IHSG Kembali Masuk Fase Konsolidasi dengan Target Level 7.200

Achmad Fauzi

Jum'at, 23 Mei 2025 | 06:54 WIB
IHSG Kembali Masuk Fase Konsolidasi dengan Target Level 7.200
Monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (19/12).

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak konsolidatif pada perdagangan Jumat, 23 Mei 2025 dalam rentang 7.100–7.200. Hal ini, setelah pada hari sebelumnya ditutup menguat 0,34 persen ke level 7166.

Penguatan IHSG didukung oleh aksi beli investor asing meski tekanan global masih membayangi pasar.

Analis Ritel Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan bahwa secara teknikal, IHSG masih mampu bertahan di atas MA200, namun histogram MACD cenderung bergerak sideways.

"Sehingga kami memperkirakan IHSG konsolidatif dalam rentang 7.100–7.200 di Jumat (23/5)," jelas Ratna dalam riset hariannya, Jumat (23/5).

Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Ratna menambahkan bahwa pelaku pasar tengah menanti rilis data M2 Money Supply untuk April 2025 sebagai indikator likuiditas uang yang beredar.

"Meningkatnya ketidakpastian ekonomi AS akibat perang dagang serta kenaikan utang dan melebarnya defisit anggaran belanja, disinyalir membuat investor global melakukan diversifikasi portofolio dari aset yang berdenominasi dollar AS, termasuk investasi ke pasar negara berkembang seperti Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari indikasi akumulasi aksi beli investor asing akhir-akhir ini, sehingga membuat penguatan IHSG terjaga," kata Ratna.

Dari sisi eksternal, Wall Street ditutup mix dan cenderung stagnan pada Kamis, 22 Mei 2025 akibat kekhawatiran investor terhadap kenaikan yield obligasi seiring dengan membengkaknya defisit anggaran Amerika Serikat.

DPR AS meloloskan RUU pajak yang diusulkan Presiden Trump dengan selisih suara tipis 215-214. RUU ini mencakup penurunan pajak dan penambahan belanja militer, dan akan dilanjutkan ke Senat untuk pemungutan suara yang dijadwalkan pada Agustus.

Sementara itu, pasar obligasi mencatat penurunan imbal hasil atau yield, dengan AS 10-year Bond Yield turun 4 bps menjadi 4,54 persen, dan yield tenor 30 tahun melemah ke 5.50 persen setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak Oktober 2023. Yield tenor 2 tahun juga turun ke 3,99 persen.

baca juga

Dari pasar komoditas, harga emas terkoreksi 0,56 persen ke USD3,295/troy oz akibat penguatan dolar AS dan aksi profit taking. Harga minyak dunia juga melemah setelah muncul spekulasi bahwa OPEC+ akan meningkatkan produksi pada Juli, sehingga memicu kekhawatiran oversupply global.

Dari Amerika Serikat, data penjualan rumah baru (New Home Sales) untuk April 2025 yang dirilis Jumat ini diperkirakan turun -4,7 persen secara bulanan atau MoM dari kenaikan 7,4 persen MoM pada Maret, mengindikasikan potensi pelemahan permintaan di sektor perumahan.

Di Eropa, pelaku pasar mencermati data Retail Sales Inggris yang diperkirakan naik menjadi 4.5 persen YoY pada April, naik dari 2.6 persen YoY di bulan sebelumnya, mencerminkan peningkatan konsumsi domestik.

Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham-saham pilihan seperti INDY, UNVR, BRMS, SIDO, dan HMSP.

Sementara, dalam riset hariannya, Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan secara terbatas dengan level support berada di 7.020 dan resistance di 7.175.

"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 7.020 – 7.175,” tulis tim riset Pilarmas dalam laporan hariannya.

Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Meski pergerakan indeks cenderung terbatas, optimisme tetap muncul dari sektor-sektor yang menunjukkan performa kuat seperti basic materials.

Sentimen positif juga didukung oleh prospek pertumbuhan ekonomi dari lembaga internasional seperti Asian Development Bank (ADB), yang menunjukkan kepercayaan terhadap ekonomi kawasan Asia, termasuk Indonesia, dalam menghadapi ketidakpastian global.

Pilarmas juga merilis daftar saham yang menjadi perhatian investor pada perdagangan hari ini. Saham-saham yang masuk dalam radar Stock Watch antara lain RATU, BFIN, dan INTP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal BSI Tebar Dividen Tunai Rp1,05 Triliun

Jadwal BSI Tebar Dividen Tunai Rp1,05 Triliun

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 10:57 WIB

Saham-saham Ini Jadi Pendorong IHSG Menghijau di Perdagangan Kamis Pagi

Saham-saham Ini Jadi Pendorong IHSG Menghijau di Perdagangan Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 09:30 WIB

Waspada, IHSG Bisa Alami Koreksi di Perdagangan Hari Ini

Waspada, IHSG Bisa Alami Koreksi di Perdagangan Hari Ini

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 07:36 WIB

Terkini

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Kenapa Orang Superkaya Raup Untung Berkali-kali Lipat dari Krisis Iklim?

Kenapa Orang Superkaya Raup Untung Berkali-kali Lipat dari Krisis Iklim?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Cegah Kulit Kering, 4 Masker Hidrogel Korea untuk Wajah Lembap dan Sehat

Cegah Kulit Kering, 4 Masker Hidrogel Korea untuk Wajah Lembap dan Sehat

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Bos CFX: Ekosistem Kripto RI Lebih Aman dan Nyaman Dibanding Negara Lain

Bos CFX: Ekosistem Kripto RI Lebih Aman dan Nyaman Dibanding Negara Lain

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:57 WIB

×