Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Presdir Metrodata Electronics (MTDL) Optimis Kempit Pendapatan Rp 25 Triliun di 2024

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 06 Maret 2025 | 10:44 WIB
Presdir Metrodata Electronics (MTDL) Optimis Kempit Pendapatan Rp 25 Triliun di 2024
Presiden Direcktur PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) Susanto Djaja (Suara.com)

Suara.com - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja yang mengesankan di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Pada kuartal III 2024, perusahaan mencatatkan pertumbuhan sebesar 14%, dan secara keseluruhan, diperkirakan akan menutup tahun dengan pendapatan mencapai Rp25 triliun, sesuai dengan target yang ditetapkan pada awal tahun 2024.

"Full year perkiraan Metrodata kita tutup dengan angka (pendapatan) Rp25 triliun," ungkap Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) Susanto Djaja dalam acara "Meet The CEO" besutan IDNFinancials.com dengan Suara.com dikutip Kamis (6/3/2025).

Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) Susanto Djaja dalam acara "Meet The CEO" besutan IDNFinancials.com dengan Suara.com.
Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) Susanto Djaja dalam acara "Meet The CEO" besutan IDNFinancials.com dengan Suara.com.

Susanto mengungkapkan salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan Metrodata adalah diversifikasi bisnisnya. Berbeda dengan para pesaingnya yang hanya fokus pada satu atau dua segmen, Metrodata memiliki portofolio yang lengkap, mencakup distribusi, solusi komersial, solusi konsultasi, dan konsumen.

"Pendekatan "one-stop service end-to-end" ini memungkinkan Metrodata untuk melayani berbagai kebutuhan pelanggan, sehingga meningkatkan volume penjualan dan pangsa pasar," ungkap Susanto.

Dijelaskan Susanto meskipun pertumbuhan pasar laptop dan PC hanya sekitar 6-8%, Metrodata berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 13% dari sisi penjualan ponsel. Hal ini terutama didorong oleh keberhasilan penjualan produk merek Infinix, yang mengalami peningkatan signifikan.

"Hal ini menunjukan bahwa Metrodata berhasil dalam memilih dan memasarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar," katanya.

Maka dari, meskipun di tengah kondisi ekonomi yang melemah dan penurunan daya beli, Metrodata mampu mempertahankan pertumbuhan double digit. Hal ini menunjukkan ketahanan perusahaan dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daya Beli Lemah, Orang RI Buru Ponsel Murah

Daya Beli Lemah, Orang RI Buru Ponsel Murah

Bisnis | Kamis, 06 Maret 2025 | 10:20 WIB

Tanggal Rilis dan Bocoran Spesifikasi HUAWEI Mate X6: Desain Premium, Kamera Canggih, dan Layar Tangguh

Tanggal Rilis dan Bocoran Spesifikasi HUAWEI Mate X6: Desain Premium, Kamera Canggih, dan Layar Tangguh

Tekno | Rabu, 05 Maret 2025 | 16:01 WIB

Groundhog DSP Hadirkan Iklan Digital Berbasis Teknologi AI

Groundhog DSP Hadirkan Iklan Digital Berbasis Teknologi AI

Tekno | Rabu, 05 Maret 2025 | 11:01 WIB

Terkini

Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional

Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:44 WIB

Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini

Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:30 WIB

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:14 WIB

Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital

Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:03 WIB

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:01 WIB

Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman

Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:40 WIB

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:38 WIB

Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI

Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:35 WIB

Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin

Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:25 WIB