Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Harga Emas Antam Merosot Tajam Jadi Dibanderol Rp1.912.000/Gram

Achmad Fauzi

Jum'at, 02 Mei 2025 | 09:06 WIB
Harga Emas Antam Merosot Tajam Jadi Dibanderol Rp1.912.000/Gram
Emas batangan di Cikini Gold Center, Jakarta, Rabu (8/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Hari Jumat (2/5/2025) untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp1.912.000 per gram.

Harga emas Antam itu merosot tajam Rp20.000 dibandingkan hari Kamis (1/5/2025) sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp1.761.000 per gram.

Harga buyback itu juga meluncur Rp20.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 gram Rp1.006.000
  • Emas 1 Gram Rp1.912.000
  • Emas 2 gram Rp3.764.000
  • Emas 3 gram Rp5.621.000
  • Emas 5 gram Rp9.335.000
  • Emas 10 gram Rp18.615.000
  • Emas 25 gram Rp46.412.000
  • Emas 50 gram Rp92.745.000
  • Emas 100 gram Rp185.412.000
  • Emas 250 gram Rp463.265.000
  • Emas 500 gram Rp926.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp1.852.600.000

Harga Emas Dunia ke Level Terendah

Harga emas dunia tergelincir ke level terendah dua minggu di kisaran USD3.235 per troy ounce pada awal sesi perdagangan Asia hari Jumat 2 Mei 2025.

Seperti dilansir dari FXstreet, penurunan harga emas dunia ini seiring dengan berkurangnya ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan sejumlah mitra strategisnya. Perkembangan ini menekan permintaan terhadap aset-aset safe haven seperti emas, sekaligus memperkuat posisi Dolar AS.

Meredanya ketegangan dagang menjadi pemicu utama pergerakan bearish harga emas kali ini. Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pihaknya tengah dalam proses menyusun kesepakatan dagang baru dengan India, Korea Selatan, dan Jepang.

baca juga

Upaya ini bertujuan untuk mengubah kebijakan tarif tinggi yang sempat diberlakukan menjadi perjanjian perdagangan yang lebih bersahabat. Dalam perkembangan lain, media pemerintah China pada Kamis malam melaporkan bahwa Washington telah menghubungi Beijing untuk membuka kembali jalur pembicaraan dagang, khususnya terkait tarif tinggi sebesar 145 persen yang sempat dikenakan AS.

Sebagai dampak dari sentimen positif pasar terhadap negosiasi dagang tersebut, Dolar AS kembali menguat di pasar global. Penguatan mata uang ini secara langsung membuat harga emas menjadi kurang menarik bagi pembeli internasional yang bertransaksi menggunakan mata uang lain, karena biaya konversi yang lebih tinggi.

"Pasar melihat ketegangan perdagangan mereda dan kurang khawatir tentang independensi The Fed, sehingga mengurangi permintaan untuk aset safe haven untuk saat ini," kata Giovanni Staunovo, analis komoditas dari UBS.

Selain penguatan dolar, redanya kekhawatiran terhadap arah kebijakan Federal Reserve juga berkontribusi terhadap penurunan permintaan terhadap emas. Para pelaku pasar kini lebih fokus pada arah fundamental perekonomian AS dan perkembangan data-data makroekonomi terbaru.

Ilustrasi emas (x.com)
Ilustrasi emas (x.com)

Meskipun saat ini harga emas tengah mengalami tekanan, potensi rebound masih terbuka. Salah satu katalis utama yang bisa membalikkan arah harga adalah prospek penurunan suku bunga oleh Federal Reserve. Hal ini terutama dipicu oleh data Produk Domestik Bruto (PDB) AS kuartal pertama yang dilaporkan lebih lemah dari ekspektasi pasar pada hari Rabu lalu.

Pelemahan pertumbuhan ekonomi tersebut mendorong ekspektasi bahwa The Fed mungkin akan mengambil langkah akomodatif dalam waktu dekat, dengan menurunkan suku bunga acuan guna mendorong aktivitas ekonomi. Karena emas tidak memberikan imbal hasil (yield), harga logam mulia ini biasanya mendapatkan dorongan ketika suku bunga riil turun atau kebijakan moneter menjadi lebih longgar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Tabungan Emas Online Pegadaian, Bisa Investasi mulai Rp5000!

Harga Tabungan Emas Online Pegadaian, Bisa Investasi mulai Rp5000!

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2025 | 06:35 WIB

Harga Emas Melambung, Karena Ekonomi RI Goyang? Istana: Jangan Lebay!

Harga Emas Melambung, Karena Ekonomi RI Goyang? Istana: Jangan Lebay!

Bisnis | Rabu, 30 April 2025 | 11:12 WIB

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp1.965.000/Gram

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp1.965.000/Gram

Bisnis | Rabu, 30 April 2025 | 08:35 WIB

Terkini

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:47 WIB

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB