Menhub Beberkan Progres Proyek Pengembangan Pelabuhan Patimban

Achmad Fauzi

Minggu, 27 April 2025 | 19:03 WIB
Menhub Beberkan Progres Proyek Pengembangan Pelabuhan Patimban
Proyek Pengembangan Pelabuhan Patimban/(Dokumentasi BKIP Kemenhub).

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan pembangunan royek pengembangan Pelabuhan Patimban fase I-2 yang meliputi Car Terminal (paket 5) dan Container Terminal (paket 6) sesuai rencana. Hal ini setelah Menhub meninjau kedua proyek tersebut.

Suara.com - "Secara garis besar, progres pembangunan Car Terminal dan Container Terminal di Pelabuhan Patimban sudah berjalan dengan baik. Saya berharap pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga mampu meningkatkan kapasitas di pelabuhan serta yang terpenting, mampu meningkatkan daya saing logistik secara nasional," ujar Menhub dalam keterangan tertulis, Minggu (27/4/2025).

Menhub Dudy menjelaskan hingga saat ini progres pembangunan Car Terminal sudah menyentuh angka 78,90 persen, ditargetkan akan rampung pada 28 Oktober 2025. Sementara progres pembangunan Container Terminal sudah menyentuh angka 73,87 persen, ditargetkan akan rampung pada 3 November 2025.

Pembangunan Car Terminal paket 5 merupakan lanjutan pengembangan areal terminal kendaraan paket 1 yang saat ini telah beroperasi.

Dengan terbangunnya dermaga kendaraan paket 5, maka kapasitas terminal kendaraan nantinya akan meningkat dari 218.000 completely build up (CBU) menjadi 600.000 CBU. Adapun kapasitas terminal peti kemas akan meningkat dari 250.000 TEUs jadi 1,9 juta TEUs.

Menhub menambahkan kegiatan ekspor-impor kendaraan di Pelabuhan Patimban telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik dari tahun ke tahun. Tujuan ekspor kendaraan terbesar ada di sejumlah negara seperti Filipina, Brunei Darussalam, dan Jepang, sementara negara pengimpor kendaraan terbesar adalah Jepang, Malaysia, China, serta Thailand.

"Hadirnya Pelabuhan Patimban adalah upaya Pemerintah untuk menyeimbangkan arus logistik antara wilayah Indonesia bagian Barat, Tengah, dan Timur. Ini penting untuk mendorong terwujudnya pemerataan pembangunan dan perekonomian di tanah air. Selain itu, kehadiran pelabuhan ini juga menjadi simpul dari kegiatan ekspor-impor otomotif dari sejumlah kawasan industri di wilayah Jawa Barat," beber dia.

Menhub Dudy mengajak para pelaku bisnis untuk berpartisipasi dan melakukan kegiatan usaha di Pelabuhan Patimban. Keberhasilan kebijakan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah tidak akan bisa tercapai tanpa adanya peran dan dukungan dari para pelaku bisnis.

"Semoga Pelabuhan Patimban dapat memantik potensi bisnis di kawasan Jawa Barat dan sekitarnya," kata Menhub.

baca juga

Profil Pelabuhan Patimban

Pelabuhan Patimban dibangun untuk mendukung distribusi ekspor-impor yang selama ini terlalu terkonsentrasi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Dengan kapasitas yang besar dan fasilitas modern, Patimban diharapkan mampu mengurangi kepadatan logistik, meningkatkan efisiensi biaya, serta mempercepat waktu pengiriman barang.

Secara bertahap, Patimban dikembangkan menjadi pelabuhan berkelas dunia. Pada tahap awal, pelabuhan ini memiliki kapasitas untuk menangani 3,75 juta TEUs (twenty-foot equivalent units) kontainer dan hingga 600.000 unit kendaraan per tahun. Setelah seluruh tahapan pembangunan selesai sekitar tahun 2027, kapasitas totalnya diproyeksikan mencapai 7,5 juta TEUs — hampir setara dengan kapasitas Pelabuhan Tanjung Priok saat ini.

Pelabuhan ini juga telah didesain secara khusus untuk mendukung sektor otomotif. Banyak perusahaan otomotif Jepang dan negara lainnya yang memanfaatkan Pelabuhan Patimban untuk ekspor mobil ke pasar Asia Tenggara, Australia, bahkan ke Timur Tengah. Lokasinya yang hanya sekitar 70 km dari kawasan industri Karawang dan Bekasi, pusat produksi otomotif Indonesia, menjadikan Patimban sangat strategis.

Pemerintah terus memperkuat konektivitas Pelabuhan Patimban dengan infrastruktur darat, termasuk pembangunan jalan tol yang langsung menghubungkan pelabuhan dengan jaringan tol nasional. Proyek jalan tol akses Patimban sepanjang 37 kilometer ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Hal ini akan memangkas waktu tempuh dari kawasan industri ke pelabuhan, sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Selain itu, Pelabuhan Patimban didukung dengan fasilitas smart port berbasis teknologi informasi, seperti sistem digitalisasi layanan, monitoring arus barang secara real-time, dan pengelolaan logistik yang lebih transparan.

Pelabuhan Patimban saat ini dikelola oleh PT Pelabuhan Patimban Internasional (PPI), sebuah konsorsium antara PT Pelindo dengan perusahaan Jepang, Toyota Tsusho Corporation.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan Ungkap Tekanan Asing Agar Indonesia Terus Impor Beras, Kecewa dengan Swasembada

Mentan Ungkap Tekanan Asing Agar Indonesia Terus Impor Beras, Kecewa dengan Swasembada

Bisnis | Minggu, 27 April 2025 | 08:01 WIB

Manisnya Nanas Purbalingga: NanasQu Binaan Pertamina Gandeng 900 Petani Lokal Tembus Pasar Ekspor

Manisnya Nanas Purbalingga: NanasQu Binaan Pertamina Gandeng 900 Petani Lokal Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 19:00 WIB

Indonesia Incar Pasar Ekspor BRICS di Tengah Dinamika Perdagangan Global

Indonesia Incar Pasar Ekspor BRICS di Tengah Dinamika Perdagangan Global

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 16:21 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×