Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Modus Pejabat Pertamina Bikin Negara Bayar Mahal untuk Impor BBM Kualitas Rendah

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 27 Februari 2025 | 12:22 WIB
Modus Pejabat Pertamina Bikin Negara Bayar Mahal untuk Impor BBM Kualitas Rendah
Ilustrasi Pertamina [Pertamina]

Suara.com - Kejaksaan Agung kembali menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero) periode 2018-2023. Kedua tersangka tersebut adalah Maya Kusmaya (MK), Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, serta Edward Corne (EC), Wakil Presiden Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga. Dengan penetapan ini, jumlah tersangka dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp193,7 triliun bertambah menjadi sembilan orang.

Peran keduanya adalah mengarahkan agar BBM RON 88 dicampur dengan RON 92. Disampaikan oleh Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Abdul Qohar, keduanya kedapatan melakukan tindak pidana bersama tujuh tersangka lainnya.

Peran Maya Kusmaya dan Edward Corne

Dalam kasus ini, Maya Kusmaya dan Edward Corne diduga terlibat dalam sejumlah tindakan yang merugikan keuangan negara. Salah satu tindakan mereka adalah pembelian bahan bakar minyak (BBM) RON 90 atau lebih rendah dengan harga setara RON 92.

Hal ini dilakukan atas persetujuan Riva Siahaan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka sebelumnya. Akibatnya, Pertamina harus membayar impor produk kilang dengan harga tinggi yang tidak sesuai dengan kualitas barang.

Selain itu, Maya Kusmaya diduga memerintahkan Edward Corne untuk mencampur BBM jenis RON 88 dengan RON 92 guna menghasilkan BBM RON 92. Pengoplosan ini dilakukan oleh PT Orbit Terminal Merak, perusahaan milik tersangka Gading Ramadan Joede (GRJ) dan Muhammad Kerry Adrianto Riza (MKAR). "Tindakan ini tidak sesuai dengan proses pengadaan produk kilang dan core business PT Pertamina Patra Niaga," jelas Abdul Qohar.

Tidak hanya itu, keduanya juga disebut menggunakan metode spot dalam pembayaran impor produk kilang. Padahal, seharusnya pembayaran dilakukan melalui metode pemilihan langsung untuk kontrak jangka panjang guna mendapatkan harga yang lebih wajar. Akibatnya, Pertamina membayar harga impor yang jauh lebih tinggi kepada mitra usaha.

Kasus korupsi ini menimbulkan kerugian negara yang sangat besar, mencapai Rp193,7 triliun selama periode 2018-2023. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menjelaskan bahwa kerugian tersebut berasal dari berbagai komponen, termasuk:

  • Kerugian akibat ekspor minyak mentah dalam negeri sebesar Rp35 triliun.
  • Kerugian impor minyak mentah melalui broker sebesar Rp2,7 triliun.
  • Kerugian impor BBM melalui broker sebesar Rp9 triliun.
  • Kerugian pemberian kompensasi tahun 2023 sebesar Rp126 triliun.
  • Kerugian pemberian subsidi tahun 2023 sebesar Rp21 triliun.

Namun, terkait kerugian ini, nominal Rp193,7 triliun disebut-sebut sebagai kerugian akumulasi selama satu tahun. Maka jika dikalikan lima, diperkirakan mencapai sekitar Rp968 triliun.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Maya Kusmaya dan Edward Corne langsung ditahan di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Agung untuk 20 hari ke depan sejak 26 Februari 2025. Penahanan ini dilakukan guna mempermudah proses penyidikan lebih lanjut.

Kejaksaan Agung juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus ini dan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka baru.

Kasus korupsi ini tidak hanya merugikan keuangan negara tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat. Diperkirakan, banyak kendaraan rusak akibat mendapatkan bahan bakar yang tidak sesuai standar nilai oktan. Seharusnya masyarakat menerima BBM RON 92 (Pertamax), tetapi malah mendapatkan BBM oplosan dengan nilai oktan lebih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 7 Aktor yang Ikut Bancakan Rp 193 Triliun dari Korupsi Minyak Mentah Pertamina Patra Niaga

Daftar 7 Aktor yang Ikut Bancakan Rp 193 Triliun dari Korupsi Minyak Mentah Pertamina Patra Niaga

Lifestyle | Kamis, 27 Februari 2025 | 12:19 WIB

Perbedaan BBM Oplosan dan Blending, Pertamax Sudah Sesuai?

Perbedaan BBM Oplosan dan Blending, Pertamax Sudah Sesuai?

Lifestyle | Kamis, 27 Februari 2025 | 12:13 WIB

Terungkap! Bos Pertamina Perintahkan Untuk Oplos Pertamax

Terungkap! Bos Pertamina Perintahkan Untuk Oplos Pertamax

Bisnis | Kamis, 27 Februari 2025 | 11:48 WIB

Rumah Sudah Digeledah, Hari Ini KPK Panggil Ahmad Ali Terkait Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar

Rumah Sudah Digeledah, Hari Ini KPK Panggil Ahmad Ali Terkait Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 10:51 WIB

Respons Kemal Palevi Soal Korupsi Pertamina Oplos Pertamax Dianggap Wakili Suara Rakyat

Respons Kemal Palevi Soal Korupsi Pertamina Oplos Pertamax Dianggap Wakili Suara Rakyat

Entertainment | Kamis, 27 Februari 2025 | 10:50 WIB

Negara Boncos, Darius Sinathrya Misuh-Misuh Sampai Lempar Jari Tengah

Negara Boncos, Darius Sinathrya Misuh-Misuh Sampai Lempar Jari Tengah

Entertainment | Kamis, 27 Februari 2025 | 10:21 WIB

Terkini

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB