Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Spesifikasi ITS Giuseppe Garibaldi, Calon Kapal Induk Pertama Indonesia

M Nurhadi

Senin, 19 Mei 2025 | 11:00 WIB
Spesifikasi ITS Giuseppe Garibaldi, Calon Kapal Induk Pertama Indonesia
ITS Giuseppe Garibaldi (C551) (Marina.difesa.it)

Suara.com - Kabar mengenai potensi akuisisi kapal induk oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali mencuat. Kali ini, sorotan tertuju pada kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi (C551) milik Angkatan Laut Italia (Marina Militare).

Jika rencana ini terealisasi, kapal induk yang mampu membawa hingga 18 helikopter atau 16 jet tempur AV-8B dengan kemampuan lepas landas dan mendarat vertikal/pendek (V/STOL) ini, akan menjadi salah satu kapal perang terbesar dalam jajaran armada TNI AL.

ITS Giuseppe Garibaldi (C 551) sendiri merupakan kapal induk yang diluncurkan pada tahun 1985. Dengan panjang mencapai 800 kaki atau sekitar 243,84 meter dan memiliki dek penerbangan sepanjang 174 meter dengan lebar 30,5 meter, kehadirannya diyakini akan meningkatkan secara signifikan kemampuan proyeksi kekuatan maritim Indonesia.

Kapal induk ini menggunakan sistem propulsi Combined Gas and Gas (COGAG) yang ditenagai oleh empat turbin gas LM2500, memungkinkannya mencapai kecepatan maksimal lebih dari 30 knot. Selain itu, dek penerbangan ITS Giuseppe Garibaldi telah mengalami peningkatan untuk mengakomodasi operasional helikopter canggih seperti EH101 yang saat ini digunakan oleh Angkatan Laut Italia.

Potensi Peningkatan Kekuatan Maritim Indonesia

Rencana akuisisi ITS Giuseppe Garibaldi ini mengindikasikan langkah strategis TNI AL dalam memperkuat armada maritimnya, terutama dalam kemampuan operasi ocean-going dan proyeksi kekuatan. Keberadaan kapal induk akan memberikan TNI AL platform yang fleksibel untuk berbagai misi, termasuk operasi militer maupun non-militer, seperti bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam di wilayah kepulauan Indonesia yang luas.

Sejumlah pengamat menyebut, sebelumnya juga sempat ada usulan terkait kebutuhan TNI AL untuk adanya kapal induk untuk mendukung operasi militer non-tempur, terutama dalam hal mobilitas dan logistik dalam skala besar.

Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi (C551) (Marina.difesa.it)
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi (C551) (Marina.difesa.it)

Spesifikasi dan Kemampuan ITS Giuseppe Garibaldi

Sebagai kapal induk ringan, ITS Giuseppe Garibaldi memiliki kemampuan untuk mengoperasikan berbagai jenis pesawat sayap tetap dan sayap putar. Selain kapasitas yang telah disebutkan, kapal ini juga dilengkapi dengan sistem pertahanan diri, termasuk rudal permukaan-ke-udara Albatros (Aspide) dan meriam Oto Melara 40mm, meskipun fokus utamanya adalah pada proyeksi kekuatan udara maritim.

baca juga

Kapal yang dibangun oleh Fincantieri ini memiliki bobot penuh sekitar 13.850 metrik ton dan diawaki oleh sekitar 630 personel, ditambah sekitar 100 personel dari satuan udara. Jangkauan operasionalnya mencapai 7.000 mil laut pada kecepatan 20 knot, memberikan kemampuan jelajah yang signifikan untuk operasi jarak jauh.

Status dan Kemungkinan Akuisisi

Meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai kesepakatan akuisisi ini, berbagai laporan dan indikasi menunjukkan bahwa pembicaraan antara Indonesia dan Italia sedang berlangsung. ITS Giuseppe Garibaldi sendiri dikabarkan telah dipensiunkan dari status operasional aktif oleh Angkatan Laut Italia pada Oktober 2024, setelah hampir 40 tahun bertugas, dan berpotensi untuk dialihkan ke negara lain.

