Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Mau Aman saat Negara Krisis? Kamu Harus Punya Uang Tunai Segini di Rumah

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 18 April 2025 | 22:29 WIB
Mau Aman saat Negara Krisis? Kamu Harus Punya Uang Tunai Segini di Rumah
Ilustrasi uang tabungan (Freepik)

Suara.com - Dengan tarif yang menciptakan ketidakpastian ekonomi, banyak warga Amerika serta dunia mempertimbangkan kembali tabungan darurat mereka. Salah satunya menyimpan sejumlah uang tunai di rumah.

Tidak semua perencana keuangan menganggap uang tunai penting, tetapi beberapa orang mengatakan sebaiknya menyimpan sejumlah kecil uang tunai untuk berjaga-jaga. Hal ini jika terjadi pemadaman listrik, bencana alam, atau gangguan pada layanan keuangan atau negara alami krisis.

"Saya akan merasa nyaman dengan uang tunai sebesar 500 hingga 1.000 dollar AS atau sekitar Rp 16,7 juta untuk masalah yang tidak terduga" seperti badai," kata Matthew Saneholtz, perencana keuangan bersertifikat di Tobias Financial Advisors di Florida dilansir CNBC International, Jumat (18/4/2025).

Menurut dia menyimpan uang tunia sebanyak 300 hingga 500 dollar AS di rumah untuk keadaan darurat atau pengeluaran tak terduga adalah keputusan yang benar. Apalagi, menyimpan uang tunai di rumah adalah "pilihan pribadi. Sebab, uang tunai dapat "berguna" dalam beberapa situasi, ia memperingatkan agar tidak terlalu bergantung padanya.

"Saya tidak akan berlebihan dengan uang tunai fisik, karena tidak diasuransikan oleh FDIC dan tidak menghasilkan bunga," kata kata Melissa Caro, CFP dan pendiri My Retirement Network.

Asuransi FDIC menanggung hingga $250.000 per orang, per bank, di semua rekening, jika bank yang diasuransikan FDIC bangkrut. Namun, Anda menyimpan uang tunai di rumah juga harus berhati-hatilah. Untuk itu pilihlah tempat yang tidak bisa diambil oleh pencuri salah satunya di berankas.

"Bahkan jika Anda merasa barang-barang ini disimpan dengan aman di brankas, menyebarkan informasi ini kemungkinan akan membuat Anda menjadi sasaran pencuri," katanya.

Selain sejumlah kecil uang tunai di rumah, sekarang adalah waktu yang tepat untuk meninjau kembali dana darurat Anda. Perencana keuangan biasanya menyarankan untuk menyimpan dana tiga hingga enam bulan untuk pengeluaran penting dalam rekening giro atau tabungan berbunga tinggi. Atau tempat yang mudah diakses, tetapi terpisah dari pengeluaran sehari-hari Anda.

Namun dengan ketidakpastian ekonomi yang lebih besar, Anda mungkin ingin memperluas tabungan tersebut hingga pengeluaran selama setahun. "Jika Anda bekerja di industri yang kemungkinan akan terjadi PHK usahakan sekitar sembilan hingga 12 bulan," kata Saneholtz.

Apalagi  banyak orang Amerika yang tidak memiliki tabungan darurat. Sekitar 42% tidak memiliki tabungan darurat, dan 40% tidak dapat menutupi pengeluaran sebesar 1.000 dollar AS Jika Anda memulai dari nol, ingatlah bahwa memiliki dana cadangan lebih baik daripada tidak sama sekali.

"Jika Anda mulai dari 50 dollar AS, itu lebih banyak dari yang Anda miliki bulan lalu. Dari sana, cobalah untuk menambah tabungan Anda sesuai anggaran yang memungkinkan, terutama dengan memangkas pengeluaran yang tidak penting," katanya.

Sementara itu siapkan juga dana darurat lainnya. Sebab, dana darurat adalah simpanan uang yang disiapkan untuk menghadapi situasi tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, sakit mendadak, atau kerusakan kendaraan. Ini berbeda dengan tabungan biasa yang biasanya ditujukan untuk tujuan keuangan yang telah direncanakan, seperti liburan atau membeli gadget.

Dana darurat adalah simpanan yang bisa digunakan untuk biaya mendesak. Oleh karena itu, simpan dana darurat di tempat yang aman dan gampang diakses. Berikut ini tempat yang bisa simpan dana darurat:
-Rekening Tabungan
Plus: Gampang dicairkan kapan aja.
Minus: Bunga kecil banget.
-Deposito Jangka Pendek
Plus: Bunga lebih tinggi dari tabungan biasa.
Minus: Harus nunggu tenor selesai buat dicairkan.
-Reksa Dana Pasar Uang
Plus: Imbal hasil lebih besar dari deposito.
Minus: Ada risiko kecil meskipun relatif aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:04 WIB

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:54 WIB

Rupiah Anjlok, Nasabah Mulai Berbondong-bondong Nabung Dolar AS

Rupiah Anjlok, Nasabah Mulai Berbondong-bondong Nabung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:14 WIB

Jangan Biarkan Uang Menguap, Ini 2 Investasi Aman saat Rupiah Melemah

Jangan Biarkan Uang Menguap, Ini 2 Investasi Aman saat Rupiah Melemah

Your Say | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:30 WIB

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi

KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:09 WIB

Banyak Orang Baru Sadar, Memisahkan Uang per Kebutuhan Bikin Finansial Lebih Aman

Banyak Orang Baru Sadar, Memisahkan Uang per Kebutuhan Bikin Finansial Lebih Aman

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:09 WIB

Daftar Saldo Minimal Tabungan BRI Terbaru: Mulai dari Rp5 Ribu Saja!

Daftar Saldo Minimal Tabungan BRI Terbaru: Mulai dari Rp5 Ribu Saja!

Bri | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:46 WIB

Makin Loyo, Rupiah Sentuh Rp17.716 per Dolar AS

Makin Loyo, Rupiah Sentuh Rp17.716 per Dolar AS

Foto | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:52 WIB

1 Ringgit Malaysia Berapa Rupiah? Intip Kurs Terbaru yang Bikin Liburan ke Malaysia Makin Mahal

1 Ringgit Malaysia Berapa Rupiah? Intip Kurs Terbaru yang Bikin Liburan ke Malaysia Makin Mahal

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:16 WIB

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:43 WIB

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:29 WIB

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:19 WIB

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:34 WIB

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:28 WIB

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:19 WIB

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:18 WIB

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI

Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB