Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Mentan: Biarlah Petani Bernapas

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 10 Januari 2025 | 09:00 WIB
Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Mentan: Biarlah Petani Bernapas
Andi Amran Sulaiman. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Harga cabai rawit merah melonjak tajam hingga mencapai Rp95.000 per kilogram diberbagai daerah. Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memahami kenaikan harga cabai rawit merah.

Pasalnya, dia menyebut, harga cabai di tingkat petani sebelumnya anjlok hingga hanya Rp3.000 per kilogram akibat pasokan melimpah.

"Tiga minggu lalu kan hancur harganya, sampai Rp 3.000, biarlah petani bernapas, kasihan petani," ujar Amran di Kementerian Pertanian, seperti dikutip Jumat (10/1/2025).

Menurut Amran, lonjakan harga cabai kali ini lebih disebabkan oleh faktor cuaca, terutama curah hujan yang tinggi, yang menghambat distribusi.

Meskipun demikian, ia memastikan bahwa produksi cabai nasional tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Karena pengaruh curah hujan yang tinggi. Produksinya cukup ya, karena distribusinya," kata dia.

Sementara, Dirjen Hortikultura Muhammad Taufik Ratule menegaskan bahwa kebutuhan cabai rawit merah nasional sebanyak 1,17 juta ton per tahun sebenarnya sudah terpenuhi dengan produksi yang mencapai 2 juta ton.

Namun, tingginya harga cabai lebih disebabkan oleh kendala distribusi, terutama di tengah musim hujan.

"Jadi hanya memang distribusinya, dan tidak semua wilayah memproduksi sehingga perlu ada pengiriman logistik dari wilayah lain. Tetapi secara nasional itu cukup. Jadi di distribusi, apa lagi hujan begini kan, banyak yang distribusi menjadi masalah," beber Taufik.

Taufik juga menambahkan bahwa ada beberapa wilayah pertanian cabai yang terdampak banjir, meskipun jumlahnya tidak signifikan.

Ke depan, ia optimistis pasokan cabai akan kembali stabil dengan adanya panen dari berbagai daerah seperti Sumatera dan Sulawesi.

"Ada beberapa wilayah (yang panen), Sumatera, Sulawesi. Jadi, cabai itu akan setiap saat ada. Saya kira ya masalahnya di situ, logistiknya," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunker ke Konawe, Mentan Amran Tinjau Infrastruktur Irigasi untuk Dorong Produktivitas Pertanian

Kunker ke Konawe, Mentan Amran Tinjau Infrastruktur Irigasi untuk Dorong Produktivitas Pertanian

Bisnis | Jum'at, 27 Desember 2024 | 17:38 WIB

Update Harga Sembako Akhir Pekan, Cabai Rawit Merah Naik, Bawang Merah Turun!

Update Harga Sembako Akhir Pekan, Cabai Rawit Merah Naik, Bawang Merah Turun!

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 11:08 WIB

Kementerian Pertanian Perkuat Sinergi dengan TNI AD Wujudkan Swasembada Pangan

Kementerian Pertanian Perkuat Sinergi dengan TNI AD Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Kamis, 12 Desember 2024 | 13:55 WIB

Terkini

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:28 WIB

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:17 WIB

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:06 WIB

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:49 WIB