Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

IHSG Naik 5,07 Persen Pasca Penundaan Tarif Trump, Rupiah Turut Menguat!

M Nurhadi

Kamis, 10 April 2025 | 09:17 WIB
IHSG Naik 5,07 Persen Pasca Penundaan Tarif Trump, Rupiah Turut Menguat!
Kantor Bursa Efek Indonesia di Jakarta. [Antara]

Suara.com -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tajam pada perdagangan Kamis pagi, mencatat kenaikan 302,62 poin (5,07%) ke level 6.270,61. Penguatan ini turut didorong oleh kenaikan indeks LQ45 yang melonjak 44,78 poin (6,69%) ke posisi 714,15. Sementara itu, nilai tukar rupiah juga menguat 40 poin (0,24%) menjadi Rp16.833 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.873.

Wall Street Bangkit, Pasar Respons Kebijakan Tarif Trump
Reli IHSG sejalan dengan pemulihan pasar saham AS (Wall Street) setelah Presiden Donald Trump mengumumkan penundaan tarif impor selama 90 hari untuk sejumlah negara. Kebijakan ini meredakan kekhawatiran investor akan dampak perang dagang terhadap ekonomi global. Indeks S&P 500 melonjak 9,5%, diikuti kenaikan Dow Jones (7,87%) dan Nasdaq Composite (12,16%). Sektor teknologi menjadi penyokong utama dengan kenaikan 14,15%, sementara saham-saham seperti Nvidia (+18,7%) dan Apple (+15,3%) mencatatkan lonjakan signifikan.

Namun, Trump tetap memberlakukan kenaikan tarif impor dari China menjadi 125%, sebagai respons atas kebijakan China yang menaikkan tarif 84% untuk produk AS mulai 10 April. Langkah ini memicu ketidakpastian baru meskipun pasar AS merespons positif jeda tarif untuk negara lain.

Bursa Asia Tertekan, Ketegangan Perdagangan Masih Membayangi
Berbeda dengan Wall Street, mayoritas bursa Asia justru melemah. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 3,93%, disusul Topix (-3,40%), Taiex Taiwan (-5,79%), dan Kospi Korea Selatan (-1,74%). Pasar Australia (ASX 200) dan regional seperti Singapura (FTSE Straits Times) serta Malaysia (FTSE Malay) juga terkoreksi lebih dari 2%.

Sementara itu, Hang Seng Hong Kong (+0,68%) dan CSI 300 China (+0,99%) menjadi pengecualian dengan catatan menguat. Pelemahan terjadi karena investor mengantisipasi tarif baru AS yang berlaku tengah malam waktu setempat, dengan barang-barang China kini menghadapi tarif kumulatif 104%.

Proyeksi IHSG: Potensi Rebound Lebih Lanjut

Sebelumnya, IHSG pada Rabu (9/4/2025) lalu ditutup melemah 0,47% dengan net sell asing mencapai Rp1,05 triliun. Saham-saham seperti BBRI, BMRI, BBNI, MDKA, dan MAPI menjadi yang paling banyak dilepas investor asing.

Namun, analis memproyeksikan IHSG berpeluang rebound. Phintraco Sekuritas memperkirakan indeks bergerak ke kisaran 6.160–6.270, dengan potensi melanjutkan penguatan hingga 6.450–6.500 jika euforia pasar cukup kuat. Valdy Kurniawan, Senior Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, menyatakan bahwa penundaan tarif oleh Trump memberi waktu bagi Indonesia untuk bernegosiasi dengan AS sekaligus meredam risiko pembalasan dari negara lain.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berbalik menguat (rebound) mengikuti bursa saham global, utamanya bursa Wall Street, AS. Kenaikan itu seiring pelaku pasar merespons positif penundaan tarif resiprokal ke berbagai negara selama 90 hari oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, kecuali ke China.

baca juga

Meskipun pengumuman Trump meredakan sentimen negatif sementara, ketegangan AS-China masih menjadi ancaman serius bagi stabilitas pasar. Investor perlu memantau perkembangan kebijakan perdagangan dan respons bank sentral, termasuk keputusan suku bunga Reserve Bank of India yang akan diumumkan hari ini.

Meski sentimen membaik, ketegangan AS-China tetap menjadi risiko utama bagi stabilitas pasar. Investor disarankan memantau perkembangan kebijakan perdagangan dan keputusan bank sentral, termasuk suku bunga Reserve Bank of India yang akan diumumkan hari ini.

Pasar keuangan global masih dalam mode "risk-on, risk-off", di mana setiap perkembangan geopolitik dapat memicu gejolak tinggi. Para pelaku pasar disarankan untuk tetap selektif, memanfaatkan peluang rebound dengan manajemen risiko yang ketat, serta memperhatikan level support (5.850–5.900) dan resistance (6.100–6.200) IHSG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wall Street Bangkit! IHSG Diprediksi Rebound Efek Penundaan Tarif Trump

Wall Street Bangkit! IHSG Diprediksi Rebound Efek Penundaan Tarif Trump

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 09:11 WIB

Tarif Trump Ditunda, IHSG Bersiap Rebound Hari Ini

Tarif Trump Ditunda, IHSG Bersiap Rebound Hari Ini

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 07:39 WIB

Perang Dagang Jilid Baru? Trump Ancam Industri Farmasi dengan Tarif Tinggi

Perang Dagang Jilid Baru? Trump Ancam Industri Farmasi dengan Tarif Tinggi

News | Rabu, 09 April 2025 | 23:36 WIB

Bantah Omongan AS, Adik Kim Jong-un Tegas Menolak Denuklirisasi Korut

Bantah Omongan AS, Adik Kim Jong-un Tegas Menolak Denuklirisasi Korut

News | Rabu, 09 April 2025 | 21:53 WIB

Langkah Trump Teken Perintah Eksekutif Hidupkan Kembali Industri Batu Bara AS

Langkah Trump Teken Perintah Eksekutif Hidupkan Kembali Industri Batu Bara AS

News | Rabu, 09 April 2025 | 21:13 WIB

Rupiah Terkapar Dekati Rp 17.000, Puan Minta Hal Ini ke Pemerintah Prabowo

Rupiah Terkapar Dekati Rp 17.000, Puan Minta Hal Ini ke Pemerintah Prabowo

News | Rabu, 09 April 2025 | 19:44 WIB

Terkini

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:57 WIB

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:38 WIB

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:34 WIB

Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing

Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:20 WIB

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 06:08 WIB

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB