta meningkatkan efisiensi waktu masyarakat untuk kegiatan produktif.

Adapun penyediaan sarana air bersih diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dengan memastikan akses air yang aman. Selain itu, adanya air bersih juga mampu mencegah penyebaran penyakit akibat air terkontaminasi dan mendukung kebutuhan pangan serta sanitasi keluarga.

Pemerintah yang diwakili oleh Bagian Perencanaan Bidang Cipta Karya (PUPR) Kabupaten Sikka, Damianus Yanselinus A. Md, mengapresiasi bantuan air bersih yang diinisiasi oleh PTK.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PTK yang tentunya akan memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat di Desa Tanaduen. Bantuan ini menjadi solusi jangka panjang untuk masalah air bersih di wilayah kami. Semoga masyarakat dapat menjaga fasilitas yang telah dibangun, agar dapat dimaksimalkan terutama saat musim kemarau yang akan datang,” ungkap Damianus Yanselinus A. Md.

PTK berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan berkomitmen untuk mendukung program-program yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Rincian Tarif Air Bersih PAM Jaya Tahun 2025, Kelompok Khusus Malah Turun Bila Berhemat

Ini Rincian Tarif Air Bersih PAM Jaya Tahun 2025, Kelompok Khusus Malah Turun Bila Berhemat

News | Jum'at, 27 Desember 2024 | 17:26 WIB

Legislator Pertanyakan PAM Jaya yang Mau Naikan Tarif, Tapi Tingkat Kebocoran Air Tinggi

Legislator Pertanyakan PAM Jaya yang Mau Naikan Tarif, Tapi Tingkat Kebocoran Air Tinggi

News | Sabtu, 21 Desember 2024 | 18:03 WIB

Habis Bagikan Deviden, Anggota DPRD Dibuat Heran PAM Jaya yang Mau Naikkan Tarif Air Bersih

Habis Bagikan Deviden, Anggota DPRD Dibuat Heran PAM Jaya yang Mau Naikkan Tarif Air Bersih

News | Sabtu, 21 Desember 2024 | 17:44 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB