Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Doo Financial Mulai Rambah Bisnis ke Indonesia, Targetkan 200 Nasabah/Bulan

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 11 April 2025 | 09:33 WIB
Doo Financial Mulai Rambah Bisnis ke Indonesia, Targetkan 200 Nasabah/Bulan
Doo Finance resmi ekspansi bisnis ke Indonesia.

Suara.com - Doo Financial, perusahaan pialang online yang berada di bawah naungan Doo Group, resmi memulai ekspansi bisnisnya di Indonesia. Ekspansi ini dimulai dengan peresmian kantor baru yang berlokasi di International Financial Centre 2.

Perusahaan ini memiliki misi untuk memperluas jangkauan layanan investasi globalnya di kawasan Asia Tenggara.

Mengusung tagline “Explore Trading Future”, Doo Financial menargetkan untuk menjaring 200 nasabah baru setiap bulannya. Dengan demikian, perusahaan optimis dapat meraih sekitar 1.000 nasabah hingga akhir tahun 2025.

"Kami ingin memberikan alternatif terbaik bagi masyarakat Indonesia dalam bertransaksi di pasar global. Melalui ekspansi ini, kami menghadirkan platform perdagangan terintegrasi yang nyaman, inovatif, dan siap menjawab kebutuhan investor modern," ujar Presiden Direktur PT Doo Financial Futures. Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat (11/4/2025).

Didukung oleh pengalaman lebih dari satu dekade dan jaringan internasional yang mencakup 21 kantor di berbagai belahan dunia, Doo Financial membawa produk unggulan seperti Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) dan produk-produk berjangka dari bursa internasional seperti CME (Chicago Mercantile Exchange).

Produk PALN (Perdagangan Alternatif Luar Negeri) juga ditawarkan sebagai salah satu keunggulan untuk menjangkau pasar saham dan kontrak berjangka dari Amerika Serikat.

Ariston melanjutkan, Doo Financial berkomitmen untuk tidak hanya menawarkan layanan perdagangan, tetapi juga edukasi berkelanjutan kepada masyarakat Indonesia.

"Karakter masyarakat kita masih perlu dibentuk melalui edukasi mengenai pasar keuangan. Oleh karena itu, kami membentuk tim edukasi khusus untuk menyelenggarakan seminar, pelatihan, dan event edukatif lainnya," beber dia.

Salah satu keunggulan utama Doo Financial di Indonesia adalah peluncuran aplikasi one-stop transaction, yang memungkinkan nasabah mengakses berbagai produk investasi mulai dari perdagangan mata uang asing, saham global, hingga produk derivatif dalam satu platform terintegrasi. Proses deposit dan penarikan dana pun dirancang semudah mungkin demi kenyamanan pengguna.

Doo Financial juga menonjolkan kekuatan brand globalnya melalui kemitraan dengan klub sepak bola Manchester United, yang ditampilkan secara menonjol di kantor barunya.

Untuk bisa bersaing dengan perusahaan pialang lain, Ariston memiliki dua strategi, yaitu layanan dan biaya transaksi yang kompetitif. Menurut dia, dengan layanan yang membuat nyaman, maka nasabah bisa terus menggunakan Doo Finance.

"Kedua, dari segi biaya transaksi. Itu juga kita harus memberikan biaya yang kompetitif. Dibilang rendah sih enggak ya, tapi kompetitif. Bersaing dengan broker-broker lain. Karena kita tidak mau terpancing untuk perang harga," imbuh dia.

Pasar Bergejolak Jadi Peluang

Ariston juga menilai bahwa volatilitas pasar bukanlah hambatan, melainkan peluang. Menurutnya, fluktuasi harga yang tinggi justru mendorong volume transaksi, mengingat produk yang ditawarkan Doo Financial memungkinkan nasabah untuk membuka posisi beli maupun jual.

"Kami lebih berfokus pada perdagangan jangka pendek (trading) daripada investasi jangka panjang. Volatilitas justru membuka banyak peluang. Yang terpenting adalah nasabah mengetahui cara mengelola risiko," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Melonjak Tajam: Sentuh Rp1,846 Juta per Gram, Ini Rinciannya

Harga Emas Antam Melonjak Tajam: Sentuh Rp1,846 Juta per Gram, Ini Rinciannya

Bisnis | Kamis, 10 April 2025 | 16:28 WIB

7 Ide Hasilkan Uang Hanya dengan Rebahan

7 Ide Hasilkan Uang Hanya dengan Rebahan

Bisnis | Selasa, 08 April 2025 | 15:51 WIB

Cara Perusahaan Swasta Investasi Sosial Demi Ketahanan Pangan Lokal

Cara Perusahaan Swasta Investasi Sosial Demi Ketahanan Pangan Lokal

Bisnis | Sabtu, 05 April 2025 | 07:53 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB