IHSG Anjlok, Isu Sri Mulyani Mundur dan Para Ekonom Pesimis jadi Biang Kerok?

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 18 Maret 2025 | 13:12 WIB
IHSG Anjlok, Isu Sri Mulyani Mundur dan Para Ekonom Pesimis jadi Biang Kerok?
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pasar saham Indonesia mengalami gejolak hebat pada Selasa (18/3/2025) dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hampir 7 persen pada perdagangan sesi pertama.

Penurunan tajam ini memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memberlakukan trading halt atau penghentian sementara perdagangan.

Perdagangan dibuka dengan sentimen negatif, dan tekanan jual terus meningkat sepanjang sesi. Pada pukul 11:19 WIB, IHSG telah merosot 5,02 persen ke level 5.146,91, memicu trading halt selama 30 menit.

Setelah perdagangan dilanjutkan, tekanan jual tidak mereda, dan IHSG terus terperosok hingga menyentuh penurunan hampir 7 persen.

Spekulasi mengenai potensi pengunduran diri Sri Mulyani dari Menteri Keuangan setelah Lebaran turut menambah sentimen negatif di pasar. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, isu ini memicu kekhawatiran terhadap ketidakstabilan politik dan dampaknya terhadap kebijakan ekonomi.

Hasil survei ini memberikan gambaran yang mengkhawatirkan tentang persepsi para pakar terhadap berbagai aspek ekonomi negara.

Menurut survei LPEM UI, mayoritas ahli, yaitu 23 dari 42 responden (55%), berpendapat bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini telah memburuk dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya. Bahkan, tujuh ahli menyatakan situasi ini jauh lebih buruk, sementara 11 ahli lainnya melihat kondisi ekonomi stagnan. Hanya satu ahli yang berpendapat bahwa kondisi ekonomi membaik.

"Dengan interval kepercayaan rata-rata sebesar 7,71 poin, hasil survei ini menunjukkan pandangan yang umumnya pesimis terhadap kondisi ekonomi Indonesia, menurut para ahli ekonomi," tulis LPEM UI dalam laporannya.

Para ahli juga memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi pada periode berikutnya akan lebih rendah dari angka saat ini. Meskipun tidak ada yang memprediksi kontraksi yang signifikan, 23 responden memprediksi pertumbuhan yang lebih lambat. Sementara itu, sebagian kecil responden (6 ahli) masih memperkirakan adanya pertumbuhan, dan lebih dari seperempat responden memperkirakan tidak ada perubahan signifikan.

baca juga

Sebagian besar pakar meyakini bahwa tekanan inflasi tidak berubah atau lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Namun, sembilan pakar menilai tekanan inflasi meningkat, dan hanya dua pakar yang melihat penurunan signifikan.

Kondisi pasar tenaga kerja juga menjadi perhatian utama. Mayoritas pakar menilai kondisi pasar tenaga kerja saat ini lebih buruk dibandingkan periode sebelumnya, dengan sembilan pakar bahkan menyatakan kondisi jauh lebih buruk. Hanya satu pakar yang melihat perbaikan, sementara 13 pakar berpendapat tidak ada perubahan.

"Hasil survei ini menilai situasi pasar tenaga kerja yang diharapkan masih belum memberikan rasa percaya diri bagi para pencari kerja," ungkap survei LPEM.

Sebanyak 14 pakar memperkirakan pasar tenaga kerja akan memburuk pada periode berikutnya, dan 10 pakar lainnya memprediksi kondisi yang jauh lebih buruk. Hanya lima pakar yang memperkirakan perbaikan.

Lingkungan bisnis juga diperkirakan akan memburuk. Sebanyak 17 pakar memperkirakan kondisi akan memburuk, dan enam pakar lainnya memprediksi kondisi yang jauh lebih buruk. Hanya lima pakar yang melihat potensi perbaikan.

Mengenai kebijakan pemerintah, sebagian besar responden menilai kebijakan fiskal tidak efektif (28 persen) atau sedikit tidak efektif (60 persen). Kebijakan moneter juga mendapat penilaian serupa, dengan sebagian besar pakar menilai kebijakan tersebut tidak memiliki dampak (38 persen) atau sedikit tidak efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Saham RI Tiba-tiba Berhenti, BEI: Kondisi Darurat

Pasar Saham RI Tiba-tiba Berhenti, BEI: Kondisi Darurat

Bisnis | Selasa, 18 Maret 2025 | 12:57 WIB

IHSG 'Hancur Lebur' saat Bursa Saham Asia dan Wall Street Kompak Menguat

IHSG 'Hancur Lebur' saat Bursa Saham Asia dan Wall Street Kompak Menguat

Bisnis | Selasa, 18 Maret 2025 | 12:47 WIB

Euro-4: Antara Dukungan Tinggi dan Beban Ekonomi, Survei CORE Indonesia Ungkap Dilema Masyarakat

Euro-4: Antara Dukungan Tinggi dan Beban Ekonomi, Survei CORE Indonesia Ungkap Dilema Masyarakat

Bisnis | Selasa, 18 Maret 2025 | 12:42 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×