Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Update Rekayasa Lalu Lintas Selama Libur Lebaran, Sampai Kapan Ganjil-genap Ditiadakan?

M Nurhadi

Jum'at, 28 Maret 2025 | 12:33 WIB
Update Rekayasa Lalu Lintas Selama Libur Lebaran, Sampai Kapan Ganjil-genap Ditiadakan?
Kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meniadakan penerapan aturan ganjil-genap kendaraan pribadi selama masa libur Lebaran dan cuti bersama 2025. Kebijakan ini mulai berlaku sejak Jumat, 28 Maret 2025 hingga 7 April 2025 mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa peniadaan ini dilakukan untuk memberikan kelonggaran bagi masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan Lebaran.

"Ganjil-genap itu ditiadakan selama masa libur Lebaran dan cuti bersama. Artinya sampai dengan tanggal 7 itu tidak ada ganjil-genap," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta, dikutip via Antara.

Selain aturan ganjil-genap, kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang seharusnya digelar pada 30 Maret dan 6 April 2025 juga turut ditiadakan. Kebijakan ini diambil setelah melihat tren penurunan volume kendaraan yang mencapai 35% sejak H-7 Lebaran, serta pertimbangan banyaknya warga yang sudah mudik ke luar kota.

"Jadi dua minggu ini ditiadakan untuk Hari Bebas Kendaraan Bermotor," kata Syafrin.

"Harapannya tentu saat ini, pelaksanaan ini bisa berjalan sempurna dan masyarakat bisa melaksanakan persiapan Lebaran dengan baik," sambungnya.

Secara historis, aturan ganjil-genap di Jakarta pertama kali diterapkan pada tahun 2016 sebagai upaya mengurangi kemacetan di jalan-jalan utama ibukota. Sistem ini membatasi kendaraan berdasarkan nomor polisi, di mana kendaraan dengan nomor ganjil hanya boleh melintas pada tanggal ganjil, dan sebaliknya.

Namun saat ini, penerapan ganjil-genap tidak lagi diberlakukan secara permanen. Berdasarkan evaluasi Dishub DKI, efektivitas aturan ini mulai menurun seiring dengan perkembangan sistem transportasi massal seperti MRT dan LRT Jakarta yang telah mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Selama periode libur Lebaran ini, Dishub lebih memfokuskan pada pengaturan lalu lintas di pusat-pusat perbelanjaan seperti Pasar Tanah Abang, Thamrin City, dan Glodok. Sedangkan pasca Lebaran, pengaturan akan difokuskan pada kawasan wisata seperti Taman Margasatwa Ragunan yang akan menerapkan sistem satu arah.

baca juga

Selain Ragunan, Syafrin juga melakukan pengaturan rekayasa lalu lintas di kawasan Ancol, Kota Tua, Monumen Nasional (Monas) dan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Meski aturan ganjil-genap ditiadakan, Dishub memastikan layanan transportasi umum tetap beroperasi dengan penambahan kapasitas hingga 20%. TransJakarta bahkan akan memperpanjang jam operasional hingga pukul 24.00 WIB untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

Kebijakan peniadaan ganjil-genap ini mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan masyarakat. Banyak warga yang mengapresiasi fleksibilitas ini, terutama bagi mereka yang harus bolak-balik berbelanja kebutuhan Lebaran.

Aturan ganjil-genap normal akan kembali diberlakukan mulai 8 April 2025 pukul 06.00 WIB, bersamaan dengan kembalinya aktivitas normal pasca libur Lebaran. Masyarakat dapat memantau informasi terkini melalui aplikasi Jaki atau akun resmi @dkijakarta.

Sebagai informasi, aturan ganjil-genap merupakan kebijakan pembatasan kendaraan bermotor yang diberlakukan berdasarkan nomor polisi kendaraan. Sistem ini pertama kali diperkenalkan di Jakarta pada tahun 2016 dengan beberapa tujuan utama membatasi jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah tertentu, terutama di jalan-jalan utama Jakarta yang sering mengalami kepadatan. Dengan mengurangi sekitar 50% volume kendaraan setiap harinya, diharapkan arus lalu lintas bisa lebih lancar.

