Bali Blackout, Update Terkini Listrik di Pulau Dewata Padam

Iwan Supriyatna

Jum'at, 02 Mei 2025 | 17:40 WIB
Bali Blackout, Update Terkini Listrik di Pulau Dewata Padam
Ilustrasi lilin untuk mati lampu. (Pixabay/Pexels)

Suara.com - Bali blackout sore ini, Jumat (2/5/2025). Listrik di Pulau Dewata padam dikonfirmasi oleh Perusahaan Listrik Negara atau PLN.

"Saat ini terjadi gangguan sistem kelistrikan yang mengakibatkan terhentinya pasokan listrik di sebagian wilayah Bali. Penyebab gangguan masih dalam proses investigasi," kata Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Bali, I Wayan Eka Susana.

Padamnya listrik di Pulau Dewata Bali mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan rambu-rambu lalu lintas yang turut padam mengakibatkan jalanan macet.

"Saat ini pemulihan sedang dilakukan secara bertahap oleh petugas di lapangan. Informasi perkembangan akan kami sampaikan secara berkala." pungkasnya.

Pemadaman listrik, baik yang direncanakan maupun tidak, dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan kerugian ekonomi. Dampaknya terasa mulai dari rumah tangga, bisnis, hingga layanan publik.

Kerugian dapat berupa kerusakan peralatan elektronik, terganggunya proses produksi, dan bahkan masalah keamanan. Penyebab pemadaman listrik beragam, mulai dari gangguan alam, kerusakan infrastruktur, hingga lonjakan permintaan.

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan investasi dalam pemeliharaan dan modernisasi jaringan listrik, diversifikasi sumber energi, serta penerapan teknologi pintar untuk deteksi dan penanganan gangguan secara cepat.

Selain itu, edukasi masyarakat tentang hemat energi dan penggunaan sumber energi alternatif juga penting untuk mengurangi risiko pemadaman.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah tulang punggung kelistrikan Indonesia, memegang peran vital dalam menyediakan energi bagi masyarakat dan menopang pertumbuhan ekonomi.

baca juga

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PLN memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola dan mengembangkan infrastruktur kelistrikan di seluruh pelosok negeri, dari Sabang hingga Merauke. Sejarah panjang PLN dimulai sejak era kemerdekaan, di mana kebutuhan akan listrik menjadi semakin mendesak.

Sejak saat itu, PLN terus bertransformasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Kini, PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan daya saing bangsa.

Tantangan dan Inovasi di Era Modern Di era modern ini, PLN menghadapi berbagai tantangan, mulai dari peningkatan permintaan listrik yang signifikan, kebutuhan akan energi bersih dan berkelanjutan, hingga pengelolaan infrastruktur yang tersebar di wilayah geografis yang luas dan beragam.

Menyadari tantangan tersebut, PLN terus berupaya melakukan inovasi di berbagai bidang. Dalam hal pembangkitan listrik, PLN terus mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT) seperti tenaga surya, air, angin, dan panas bumi.

Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengurangi emisi karbon dan mencapai target energi bersih. Selain itu, PLN juga berinvestasi dalam teknologi smart grid untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan jaringan listrik.

Peran PLN dalam Mendukung Pembangunan Nasional Ketersediaan listrik yang andal dan terjangkau merupakan faktor krusial dalam mendukung pembangunan nasional. PLN berperan penting dalam menyediakan listrik bagi industri, bisnis, rumah tangga, dan fasilitas publik seperti sekolah dan rumah sakit.

Dengan pasokan listrik yang memadai, sektor industri dapat beroperasi dengan optimal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan produktivitas. Selain itu, PLN juga berkontribusi dalam meningkatkan akses listrik di daerah-daerah terpencil dan terluar.

Melalui program listrik desa, PLN berupaya menerangi seluruh pelosok negeri, sehingga masyarakat dapat menikmati manfaat listrik dan meningkatkan taraf hidup mereka. PLN di Masa Depan: Menuju Energi Berkelanjutan Menatap masa depan, PLN memiliki visi untuk menjadi perusahaan listrik terkemuka di Asia Tenggara yang berkelanjutan dan inovatif.

PLN berkomitmen untuk terus mengembangkan EBT, meningkatkan efisiensi energi, dan menyediakan layanan yang berkualitas bagi pelanggan. Transformasi digital juga menjadi fokus utama PLN.

Dengan memanfaatkan teknologi digital, PLN berupaya meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan kualitas layanan pelanggan, dan menciptakan bisnis baru yang inovatif.

PLN menyadari bahwa tantangan di sektor kelistrikan akan semakin kompleks di masa depan. Namun, dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, PLN optimis dapat terus berperan sebagai pilar penerangan dan penggerak ekonomi Indonesia, serta mewujudkan visi energi berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganggu Investasi, Mantan Jenderal Bintang Empat Ini Minta Preman Dihabisi

Ganggu Investasi, Mantan Jenderal Bintang Empat Ini Minta Preman Dihabisi

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2025 | 15:44 WIB

Moeldoko Minta Habisi Preman di Proyek Pabrik Mobil Listrik Subang: Ganggu Orang Cari Kerja Saja!

Moeldoko Minta Habisi Preman di Proyek Pabrik Mobil Listrik Subang: Ganggu Orang Cari Kerja Saja!

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2025 | 11:10 WIB

Polytron Luncurkan Mobil Listrik di Perayaan HUT 50 Tahun, Inikah Wujudnya?

Polytron Luncurkan Mobil Listrik di Perayaan HUT 50 Tahun, Inikah Wujudnya?

Otomotif | Jum'at, 02 Mei 2025 | 08:58 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×