Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Terpukul di Perdagangan Rabu Pagi

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 08 Januari 2025 | 10:17 WIB
The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Terpukul di Perdagangan Rabu Pagi
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Nilai tukar rupiah meloyo terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu pagi. Hal ini didorong dari penahanan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) dalam beberapa bulan ke depan.

Seperti dilansir dari Antara, rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi melemah 34 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.177 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.143 per dolar AS.

Ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto mengatakan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah karena ekspektasi Federal Reserve (The Fed) masih akan menahan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.

"Potensi penguatan dolar disebabkan oleh karena ekspektasi The Fed masih akan menahan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan," kata dia seperti dikutip, Rabu (8/1/2025).

Sebelumnya, The Fed memproyeksikan suku bunga berada di level 3,4 persen untuk tahun 2025, yang mengindikasikan adanya pemotongan 100 basis points (bps) atau 1 persen. Adapun pada tahun 2026, suku bunga diharapkan turun menjadi 2,9 persen atau dipangkas 50 bps.

Karena faktor tersebut, dolar AS berpotensi menguat kembali sehingga rupiah masih sulit untuk mendekati level nilai tukar Rp16 ribu.

"Hari ini, sepertinya masih akan bergerak berkisar Rp16.100-Rp16.200," beber Rully.

Menurut dia, keterlibatan Indonesia menjadi negara anggota BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) tak memberikan sentimen terlalu besar terhadap kurs rupiah dalam jangka pendek.

"Kemarin, penguatan rupiah lebih disebabkan oleh pelemahan indeks dolar AS, yang awal tahun ini sempat mencapai 109, kemudian turun mendekati 108," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Bergabung BRICS, Rupiah Semringah Lawan Dolar AS

Efek Bergabung BRICS, Rupiah Semringah Lawan Dolar AS

Bisnis | Selasa, 07 Januari 2025 | 16:56 WIB

Rupiah Taklukkan Dolar AS Pagi Ini, Terdorong Kebijakan Trump

Rupiah Taklukkan Dolar AS Pagi Ini, Terdorong Kebijakan Trump

Bisnis | Selasa, 07 Januari 2025 | 10:05 WIB

Meski Dibuka Perkasa, Rupiah Dipoyeksi Meloyo Hari Ini

Meski Dibuka Perkasa, Rupiah Dipoyeksi Meloyo Hari Ini

Bisnis | Senin, 06 Januari 2025 | 09:43 WIB

Terkini

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB

Investasi Blockchain Mulai Dikenalkan ke Mahasiswa

Investasi Blockchain Mulai Dikenalkan ke Mahasiswa

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:10 WIB

Masih Genggam Sedikit, Kapan Danantara Tambah Porsi Saham GOTO?

Masih Genggam Sedikit, Kapan Danantara Tambah Porsi Saham GOTO?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:02 WIB

Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas

Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:55 WIB