MMSR: Batu Bara Masih Memiliki Keunggulan di Pasar Ekspor

Iwan Supriyatna

Jum'at, 13 Juni 2025 | 20:02 WIB
MMSR: Batu Bara Masih Memiliki Keunggulan di Pasar Ekspor
Pandangan MMSR terhadap dinamika terkini sektor batu bara Indonesia dalam acara Indonesia Miner 2025.

Suara.com - Muhamad Saly Putra, Head of Marketing MMS Resources, tampil sebagai panelis dan membagikan pandangan MMSR terhadap dinamika terkini sektor batu bara Indonesia dalam acara Indonesia Miner 2025.

Ia menyoroti mandat penggunaan B40 sebagai bahan bakar operasional penambangan serta tantangan implementasi Harga Batubara Acuan (HBA) sebagai referensi harga jual, yang dinilai membawa perubahan signifikan dalam praktik komersial, terutama akibat disparitas antara HBA dan harga pasar aktual yang berdampak pada margin keuntungan serta meningkatnya efektif royalti.

Meskipun tekanan biaya meningkat, MMSR tetap meyakini bahwa Indonesia masih memegang posisi strategis di pasar ekspor, berkat kedekatan geografis dengan negara-negara seperti Vietnam, Filipina, dan Bangladesh, serta posisi netral dalam geopolitik global yang menjadikan Indonesia mitra dagang yang andal.

Dengan cadangan batubara yang dimiliki saat ini, efisiensi operasional dan adaptasi terhadap kebutuhan pasar menjadi kunci daya saing yang berkelanjutan.

“Keunggulan strategis Indonesia sangat jelas; kedekatan geografis kita dengan pasar-pasar utama seperti Vietnam, Filipina, dan Bangladesh—khususnya di area dengan infrastruktur yang masih berkembang—serta posisi netral geopolitik kita menjadikan Indonesia mitra yang tepercaya. Kami percaya bahwa keunggulan-keunggulan ini akan terus relevan, terutama jika kita terus berfokus pada efisiensi operasional dan kemampuan beradaptasi dengan permintaan pasar yang dinamis,”ujar Saly, ditulis Jumat (13/6/2025).

Menanggapi arah produksi ke depan, MMSR menyampaikan bahwa perusahaan memiliki kapasitas operasional yang memungkinkan fleksibilitas dalam merespons pemulihan pasar.

Fokus ke depan diarahkan pada produk batu bara yang lebih ekonomis dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, demi memastikan efisiensi biaya dan kelincahan operasional.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, MMS Resources memastikan seluruh operasional bisnis dijalankan dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Prinsip Good Mining Practice (GMP) menjadi panduan utama dalam menjalankan kegiatan tambang secara aman, efisien, dan ramah lingkungan.

baca juga

Seluruh pendekatan ini juga terintegrasi dengan kerangka Environmental, Social, and Governance (ESG), sebagai komitmen perusahaan untuk tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga menjalankan pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Partisipasi MMS Resources dalam forum ini menegaskan posisinya sebagai pelaku industri yang adaptif dan bertanggung jawab. Dengan visi jangka panjang, MMSR berkomitmen mendorong pertambangan yang kompetitif, inklusif, dan mendukung ketahanan energi nasional serta pembangunan berkelanjutan.

Batu bara merupakan salah satu sumber energi fosil yang masih memegang peran penting dalam sistem ketenagalistrikan Indonesia. Sebagai negara dengan cadangan batu bara yang melimpah, Indonesia termasuk produsen dan eksportir batu bara terbesar di dunia, khususnya jenis batu bara termal yang digunakan untuk pembangkit listrik.

Hingga saat ini, sebagian besar pembangkit listrik di Indonesia masih bergantung pada batu bara karena ketersediaannya yang stabil dan biaya operasional yang relatif rendah. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara menjadi tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional, khususnya di Pulau Jawa dan Sumatera.

Namun, di tengah isu perubahan iklim dan komitmen global untuk menurunkan emisi karbon, batu bara menghadapi tantangan besar. Pemerintah Indonesia pun mulai mendorong transisi energi dengan mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT), seperti tenaga surya, angin, dan air.

Meski demikian, batu bara masih memiliki peran strategis dalam jangka menengah. Pemerintah mendorong implementasi teknologi bersih seperti co-firing (campuran batu bara dan biomassa) serta carbon capture and storage (CCS) untuk menekan dampak lingkungan dari penggunaan batu bara.

Ke depan, transformasi sektor energi membutuhkan keseimbangan antara ketahanan energi, keterjangkauan biaya, dan keberlanjutan lingkungan. Dalam konteks ini, pengelolaan batu bara secara bertanggung jawab tetap menjadi bagian dari strategi energi nasional selama masa transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Batu Bara Capai 21,35 Juta MT, BSSR Bagikan Dividen 75 Juta Dolar AS

Produksi Batu Bara Capai 21,35 Juta MT, BSSR Bagikan Dividen 75 Juta Dolar AS

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 14:13 WIB

Gasifikasi Batu Bara, Pekerjaan Rumah Tertunda Bukit Asam

Gasifikasi Batu Bara, Pekerjaan Rumah Tertunda Bukit Asam

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 12:41 WIB

Bahlil Bingung, Eropa Minta PLTU Pensiun Tapi Butuh Batu Bara

Bahlil Bingung, Eropa Minta PLTU Pensiun Tapi Butuh Batu Bara

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2025 | 14:50 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×