Kasihan, Para Jomblo di Amerika Harus Bayar Pajak Lebih Mahal

Senin, 17 Februari 2025 | 07:37 WIB
Kasihan, Para Jomblo di Amerika Harus Bayar Pajak Lebih Mahal
ilustrasi seorang jomblo. (freepik.com/wayhomestudio)

Suara.com - Amerika Serikat nampaknya menaikan pajak untuk beberapa sektor. Hal ini dirasakan oleh masyarakat yang tifak memiliki pasangan atau jomblo.Adapun para jomblo di wilayah New York harus membayar pajak lebih ketimbang seseorang yang sudah menikah atau memiliki pasangan.

Kebanyakan orang yang tinggal sendiri tahu bahwa mereka membayar pajak lebih mahal dibandingkan yang sudah menikah atau punya pasangan. Hal itu terjadi saat harus menyewah sebuah rumah atau apartemen untuk tinggal.

Di kota yang tidak pernah tidur, para lajang membayar rata-rata 20.100 ribu dollar AS atau sekitar Rp327 juta. Tentunya bayar sewa ini lebih banyak per tahun untuk tinggal sendiri.

Data tersebut berdasarkan platform real estat StreetEasy dan Zillow, yang memiliki merek StreetEasy. Dalam laporannya, para jomblo harus menghitung biaya tambahan yang dibayarkan seseorang untuk tinggal sendiri di apartemen hanya dengansatu kamar tidur.

Sedangkan, pasangan yang tinggal di apartemen satu kamar tidur di New York dapat menghemat rata-rata hingga 40.200 ribu dollar atau sekitar Rp 654,6 juta per tahun untuk sewa, menurut analisis tersebut.

Selain New York, kota-kota lain yang juga memiliki sewa tinggi seperti San Francisco, San Jose di California, dan Boston, juga memberlakukan pajak yang tinggi bagi para lajang, tetapi biaya untuk tinggal sendiri di New York adalah yang paling mahal.

"Kota New York dipenuhi dengan anak muda yang ingin tinggal sendiri. Orang-orang ingin tinggal di sana, dan karena permintaannya sangat tinggi, itulah alasan utama perbedaannya," ungkap Pengamat Zillow, Emily McDonald dilansir CNN Intermational, Senin (17/2/2025).

Sementara itu, saat membandingkan wilayah Kota New York, pasangan yang tinggal bersama menghemat uang paling banyak di Manhattan. Di mana rata-rata apartemen satu kamar tidur disewakan seharga 4.200 dollar AS .

Laporan tersebut menyoroti betapa mahalnya sewa di kota-kota besar. Hampir setengah dari semua rumah tangga penyewa di AS membayar lebih dari 30% pendapatan mereka untuk biaya perumahan pada tahun 2023.

Baca Juga: Survei BI: Harga Penjualan Rumah Turun 15,09 Persen, Ini Biang Keroknya

Serta membuat mereka memenuhi syarat sebagai “terbebani biaya,”. Bagi mereka, pajak yang tinggi membuat para jomblo merasa kesal dikarenakan tidak adil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI