Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.458,496
LQ45 746,470
Srikehati 349,085
JII 516,664

Rosan Roeslani Buka-bukaan di Hadapan Prabowo: Danantara Siap Genjot Investasi di Sektor Strategis!

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 20 Mei 2025 | 18:12 WIB
Rosan Roeslani Buka-bukaan di Hadapan Prabowo: Danantara Siap Genjot Investasi di Sektor Strategis!
CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas berbagai agenda strategis terkait investasi Danantara di masa depan. (Foto Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, baru saja melakukan pertemuan penting dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (20/5/2025).

Pertemuan ini menjadi sorotan karena bukan sekadar silaturahmi, melainkan ajang "buka kartu" bagi Rosan untuk memaparkan agenda strategis Danantara ke depan, yang berfokus pada investasi di sektor-sektor kunci dan komitmen kuat terhadap tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Rosan menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Presiden Prabowo bertujuan untuk memberikan pembaruan informasi terkini mengenai berbagai aktivitas yang dilakukan Danantara. "Ini aja tadi diminta oleh Bapak Presiden. Kita mengupdate saja beberapa kegiatan yang kita lakukan di Danantara," ujar Rosan, mengindikasikan bahwa Presiden Prabowo menunjukkan perhatian besar terhadap peran Danantara dalam perekonomian nasional.

Dalam paparannya kepada Presiden, Rosan merinci arah investasi Danantara yang akan datang. Prioritas utama diberikan pada sektor-sektor yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi negara.

"Baik itu di hilirisasi, baik itu di sektor kesehatan, dan juga di sektor clean energy, waste to energy, dan yang lain-lain," jelas Rosan. Penekanan pada hilirisasi menunjukkan komitmen Danantara untuk meningkatkan nilai tambah produk domestik, mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah, dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja di dalam negeri. Sementara itu, investasi di sektor kesehatan dan energi bersih mencerminkan dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

Salah satu poin krusial yang digarisbawahi dalam pertemuan tersebut adalah komitmen Danantara terhadap tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Rosan menyatakan bahwa Danantara akan menempatkan tim-tim yang kuat dan terbuka untuk melibatkan para ahli (expert) yang dibutuhkan dalam setiap proses pengambilan keputusan investasi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap investasi yang dilakukan memiliki pertanggungjawaban yang jelas, dikelola secara profesional, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan.

"Diharapkan juga kita, kita sampaikan kita akan menaruh tim-tim yang kuat. Dan terbuka juga untuk menaruh juga expert-expert yang dibutuhkan. Agar ke depannya juga menjadi, dari segi governance-nya, dari segi tata kelola juga menjadi lebih baik," tegas Rosan, menunjukkan keseriusan Danantara dalam menerapkan prinsip-prinsip GCG.

Lebih lanjut, Rosan menambahkan bahwa Presiden Prabowo secara khusus menekankan pentingnya transparansi, keterbukaan, dan akuntabilitas dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini sejalan dengan visi Presiden untuk menjadikan BUMN sebagai entitas yang lebih baik dan mampu menjadi penggerak utama dalam penciptaan lapangan pekerjaan.

"Jadi memang penekanan di tata kelola, di transparansi, keterbukaan, dan juga akuntabilitas juga ditekankan agar BUMN ini menjadi lebih baik. Dan menjadi penggerak terutama dalam hal penciptaan lapangan pekerjaan, tadi itu yang disampaikan oleh beliau," kata Rosan, menggarisbawahi prioritas utama dari diskusi mereka.

Selain fokus pada return investasi yang diharapkan, aspek mitigasi risiko dan kepatuhan (compliance) juga menjadi perhatian serius dalam diskusi antara Rosan dan Presiden Prabowo. Rosan menyebutkan bahwa Presiden juga menekankan bagaimana Danantara harus lebih mencermati aspek-aspek ini dalam setiap keputusan investasi yang diambil.

"Jadi penekanannya ada di situ, juga bagaimana kita lebih mencurahkan lagi dari segi risiko, dari segi compliance, itu juga tadi pembicaraan yang ditekankan," ungkap Rosan, menegaskan bahwa Danantara tidak hanya akan fokus pada keuntungan finansial, tetapi juga pada manajemen risiko yang prudent dan kepatuhan terhadap regulasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sah! Prabowo Tunjuk Petinggi TNI Jadi Bos Bea Cukai

Sah! Prabowo Tunjuk Petinggi TNI Jadi Bos Bea Cukai

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 16:56 WIB

Prabowo-Megawati Batal Bertemu di Acara BPIP-MPR Hari Ini, Muzani: Nanti Diatur Waktu yang Pas

Prabowo-Megawati Batal Bertemu di Acara BPIP-MPR Hari Ini, Muzani: Nanti Diatur Waktu yang Pas

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 16:02 WIB

Prabowo Sebut Penegak Hukum Kerap Diancam Bongkar Kasus Korupsi, Ketua KPK Ngaku Tak Pernah Terancam

Prabowo Sebut Penegak Hukum Kerap Diancam Bongkar Kasus Korupsi, Ketua KPK Ngaku Tak Pernah Terancam

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:19 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 07:24 WIB

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:53 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:22 WIB

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:12 WIB

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:02 WIB