ITS Giuseppe Garibaldi jadi bagian dari armada cadangan karena militer Italia sudah memiliki kapal induk yang lebih modern, ITS Trieste.

Jika akuisisi ini berhasil, ITS Giuseppe Garibaldi akan menjadi kapal induk pertama yang dimiliki oleh TNI AL sejak kemerdekaan Indonesia, menandai babak baru dalam sejarah kekuatan maritim nasional. Langkah ini juga sejalan dengan upaya modernisasi alutsista TNI secara keseluruhan.

Saat ini, TNI AL juga dianggap perlu mempertimbangkan berbagai tantangan yang mungkin timbul, termasuk biaya operasional dan pemeliharaan yang signifikan, serta kebutuhan untuk melatih personel yang cakap dalam mengoperasikan kapal induk dan pesawat yang dibawanya.

Namun demikian, dengan potensi peningkatan kemampuan proyeksi kekuatan dan respons cepat dalam berbagai situasi, akuisisi ITS Giuseppe Garibaldi diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang kuat di kawasan Asia Tenggara.

Keputusan akhir mengenai akuisisi ini tentu akan mempertimbangkan berbagai aspek strategis, teknis, dan anggaran untuk memastikan manfaat maksimal bagi pertahanan dan keamanan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkum Supratman Pastikan Eks Marinir TNI Gabung Tentara Rusia Tak Lagi Berstatus WNI

Menkum Supratman Pastikan Eks Marinir TNI Gabung Tentara Rusia Tak Lagi Berstatus WNI

News | Rabu, 14 Mei 2025 | 13:54 WIB

Eks Marinir TNI AL Gabung Tentara Rusia, Status WNI Satria Arta Kumbara Resmi Dicabut

Eks Marinir TNI AL Gabung Tentara Rusia, Status WNI Satria Arta Kumbara Resmi Dicabut

News | Selasa, 13 Mei 2025 | 13:32 WIB

Serda Satria Sudah Dipecat Usai Ikut Operasi Militer Rusia, Ini Penjelasan Lengkap TNI AL

Serda Satria Sudah Dipecat Usai Ikut Operasi Militer Rusia, Ini Penjelasan Lengkap TNI AL

News | Senin, 12 Mei 2025 | 11:48 WIB

Eks Marinir Indonesia Jadi Tentara Bayaran Rusia: TNI AL Angkat Bicara!

Eks Marinir Indonesia Jadi Tentara Bayaran Rusia: TNI AL Angkat Bicara!

Video | Minggu, 11 Mei 2025 | 10:24 WIB

Dari Jaga Perairan ke Tanam Kedelai: Apa Kabar Mandat TNI AL?

Dari Jaga Perairan ke Tanam Kedelai: Apa Kabar Mandat TNI AL?

Your Say | Jum'at, 09 Mei 2025 | 09:30 WIB

Sidang Pembunuhan Jurnalis Banjarbaru: Saksi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Diam

Sidang Pembunuhan Jurnalis Banjarbaru: Saksi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Diam

News | Kamis, 08 Mei 2025 | 15:33 WIB

Terkini

Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika

Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:15 WIB

Parfum Mykonos Monaco Royale Tahan Berapa Jam? Ini Ulasan dari Pengguna

Parfum Mykonos Monaco Royale Tahan Berapa Jam? Ini Ulasan dari Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:05 WIB

Demi Tembus Oscar, Avatar Aang Dipersiapkan Tayang Terbatas di Bioskop

Demi Tembus Oscar, Avatar Aang Dipersiapkan Tayang Terbatas di Bioskop

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:00 WIB

Bedak Apa yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Bedak Apa yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:55 WIB

5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret

5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:35 WIB

3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri

3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:30 WIB

Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?

Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:15 WIB

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

×