Putar Roda Ekonomi Daerah, Sampoerna Bina Ratusan Ribu UMKM dan Karyawan

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 14 Mei 2025 | 14:00 WIB
Putar Roda Ekonomi Daerah, Sampoerna Bina Ratusan Ribu UMKM dan Karyawan
Sampoerna berkomitmen untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) unggul guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.

Sampoerna mempekerjakan lebih dari 90.000 karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang mayoritasnya adalah perempuan, dan banyak di antara mereka adalah tulang punggung keluarga.

Sampoerna juga membantu karyawan meningkatkan karier mereka melalui berbagai program pengembangan kapasitas dan keterampilan.

Sebagai contoh Ibu Jarmi yang berlatar belakang pendidikan SD yang awalnya seorang pelinting Sigaret Kretek Tangan (SKT). Melalui program pengembangan, ia berhasil meningkatkan karier menjadi supervisor.

Untuk karyawan yang memasuki purna tugas, Sampoerna memiliki program Holistic Employment for Employability (HOPE).

Program ini menawarkan pelatihan kewirausahaan dan literasi keuangan, dan telah melatih lebih dari 7.000 karyawan. Melalui program ini, para karyawan Sampoerna dapat menjalani masa pensiun dengan lebih percaya diri dan mandiri.

"Kami percaya bahwa pengembangan SDM yang unggul adalah investasi jangka panjang yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan individu, tetapi juga memperkuat ekonomi daerah dan nasional. Pengembangan SDM yang berkelanjutan memungkinkan kami menciptakan dampak positif yang luas bagi masyarakat," ujar Elvira.

Secara eksternal, lanjutnya, Sampoerna melalui Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna untuk Indonesia” (SUI) memiliki dua program unggulan pemberdayaan UMKM yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat luas.

Pertama, Sampoerna Retail Community (SRC) yang saat ini telah membina lebih dari 250.000 anggota di seluruh Indonesia. Mayoritas anggota SRC adalah perempuan yang berhasil meningkatkan omzet toko kelontong dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi lingkungan sekitar.

Sejak didirikan pada 2008, SRC tidak hanya memberikan pelatihan dalam mengelola toko kelontong yang baik, tetapi juga mendorong inklusi keuangan dan digitalisasi melalui ekosistem digital AYO by SRC, yang meningkatkan daya saing toko kelontong.

"Berdasarkan riset tahun 2023, dampak ekonomi SRC sangat signifikan, dengan omzet toko SRC secara keseluruhan mencapai Rp236 triliun per tahun atau setara dengan 11,4% dari total PDB Retail Nasional tahun 2022. Separuh toko SRC juga berhasil membuka lapangan kerja, memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar," jelasnya.

Kedua, Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang fokus pada menciptakan dan meningkatkan kapasitas wirausaha. Selama lebih dari 17 tahun, SETC telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 97.000 peserta di seluruh Indonesia.

Melalui SETC, Sampoerna memberikan pelatihan hard skill dan soft skill di berbagai bidang seperti pertanian, peternakan, kuliner, dan keterampilan lainnya. Selain itu, melalui program business matching dengan berbagai mitra, sejumlah pengusaha UMKM berhasil melakukan ekspor ke mancanegara.

"Efek berganda dari pengembangan SDM unggul ini luar biasa. Sampoerna percaya bahwa bisnis harus memiliki dampak positif bagi karyawan, mitra bisnis, dan masyarakat luas," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melalui Perayaan Waisak di Candi Borobudur, InJourney Dorong Perekonomian Daerah

Melalui Perayaan Waisak di Candi Borobudur, InJourney Dorong Perekonomian Daerah

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 09:04 WIB

Cara Daftar UMKM Online, Urus NIB dan Izin Usaha Cepat Lewat HP!

Cara Daftar UMKM Online, Urus NIB dan Izin Usaha Cepat Lewat HP!

News | Selasa, 13 Mei 2025 | 17:47 WIB

Gasblock Karangrejo Dorong UMKM Dapatkan Energi dan Naik Kelas

Gasblock Karangrejo Dorong UMKM Dapatkan Energi dan Naik Kelas

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:15 WIB

Terkini

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:03 WIB

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:28 WIB