Selain, itu juga menurunkan jumlah kendaraan secara otomatis mengurangi emisi gas buang yang menjadi penyebab utama polusi udara di Jakarta. Ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas udara ibukota.

Kebijakan ini sekaligus menjadi insentif bagi warga untuk beralih ke transportasi massal seperti TransJakarta, MRT, dan LRT yang terus dikembangkan pemerintah. Pembatasan ini membantu mengurangi beban jalan tol dalam kota yang sering menjadi titik kemacetan utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

150 Juta Orang Diprediksi Berwisata Saat Lebaran 2025, Kuliner Jadi Magnet Utama

150 Juta Orang Diprediksi Berwisata Saat Lebaran 2025, Kuliner Jadi Magnet Utama

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2025 | 11:44 WIB

Persib Bandung Mulai Masuki Libur Lebaran, Beckham Putra Siap Tahan Godaan

Persib Bandung Mulai Masuki Libur Lebaran, Beckham Putra Siap Tahan Godaan

Your Say | Jum'at, 28 Maret 2025 | 11:42 WIB

Tips Pilih Baju Lebaran Pria Anti Gerah ala Desainer: Palazzo hingga Oversize Jadi Kunci!

Tips Pilih Baju Lebaran Pria Anti Gerah ala Desainer: Palazzo hingga Oversize Jadi Kunci!

Lifestyle | Jum'at, 28 Maret 2025 | 11:30 WIB

Komdigi Jamin Jaringan Internet di Area Arus Mudik Stabil Selama Lebaran, Rata-rata 30-50 Mbps

Komdigi Jamin Jaringan Internet di Area Arus Mudik Stabil Selama Lebaran, Rata-rata 30-50 Mbps

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 11:26 WIB

Mulai Hari Ini, One Way Nasional Resmi Diterapkan Mulai KM 70 Hingga KM 414

Mulai Hari Ini, One Way Nasional Resmi Diterapkan Mulai KM 70 Hingga KM 414

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 11:11 WIB

Kolaborasi Unik, Aroma Manis Kue Lebaran Hadir dalam Bentuk Parfum

Kolaborasi Unik, Aroma Manis Kue Lebaran Hadir dalam Bentuk Parfum

Lifestyle | Jum'at, 28 Maret 2025 | 10:58 WIB

Terkini

Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka

Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka

Bali | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:33 WIB

BRI dan Danantara Perkuat Transformasi untuk Pertumbuhan Perekonomian Rakyat yang Berkelanjutan

BRI dan Danantara Perkuat Transformasi untuk Pertumbuhan Perekonomian Rakyat yang Berkelanjutan

Lampung | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:32 WIB

Indosat Perkuat Jatim, 14 Juta Pelanggan dan Trafik Data Naik 9,6 Persen

Indosat Perkuat Jatim, 14 Juta Pelanggan dan Trafik Data Naik 9,6 Persen

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:30 WIB

BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat

BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat

Kaltim | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:27 WIB

5 Cara Memilih Sunscreen untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Utamakan Kandungan Anti Aging

5 Cara Memilih Sunscreen untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Utamakan Kandungan Anti Aging

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:25 WIB

Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite

Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite

Kalbar | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:24 WIB

Diperiksa 6 Jam Terkait Korupsi Seragam Rp16 M, Bupati Gowa: Silakan Tanya ke Penyidik

Diperiksa 6 Jam Terkait Korupsi Seragam Rp16 M, Bupati Gowa: Silakan Tanya ke Penyidik

Sulsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:23 WIB

BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI

BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:20 WIB

Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua

Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:17 WIB

Transformasi BRIvolution Reignite Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan BRI

Transformasi BRIvolution Reignite Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan BRI

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:16 WIB

×