Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Brantas Abipraya Bangun Infrastruktur untuk Mendukung Hunian Relokasi Korban Erupsi Gunung Ruang

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 15 Mei 2025 | 22:32 WIB
Brantas Abipraya Bangun Infrastruktur untuk Mendukung Hunian Relokasi Korban Erupsi Gunung Ruang
PT Brantas Abipraya (Persero) sedang membangun infrastruktur untuk mendukung hunian relokasi korban erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi ini mengerjakan tiga lingkup pekerjaan yaitu, Pekerjaan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM); Pekerjaan Pembangunan Infrastruktur Kawasan Permukiman; dan Pekerjaan Sarana dan Prasarana Sekolah, kesemuanya dibangun untuk mendukung hunian relokasi bencana gunung ruang. (Dok: Brantas Abipraya)

Suara.com - PT Brantas Abipraya (Persero) sedang membangun infrastruktur untuk mendukung hunian relokasi korban erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi ini mengerjakan tiga lingkup pekerjaan yaitu, Pekerjaan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM); Pekerjaan Pembangunan Infrastruktur Kawasan Permukiman; dan Pekerjaan Sarana dan Prasarana Sekolah, kesemuanya dibangun untuk mendukung hunian relokasi bencana gunung ruang.

“Pembangunan infrastruktur ini dilakukan sebagai upaya Brantas Abipraya dalam mendukung hunian relokasi bencana Gunung Ruang, mulai dikerjakan dari Tanggal 10 Juli 2024 proyek pembangunan ini ditargetkan tuntas pada 31 Agustus 2025,” ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Ditambahkannya, pembangunan infrastruktur untuk mendukung hunian relokasi ini perlu dilakukan secara terintegrasi dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kebutuhan masyarakat, kondisi geografis, dan potensi risiko bencana. Pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum (puskesmas, balai warga, tempat ibadah, sekolah, taman, air bersih) sangat penting untuk mendukung kualitas hidup di lokasi relokasi.

Pada pekerjaan SPAM dengan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 10 liter/detik, Ruang lingkup Brantas Abipraya meliputi pekerjaan jalur transmisi, pekerjaan unit distribusi, pekerjaan landscape, pekerjaan pengadaan dan pemasangan PLTS atap, serta pekerjaan jalur distribusi. Lalu, pada pembangunan infrastruktur kawasan permukiman, Brantas Abipraya memiliki lingkup pekerjaan meliputi Gereja Tipe A (2 unit), Gereja Tipe B (3 unit), Balai warga dan Puskesmas Pembantu (2 unit), Pekerjaan Playground, Pekerjaan TPS 3 R (1 Unit) Pekerjaan Landscape kawasan relokasi dan Pekerjaan Tambatan Perahu.

Tak hanya itu, pada pekerjaan Sarana dan Prasarana Sekolah, BUMN konstruksi yang dibangun dari tahun 1980 ini mengerjakan pembangunan sekolah untuk Taman Kanak-Kanak (TK), PAUD, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan kebutuhan interior serta perlengkapan pendukungnya.

Sebagai tambahan informasi, Brantas Abipraya juga terlibat dalam pembangunan huntap untuk korban bencana lainnya, seperti gempa bumi Cianjur, Jawa Barat. Mereka juga membangun Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) untuk korban erupsi Gunung Semeru.

“Dengan dukungan yang komprehensif, pembangunan infrastruktur guna mendukung hunian relokasi ini ditujukan untuk dapat menjadi tempat yang aman, layak, dan nyaman bagi korban erupsi Gunung Ruang agar dapat segera memulai kehidupan baru,” tutup Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Askrindo Amankan Ratusan Kapal Transcoal Pacific dengan Penjaminan Rp591 Miliar

Askrindo Amankan Ratusan Kapal Transcoal Pacific dengan Penjaminan Rp591 Miliar

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2025 | 15:44 WIB

Yodya Karya Banting Stir Jadi Agrinas Pangan Nusantara, Ini Tugasnya

Yodya Karya Banting Stir Jadi Agrinas Pangan Nusantara, Ini Tugasnya

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 17:27 WIB

Wamen BUMN Tiko Sebut Danantara Mau Ngasih Dana Segar ke BUMN Agrinas

Wamen BUMN Tiko Sebut Danantara Mau Ngasih Dana Segar ke BUMN Agrinas

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 16:22 WIB

BUMN Ini Guyur Dana Haji Untuk Para Karyawan

BUMN Ini Guyur Dana Haji Untuk Para Karyawan

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 09:27 WIB

Info Lowongan Kerja, IDSurvey Buka Peluang Berkarier Lewat Rekrutmen Bersama BUMN 2025

Info Lowongan Kerja, IDSurvey Buka Peluang Berkarier Lewat Rekrutmen Bersama BUMN 2025

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 11:59 WIB

Kementerian BUMN Minta Perusahaan Plat Merah Manfaatkan AI Untuk Komunikasi Publik

Kementerian BUMN Minta Perusahaan Plat Merah Manfaatkan AI Untuk Komunikasi Publik

Bisnis | Senin, 12 Mei 2025 | 07:04 WIB

Terkini

Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara

Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:39 WIB

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis

IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:18 WIB

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:04 WIB

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:48 WIB

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:43 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:37 WIB

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:30 WIB

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:21 WIB

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18 WIB