Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Menhub Klaim Arus Mudik di Pelabuhan Merak Nggak Macet Meski Kendaraan Melonjak

Achmad Fauzi

Kamis, 27 Maret 2025 | 07:18 WIB
Menhub Klaim Arus Mudik di Pelabuhan Merak Nggak Macet Meski Kendaraan Melonjak
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Pelabuhan Merak/(Dok Kemenhub).

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut tak ada kemacetan yang berarti pada arus mudik di Pelabuhan Merak, Banten. Meskipun, jumlah kendaraan yang melintas mengalami lonjakan cukup tinggi sejak beberapa hari lalu.

"Sejak H-10 kemarin sudah terjadi lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan yang cukup tinggi di Pelabuhan Merak. Akan tetapi berkat koordinasi dan kolaborasi yang baik dengan semua stakeholder serta pengelolaan arus lalu lintas yang tepat, maka seperti yang kita lihat hari ini, arus lalu lintas terlihat lengang dari dan menuju pelabuhan, ujar Menhub Dudy di Pelabuhan Merak, Banten, seperti dikutip, Kamis (27/3/2025).

Menhub menjelaskan kondisi Pelabuhan Merak yang demikian menunjukkan bahwa telah terjadi tren pergeseran hari mudik pada sebagian segmen masyarakat. Ada masyarakat yang memilih untuk mudik lebih awal. Sementara itu, pergerakan truk yang terkendali juga membuktikan bahwa SKB tiga instansi yang dikeluarkan benar-benar sangat efektif.

Dirinya melanjutkan, kendati saat ini kondisi lalu lintas di Pelabuhan Merak aman terkendali, dirinya tetap meminta seluruh stakeholder untuk mengantisipasi lonjakan yang mungkin saja terjadi beberapa hari ke depan. Pasalnya, menurut prediksi pihak PT ASDP, malam nanti hingga H-3 Lebaran masih akan terjadi lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan yang signifikan.

Berdasarkan data yang dihimpun PT ASDP dari tanggal 21 - 25 Maret 2025, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara, menuju Pulau Sumatera mencapai angka 60.452 unit, naik 21 persen dibanding angkutan Lebaran tahun lalu pada periode yang sama, di mana angkanya 50.056 unit.

Sedangkan jumlah penumpang mencapai 264.174 orang, naik 30 persen dibanding angkutan Lebaran tahun lalu pada periode yang sama, di mana angkanya 203.774 orang.

Sebaliknya, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu, menuju Pulau Jawa sejak 21 - 25 Maret 2025 mencapai angka 39.075 unit, naik 9 persen dibanding angkutan Lebaran tahun lalu pada periode yang sama, di mana angkanya 35.839 unit.

Sedangkan jumlah penumpang mencapai 186.132 orang, naik 20 persen dibanding angkutan Lebaran tahun lalu pada periode yang sama, di mana angkanya mencapai 154.580 orang.

Dia mengimbau masyarakat agar memanfaatkan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan Pemerintah seperti WFA hingga diskon tarif tol untuk berangkat mudik lebih awal. Menurut Menhub, hal ini penting untuk memastikan keamanan dan kelancaran di perjalanan.

baca juga

Penumpang Transportasi Naik

Memasuki H-5 Lebaran 2025, jumlah pergerakan pemudik terus alami peningkatan hampir pada seluruh moda transportasi, yang juga mengakibatkan kepadatan pada beberapa titik simpul transportasi dan beberapa ruas jalan tol.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Budi Rahardjo menyampaikan, bahwa sesuai Data Harian Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu, Kemenhub mencatat secara akumulasi pergerakan sejak H-10 sampai dengan H-6 (21 sampai dengan 25 Maret 2025), jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum mengalami peningkatan hingga 4.510.256 orang. Angka ini naik 10,30% dibandingkan dengan angkutan Lebaran 2024 untuk periode yang sama.

Namun secara data pergerakan harian, jumlah keberangkatan penumpang angkutan umum harian pada H-6 atau 25 Maret 2025 sebanyak 822.958 orang, atau turun 16.49 persen dibanding jumlah keberangkatan penumpang H-6 angkutan Lebaran 2024.

"Pergerakan pemudik yang telah terjadi sejak H-10 sampai dengan H-6, terus mengalami fluktuasi dengan kecenderungan terus naik. Hal ini perlu menjadi kewaspadaan pemudik dan jika perlu dapat melakukan mudik lebih awal dengan memanfaatkan Work From Anywhere (WFA) untuk menghindari puncak arus mudik yang diprediksi akan terjadi pada Kamis sampai dengan Minggu ini," ungkap Budi.

Peningkatan signifikan terlihat pada pengguna angkutan penyeberangan yang naik 40,13 persen atau sebanyak 954.627 penumpang, jika dibandingkan angkutan Lebaran 2024. Peningkatan juga terjadi pada moda kereta api yaitu sebanyak 1.474.941 penumpang atau naik 13,27 persen dibandingkan dengan angkutan Lebaran 2024.

Sementara pada angkutan udara, jumlah keberangkatan penumpang naik sebesar 7,41 persen atau sebanyak 1.184.530 penumpang baik untuk penerbangan domestik dan internasional. Selain itu, pengguna angkutan bus juga mengalami peningkatan naik 4,18 persen atau sebanyak 682.720 penumpang.

Sementara itu, penurunan terjadi pada angkutan kapal laut yang turun 38.58 persen atau sebanyak 213.438 penumpang bila dibandingkan dengan angkutan lebaran 2024 pada periode waktu yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diskon Tarif Terasa, Jumlah Penumpang Pesawat Sudah Tembus 2,17 Juta Orang

Diskon Tarif Terasa, Jumlah Penumpang Pesawat Sudah Tembus 2,17 Juta Orang

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 21:30 WIB

Pengusaha Kapal Keluhkan Pengalihan Truk dari Merak ke Ciwandan Tak Sesuai SKB

Pengusaha Kapal Keluhkan Pengalihan Truk dari Merak ke Ciwandan Tak Sesuai SKB

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 20:58 WIB

Jalan Tol Trans Jawa Mulai Dipadati Pemudik Angkutan Umum Hingga Kendaran Pribadi

Jalan Tol Trans Jawa Mulai Dipadati Pemudik Angkutan Umum Hingga Kendaran Pribadi

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 20:41 WIB

Terkini

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:13 WIB

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:02 WIB

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 20:13 WIB

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:39 WIB

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

×