Ingin Fokus Bisnis Keluarga, Boy Thohir Mundur dari Komisari GOTO

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 02 Mei 2025 | 18:23 WIB
Ingin Fokus Bisnis Keluarga, Boy Thohir Mundur dari Komisari GOTO
Garibaldi Thohir atau Boy Thohir jadi Komisaris Gojek. (Dok: Gojek)

Suara.com - Perusahaan teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) kembali mengalami perombakan di jajaran manajemen puncaknya. Salah satunya, Garibaldi Thohir atau Boy Thohir, resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai Komisaris Perseroan.

Seperti dikutip dari keterbukaan informasi, pengunduran diri Boy Thohir disampaikan melalui surat resmi kepada perusahaan yang diterima pada 2 Mei 2025.

Keputusan untuk mundur dari komisaris GOTO karena, Bos Adaro Energi ingin fokus pada usaha keluarganya.

Tak hanya Boy Thohir, perubahan besar juga terjadi di jajaran Direksi GOTO. Pada 30 April 2025, Perseroan telah menerima pengunduran diri dua direksi yaitu:

  1. Thomas Kristian Husted, dari jabatannya sebagai Wakil Direktur Utama. Ia akan terus melanjutkan perannya di dalam ekosistem GoTo Financial.
  2. Nila Marita Indreswari, dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan, dengan alasan ingin fokus pada minat lain di luar perusahaan.

Selain itu, Pablo Malay, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Perseroan, juga mengajukan surat pengunduran diri. Namun, Pablo akan dinominasikan sebagai Komisaris Perseroan, yang penetapannya akan menunggu persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang.

Manajemen GOTO menyampaikan bahwa perubahan ini akan dilanjutkan dengan proses nominasi dan penyusunan ulang komposisi Dewan Komisaris dan Direksi, termasuk pengajuan nama-nama baru sebagai Komisaris Independen dan anggota Direksi baru.

Perseroan menegaskan bahwa seluruh proses akan dilakukan sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku, yaitu POJK No. 33/2014 dan POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang rencana serta penyelenggaraan RUPS perusahaan terbuka.

Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan dengan agenda persetujuan atas pengunduran diri pihak-pihak sebagaimana tersebut di atas akan dilaksanakan dalam waktu dekat, di mana Perseroan akan melakukan prosedur pengumuman dan pemanggilan sesuai dengan ketentuan POJK 15/2020.

Kinerja GOTO

GOTO mengumumkan kinerja keuangan kuartal IV dan tahun penuh 2024, yang melampaui panduan titik impasnya dengan pencapaian rekor tertinggi pada GTV inti, pendapatan bruto, dan EBITDA yang disesuaikan dan menegaskan pertumbuhan dan profitabilitas GoTo yang semakin pesat.

Kinerja keuangan GoTo yang kuat mencerminkan momentum yang sehat untuk seluruh portofolio produknya, didukung oleh disiplin pengelolaan biaya dan insentif guna mendorong pertumbuhan serta profitabilitas yang berkelanjutan. Pengguna yang Bertransaksi Bulanan (Monthly Transacting Users/MTUs) dalam ekosistem GoTo tumbuh 22% YoY pada kuartal keempat dan 16% setahun penuh.

GTV inti Grup meningkat sebesar 66% YoY pada kuartal keempat menjadi Rp79,2 triliun dan tumbuh 58% sepanjang tahun penuh menjadi Rp268,2 triliun. Sementara itu, GTV1,3 Grup pada kuartal keempat tumbuh 32% YoY menjadi Rp144,5 triliun, dan tumbuh 29% untuk setahun penuh menjadi Rp519,8 triliun.

Pendapatan bruto1,2,7 tumbuh 28% YoY pada kuartal keempat menjadi Rp5,0 triliun dan naik 30% sepanjang tahun penuh menjadi Rp18,1 triliun. EBITDA Grup yang disesuaikan1,4 tumbuh 348% YoY dan 191% secara kuartalan (QoQ) pada kuartal keempat, mencapai Rp399 miliar untuk periode tersebut dan Rp386 miliar untuk setahun penuh.

Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo, menyatakan sepanjang tahun 2024 pihaknya terus mencari cara baru dan efektif untuk memenangkan persaingan ketat dalam menjangkau konsumen Indonesia. Melalui inovasi produk yang konsisten dan eksekusi yang unggul.

"Kami berhasil melampaui panduan yang telah ditetapkan, dengan pencapaian EBITDA grup yang disesuaikan sebesar Rp386 miliar untuk setahun penuh serta mencatatkan kuartal pertama dengan EBITDA yang disesuaikan positif pada unit bisnis Financial Technology. Kami telah melihat peningkatan yang signifikan dalam jumlah pengguna sepanjang tahun dan mengharapkan hal ini akan terus berlanjut hingga tahun 2025 seiring dengan strategi ekosistem kami yang terus terbukti efektif," kata Patrick dalam keterangannya dikutip Rabu (12/3/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GOTO Catat Bisnis GTV Inti Raup Rp83,2 Triliun di Kuartal I 2025

GOTO Catat Bisnis GTV Inti Raup Rp83,2 Triliun di Kuartal I 2025

Bisnis | Selasa, 29 April 2025 | 18:05 WIB

Kompak! Mitra Driver dan Manajemen GoTo Buat Kegiatan Sosial untuk Anak Yatim

Kompak! Mitra Driver dan Manajemen GoTo Buat Kegiatan Sosial untuk Anak Yatim

Bisnis | Sabtu, 26 April 2025 | 20:39 WIB

Boy Thohir Borong 7,3 Juta Lembar Saham Adaro

Boy Thohir Borong 7,3 Juta Lembar Saham Adaro

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 12:01 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB